Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Karyawan Terbaik Berdasarkan Kinerja Dengan Metode Analytical Hierarchy Process (AHP)

View through CrossRef
AbstakPemilihan karywan terbaik pada PT. Bytel Sarana Telkomindo masih menggunakan sistem konvensional, sehingga kemungkinan pemilihan tidak dilakukan secara objektif. Selain pemilihan kurang objektif pemilihan karyawan secara konvensional juga kurang cepat, tepat dan efesien, dari permasalahan tersebut maka penelitian menerapkan metode Analytical Hierarchy Process (AHP) pada pemilihan calon karyawan terbaik. Dengan Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Karyawan Terbaik Berdasarkan Kinerja Dengan menggunakan Metode Analytical Hierarchy Process (AHP) diharapkan proses pemilihan lebih tepat sasaran dengan kriteria yang diberikan. AHP adalah cara pengambilan keputusan dengan merangking alternatif keputusan yang tersedia dan kemudian memilih yang terbaik berdasarkan kriteria yang ditentukan oleh nilai numerik. Hal ini dapat menunjukkan bahwa dengan menggunakan metode AHP dapat memudahkan pemilihan karyawan yang terbaik sehingga lebih sesuai dengan kriteria yang telah ditentukan. Kriteria yang paling berpengaruh dalam memilih calon karyawan terbaik adalah kriteria awareness yang memiliki prioritas tertinggi dengan bobot 0,305027658. Sedangkan kriteria informasi menempati prioritas kedua dengan bobot 0,255233818. Di urutan ketiga adalah kriteria tanggung jawab yang memiliki bobot 0,245177596. Kemudian terdapat kriteria kepercayaan orde akhir dengan bobot 0,194560929. Berdasarkan kriteria yang ada pada perhitungan AHP terhadap total penilaian alternatif, diperoleh bobot prioritas total sebesar 0,2866.Kata Kunci: Analytical Hierarchy Process, Pemilihan, Karyawan TerbaikAbstractSelection of the best employees at PT. Bytel Sarana Telkomindo still uses a conventional system, so it is possible that the election was not carried out objectively. In addition to the lack of objective selection of conventional employees, the selection of employees is also not fast, precise and efficient. From these problems, the research applies the Analytical Hierarchy Process (AHP) method to selecting the best employee candidates. With the Decision Support System for Selection of the Best Employees Based on Performance Using the Analytical Hierarchy Process (AHP) method, it is hoped that the selection process will be more targeted with the criteria given. AHP is a way of making decisions by ranking the available decision alternatives and then choosing the best based on criteria determined by numerical values. This can show that using the AHP method can facilitate the selection of the best employees so that they are more in line with predetermined criteria. The most influential criterion in selecting the best prospective employees is the awareness criterion which has the highest priority with a weight of 0.305027658. While the information criteria occupy the second priority with a weight of 0.255233818. In third place is the responsibility criterion which has a weight of 0.245177596. Then there is the final order of confidence criteria with a weight of 0.194560929. Based on the existing criteria in the AHP calculation of the total alternative assessment, a total priority weight of 0.2866 is obtained. Keywords: Analytical Hierarchy Process, Selection, Best Employee
Title: Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Karyawan Terbaik Berdasarkan Kinerja Dengan Metode Analytical Hierarchy Process (AHP)
Description:
AbstakPemilihan karywan terbaik pada PT.
Bytel Sarana Telkomindo masih menggunakan sistem konvensional, sehingga kemungkinan pemilihan tidak dilakukan secara objektif.
Selain pemilihan kurang objektif pemilihan karyawan secara konvensional juga kurang cepat, tepat dan efesien, dari permasalahan tersebut maka penelitian menerapkan metode Analytical Hierarchy Process (AHP) pada pemilihan calon karyawan terbaik.
Dengan Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Karyawan Terbaik Berdasarkan Kinerja Dengan menggunakan Metode Analytical Hierarchy Process (AHP) diharapkan proses pemilihan lebih tepat sasaran dengan kriteria yang diberikan.
AHP adalah cara pengambilan keputusan dengan merangking alternatif keputusan yang tersedia dan kemudian memilih yang terbaik berdasarkan kriteria yang ditentukan oleh nilai numerik.
Hal ini dapat menunjukkan bahwa dengan menggunakan metode AHP dapat memudahkan pemilihan karyawan yang terbaik sehingga lebih sesuai dengan kriteria yang telah ditentukan.
 Kriteria yang paling berpengaruh dalam memilih calon karyawan terbaik adalah kriteria awareness yang memiliki prioritas tertinggi dengan bobot 0,305027658.
Sedangkan kriteria informasi menempati prioritas kedua dengan bobot 0,255233818.
Di urutan ketiga adalah kriteria tanggung jawab yang memiliki bobot 0,245177596.
Kemudian terdapat kriteria kepercayaan orde akhir dengan bobot 0,194560929.
Berdasarkan kriteria yang ada pada perhitungan AHP terhadap total penilaian alternatif, diperoleh bobot prioritas total sebesar 0,2866.
Kata Kunci: Analytical Hierarchy Process, Pemilihan, Karyawan TerbaikAbstractSelection of the best employees at PT.
Bytel Sarana Telkomindo still uses a conventional system, so it is possible that the election was not carried out objectively.
In addition to the lack of objective selection of conventional employees, the selection of employees is also not fast, precise and efficient.
From these problems, the research applies the Analytical Hierarchy Process (AHP) method to selecting the best employee candidates.
With the Decision Support System for Selection of the Best Employees Based on Performance Using the Analytical Hierarchy Process (AHP) method, it is hoped that the selection process will be more targeted with the criteria given.
AHP is a way of making decisions by ranking the available decision alternatives and then choosing the best based on criteria determined by numerical values.
This can show that using the AHP method can facilitate the selection of the best employees so that they are more in line with predetermined criteria.
The most influential criterion in selecting the best prospective employees is the awareness criterion which has the highest priority with a weight of 0.
305027658.
While the information criteria occupy the second priority with a weight of 0.
255233818.
In third place is the responsibility criterion which has a weight of 0.
245177596.
Then there is the final order of confidence criteria with a weight of 0.
194560929.
Based on the existing criteria in the AHP calculation of the total alternative assessment, a total priority weight of 0.
2866 is obtained.
 Keywords: Analytical Hierarchy Process, Selection, Best Employee.

Related Results

Sistem Penunjang Keputusan Penilaian Kinerja Karyawan dalam Pemilihan Karyawan Terbaik Berbasis Web di LP3I Jakarta
Sistem Penunjang Keputusan Penilaian Kinerja Karyawan dalam Pemilihan Karyawan Terbaik Berbasis Web di LP3I Jakarta
Penilaian kinerja karyawan merupakan proses penilaian yang dilakukan oleh perusahaan untuk melihat kinerja karyawan sehingga menghasilkan karyawan yang berkualitas dan berdedikasi ...
Penerapan Metode Analytcal Hierarchy Process Pada Sistem Pendukung Keputusan Penerimaan Karyawan PT.SDN
Penerapan Metode Analytcal Hierarchy Process Pada Sistem Pendukung Keputusan Penerimaan Karyawan PT.SDN
Proses seleksi penerimaan karyawan secara manual, khususnya pada proses perhitungan nilai akhir setiap calon karyawan akan sangat membutuhkan banyak waktu, apalagi apabila jumlah c...
Sistem Penunjang Keputusan Untuk Pemilihan Karyawan Terbaik Dengan Metode Analytical Hierarchy Process (AHP) Pada WebsiteOri
Sistem Penunjang Keputusan Untuk Pemilihan Karyawan Terbaik Dengan Metode Analytical Hierarchy Process (AHP) Pada WebsiteOri
WebsiteOri merupakan sebuah perusahaan digital marketing yang berdiri sejak tahun 2017.Perusahaan ini memiliki sekitar 20 orang karyawan dengan berbagai keahlian. Namun, sering kal...
PERANCANGAN SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PENILAIAN PRESTASI PEGAWAI MENGGUNAKAN METODE SAW, AHP, DAN TOPSIS
PERANCANGAN SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PENILAIAN PRESTASI PEGAWAI MENGGUNAKAN METODE SAW, AHP, DAN TOPSIS
[Id]Pemilihan pegawai terbaik merupakan salah satu aspek yang cukup penting di perusahaan karena dengan sumber daya manusia yang unggul dan memiliki kompetensi tinggi dapat meningk...
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PEMILIHAN KARYAWAN TERBAIK MENGGUNAKAN METODE ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS (AHP)
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PEMILIHAN KARYAWAN TERBAIK MENGGUNAKAN METODE ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS (AHP)
ABSTRAKProses pemilihan karyawan terbaik merupakan salah satu hal yang sangat penting bagi perusahaan, karena karyawan yang tepat akan membantu perusahaan mencapai tujuannya. Namun...
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PEMILIHAN BIBIT DURIAN UNGGUL MENGGUNAKAN METODE AHP PADA CANDRA DUREN
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PEMILIHAN BIBIT DURIAN UNGGUL MENGGUNAKAN METODE AHP PADA CANDRA DUREN
Salah satu faktor penentu dalam keberhasilan budidaya durian adalah pemilihan bibit durian. Toko Candra Duren merupakan sebuah toko penjualan bibit dan buah durian yang berlokasi d...
Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Guru Terbaik Menggunakan Kombinasi Metode AHP dan SMART
Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Guru Terbaik Menggunakan Kombinasi Metode AHP dan SMART
SDN 175802 memiliki kegiatan pemilihan guru terbaik yang diadakan setahun sekali yaitu pada hari besar Guru. Penilaiannya dari pengamatan Kepala Sekolah dan hanya didasarkan pada s...

Back to Top