Javascript must be enabled to continue!
Analisis Keputusan Multi-Kriteria Menggunakan SAW dengan Pendekatan Interpretabilitas Model
View through CrossRef
Pengambilan keputusan dalam berbagai bidang sering kali melibatkan banyak kriteria dengan tingkat kepentingan yang berbeda, sehingga diperlukan metode yang mampu menghasilkan keputusan secara objektif dan transparan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengambilan keputusan multi-kriteria menggunakan metode Simple Additive Weighting (SAW) dengan pendekatan interpretabilitas model. Metode SAW dipilih karena kesederhanaan proses perhitungan serta kemampuannya dalam memberikan hasil keputusan yang mudah dipahami oleh pengguna. Penelitian ini menggunakan data dummy yang terdiri atas lima alternatif dan empat kriteria, yang mencakup kriteria benefit dan cost. Tahapan penelitian meliputi penyusunan matriks keputusan, normalisasi nilai kriteria, pembobotan, perhitungan nilai preferensi, dan perangkingan alternatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode SAW mampu menghasilkan peringkat alternatif secara konsisten dan transparan, di mana setiap nilai preferensi dapat ditelusuri kontribusinya berdasarkan bobot dan nilai masing-masing kriteria. Pendekatan interpretabilitas yang diterapkan memberikan pemahaman yang lebih jelas mengenai alasan di balik peringkat alternatif yang dihasilkan, sehingga meningkatkan kepercayaan pengambil keputusan terhadap sistem pendukung keputusan. Dengan demikian, metode SAW dengan pendekatan interpretabilitas model dapat dijadikan sebagai solusi yang efektif dan akuntabel dalam pengambilan keputusan multi-kriteria.
Perhimpunan Ahli Teknologi Informasi dan Komunikasi Indonesia (PATIN)
Title: Analisis Keputusan Multi-Kriteria Menggunakan SAW dengan Pendekatan Interpretabilitas Model
Description:
Pengambilan keputusan dalam berbagai bidang sering kali melibatkan banyak kriteria dengan tingkat kepentingan yang berbeda, sehingga diperlukan metode yang mampu menghasilkan keputusan secara objektif dan transparan.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengambilan keputusan multi-kriteria menggunakan metode Simple Additive Weighting (SAW) dengan pendekatan interpretabilitas model.
Metode SAW dipilih karena kesederhanaan proses perhitungan serta kemampuannya dalam memberikan hasil keputusan yang mudah dipahami oleh pengguna.
Penelitian ini menggunakan data dummy yang terdiri atas lima alternatif dan empat kriteria, yang mencakup kriteria benefit dan cost.
Tahapan penelitian meliputi penyusunan matriks keputusan, normalisasi nilai kriteria, pembobotan, perhitungan nilai preferensi, dan perangkingan alternatif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode SAW mampu menghasilkan peringkat alternatif secara konsisten dan transparan, di mana setiap nilai preferensi dapat ditelusuri kontribusinya berdasarkan bobot dan nilai masing-masing kriteria.
Pendekatan interpretabilitas yang diterapkan memberikan pemahaman yang lebih jelas mengenai alasan di balik peringkat alternatif yang dihasilkan, sehingga meningkatkan kepercayaan pengambil keputusan terhadap sistem pendukung keputusan.
Dengan demikian, metode SAW dengan pendekatan interpretabilitas model dapat dijadikan sebagai solusi yang efektif dan akuntabel dalam pengambilan keputusan multi-kriteria.
Related Results
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Analisis Sensitivitas Metode ELECTRE dalam Pengambilan Keputusan Multi-Kriteria
Analisis Sensitivitas Metode ELECTRE dalam Pengambilan Keputusan Multi-Kriteria
Metode ELECTRE (Elimination Et Choice Translating Reality) adalah salah satu pendekatan yang umum digunakan dalam pengambilan keputusan multi-kriteria. Dalam konteks ini, analisis ...
Model Pengambilan Keputusan untuk Meningkatkan Kapasitas Produksi pada Proses Extruding
Model Pengambilan Keputusan untuk Meningkatkan Kapasitas Produksi pada Proses Extruding
Abstrak— Peningkatan kapasitas produksi pada proses extruding merupakan hal yang penting karena proses extruding merupakan salah satu proses utama dalam pembuatan ban sepeda motor....
PENGAMBILAN KEPUTUSAN DAN KEPEMIMPINAN DALAM KEPERAWATAN MEDIS
PENGAMBILAN KEPUTUSAN DAN KEPEMIMPINAN DALAM KEPERAWATAN MEDIS
Penelitian ini berkaitan dengan pola proses pengambilan keputusan yang diambil oleh perawat dan paramedis di rumah sakit swasta di Surakarta, Jawa Tengah. Proses pengambilan keputu...
EVALUASI PERSEBARAN LOKASI HALTE BRT KORIDOR MANGKANG-PENGGARON KOTA SEMARANG
EVALUASI PERSEBARAN LOKASI HALTE BRT KORIDOR MANGKANG-PENGGARON KOTA SEMARANG
Permasalahan kemacetan di Kota Semarang sebagian besar diakibatkan oleh banyaknya kendaraan pribadi yang turun ke jalan. Hal tersebut dikarenakan pertumbuhan jumlah kendaraan priba...
PENGARUH BAURAN PEMASARAN TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PRODUK SEMEN PT. SEMEN BATURAJA DI LAMPUNG-INDONESIA
PENGARUH BAURAN PEMASARAN TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PRODUK SEMEN PT. SEMEN BATURAJA DI LAMPUNG-INDONESIA
Bauran pemasaran merupakan hal yang utama dalam suatu bisnis. Karena dalam suatu pemasaran, peusahaan harus mampu mengetahui siapa calon pembeli produk tersebut. Sehingga tujuan da...
Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Karyawan Terbaik Berdasarkan Kinerja Dengan Metode Analytical Hierarchy Process (AHP)
Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Karyawan Terbaik Berdasarkan Kinerja Dengan Metode Analytical Hierarchy Process (AHP)
AbstakPemilihan karywan terbaik pada PT. Bytel Sarana Telkomindo masih menggunakan sistem konvensional, sehingga kemungkinan pemilihan tidak dilakukan secara objektif. Selain pemil...
Pengembangan Model Pohon Keputusan untuk Menentukan Jurusan Pada SMA Menggunakan Bahasa C++
Pengembangan Model Pohon Keputusan untuk Menentukan Jurusan Pada SMA Menggunakan Bahasa C++
Pemilihan jurusan SMA merupakan salah satu keputusan penting yang akan menentukan masa depan siswa. Siswa dapat memanfaatkan sistem pendukung keputusan (SPK) untuk membantu mereka ...

