Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Kinerja Reproduksi Kambing di Kecamatan Tongkuno Selatan Kabupaten Muna

View through CrossRef
Ternak kambing  merupakan salah satu jenis ternak ruminansia kecil yang dipelihara untuk tujuan  penghasil daging, susu dan dwiguna (daging dan susu). Usaha ternak kambing biasanya merupakan usaha peternakan rakyat sebagai usaha sambilan dengan tujuan untuk dijadikan tabungan dan sebagian kecil kecil dijadikan sebagai usaha komersil. Pengelolaan usaha ternak kambing di Kecamatan Tongkuno Selatan Kabupaten Muna sudah dilakukan pemeliharaan secara intensif yaitu  dikandangkan selama 24 jam dengan sistem pemberian pakan cut and Carry, namun masih minim mengadopsi teknologi peternakan dalam menjalanan usaha peternakan kambing. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja reproduksi kambing di Kecamatan Tongkuno Selatan Kabupaten Muna. Penelitian dilaksanakan pada bulan Juni-Juli 2024 dengan menggunakan metode sensus yaitu 36 peternak sebagai responden penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja reproduksi kambing di Kecamatan Tongkuno Selatan Kabupaten Muna rata-rata sudah baik yaitu umur pertama estrus 8,58±0,66 bulan, umur pertama kawin 12,05±022 bulan, litter size 1,69±0,42 ekor, jarak beranak 8,44±0,25 bulan, lama bunting 5,00±00 bulan, tipe kelahiran kembar dua 63,64%, tunggal 35,04% dan kembar tiga 0,83%, mortalitas berdasarkan jumlah populasi 9,50% serta mortalitas berdasarkan jumlah induk melahirkan 17%.   Kata Kunci: Kinerja reproduksi, kambing, Tongkuno Selatan. . Abstract. Goats are a type of small ruminant kept for meat, milk and dual purpose (meat and milk) production. Goat rearing is usually a part-time enterprise for savings and a small part is used as a commercial enterprise. The management of goat farming in South Tongkuno Sub-district, Muna Regency has been carried out with intensive maintenance, namely keeping in cages for 24 hours with a cut and carry feeding system, but still minimal adoption of animal husbandry technology in running goat farming businesses. This study aims to analyse the reproductive performance of goats in South Tongkuno District, Muna Regency. The research was conducted in June-July 2024 using census method with 36 farmers as research respondents. The results showed that the reproductive performance of goats in South Tongkuno Subdistrict, Muna Regency was on average good, namely age at first estrus 8.58 ± 0.66 months, age at first mating 12.05 ± 022 months, litter size 1.69 ± 0. 42 heads, lambing period 8.44 ± 0.25 months, gestation period 5.00 ± 00 months, twin births 63.64%, single births 35.04% and triple births 0.83%, mortality 9.50% in relation to population size and 17% in relation to the number of dams giving birth.   Keywords: Reproductive performance, goats, South Tongkuno.
Title: Kinerja Reproduksi Kambing di Kecamatan Tongkuno Selatan Kabupaten Muna
Description:
Ternak kambing  merupakan salah satu jenis ternak ruminansia kecil yang dipelihara untuk tujuan  penghasil daging, susu dan dwiguna (daging dan susu).
Usaha ternak kambing biasanya merupakan usaha peternakan rakyat sebagai usaha sambilan dengan tujuan untuk dijadikan tabungan dan sebagian kecil kecil dijadikan sebagai usaha komersil.
Pengelolaan usaha ternak kambing di Kecamatan Tongkuno Selatan Kabupaten Muna sudah dilakukan pemeliharaan secara intensif yaitu  dikandangkan selama 24 jam dengan sistem pemberian pakan cut and Carry, namun masih minim mengadopsi teknologi peternakan dalam menjalanan usaha peternakan kambing.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja reproduksi kambing di Kecamatan Tongkuno Selatan Kabupaten Muna.
Penelitian dilaksanakan pada bulan Juni-Juli 2024 dengan menggunakan metode sensus yaitu 36 peternak sebagai responden penelitian.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja reproduksi kambing di Kecamatan Tongkuno Selatan Kabupaten Muna rata-rata sudah baik yaitu umur pertama estrus 8,58±0,66 bulan, umur pertama kawin 12,05±022 bulan, litter size 1,69±0,42 ekor, jarak beranak 8,44±0,25 bulan, lama bunting 5,00±00 bulan, tipe kelahiran kembar dua 63,64%, tunggal 35,04% dan kembar tiga 0,83%, mortalitas berdasarkan jumlah populasi 9,50% serta mortalitas berdasarkan jumlah induk melahirkan 17%.
  Kata Kunci: Kinerja reproduksi, kambing, Tongkuno Selatan.
.
Abstract.
Goats are a type of small ruminant kept for meat, milk and dual purpose (meat and milk) production.
Goat rearing is usually a part-time enterprise for savings and a small part is used as a commercial enterprise.
The management of goat farming in South Tongkuno Sub-district, Muna Regency has been carried out with intensive maintenance, namely keeping in cages for 24 hours with a cut and carry feeding system, but still minimal adoption of animal husbandry technology in running goat farming businesses.
This study aims to analyse the reproductive performance of goats in South Tongkuno District, Muna Regency.
The research was conducted in June-July 2024 using census method with 36 farmers as research respondents.
The results showed that the reproductive performance of goats in South Tongkuno Subdistrict, Muna Regency was on average good, namely age at first estrus 8.
58 ± 0.
66 months, age at first mating 12.
05 ± 022 months, litter size 1.
69 ± 0.
42 heads, lambing period 8.
44 ± 0.
25 months, gestation period 5.
00 ± 00 months, twin births 63.
64%, single births 35.
04% and triple births 0.
83%, mortality 9.
50% in relation to population size and 17% in relation to the number of dams giving birth.
  Keywords: Reproductive performance, goats, South Tongkuno.

Related Results

DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
ADAT PERKAWINAN ORANG MUNA DI KELURAHAN LAIMPI KECAMATAN KABAWO KABUPATEN MUNA TAHUN 1995-2016
ADAT PERKAWINAN ORANG MUNA DI KELURAHAN LAIMPI KECAMATAN KABAWO KABUPATEN MUNA TAHUN 1995-2016
ABSTRAK: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan: (1) Bentuk-Bentuk Adat Perkawinan Orang Muna di Kelurahan Laimpi Kecamatan Kabawo Kabupaten Muna. dan, (2) Proses ...
STUDI GEOLOGIKARST SEBAGAI KAWASAN LINDUNG GEOLOGI DI KABUPATEN MUNA DAN KABUPATEN MUNA BARAT
STUDI GEOLOGIKARST SEBAGAI KAWASAN LINDUNG GEOLOGI DI KABUPATEN MUNA DAN KABUPATEN MUNA BARAT
ABSTRAKStudi Geologi Karst Sebagai Kawasan Lindung Geologi Di Kabupaten Muna Dan Kabupaten Muna Barat (Dibimbing oleh Muh Tufaila Hemon, sebagai Pembimbing I dan La Ode Ngkoimani, ...
IDENTIFIKASI MORTALITAS PRASAPIH ANAK KAMBING DI KECAMATAN KOTO VII
IDENTIFIKASI MORTALITAS PRASAPIH ANAK KAMBING DI KECAMATAN KOTO VII
Kambing merupakan salah satu jenis ternak ruminansia kecil yang telah dikenal secara luas di Indonesia. Ternak kambing di Indonesia memiliki potensi produktivitas cukup tinggi seba...
APLIKASI PROGRAM DELPHI SEBAGAI PENGGANTI KALENDER REPRODUKSI UNTUK OPTIMALISASI PRODUKTIVITAS KAMBING ETAWA MENUJU PETERNAKAN MODERN
APLIKASI PROGRAM DELPHI SEBAGAI PENGGANTI KALENDER REPRODUKSI UNTUK OPTIMALISASI PRODUKTIVITAS KAMBING ETAWA MENUJU PETERNAKAN MODERN
Kalender reproduksi merupakan salah satu media informasi yang berfungsi sebagai almanak, berisi penanggalan dan keterangan-keterangan yang dapat digunakan untuk mempercepat penentu...
Etnomedisin Masyarakat Muna Di Desa Lohia Kecamatan Lohia Kabupaten Muna
Etnomedisin Masyarakat Muna Di Desa Lohia Kecamatan Lohia Kabupaten Muna
ABSTRAK: Tujuan dalam penelitian ini adalah: (1) Untuk mendeskripsikan latar belakang Etnomedisin masyarakat Muna di Desa Lohia Kecamatan Lohia Kabupaten Muna. (2) Untuk mengidenti...
SEJARAH PEMERINTAHAN KABUPATEN MUNA TAHUN 1960-2015
SEJARAH PEMERINTAHAN KABUPATEN MUNA TAHUN 1960-2015
ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan latar belakang terbentuknya pemerintahan Kabupaten Muna dan mendeskripsikan pemerintahan Kabupaten Muna tahun 1960 sampai 20...

Back to Top