Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

MENGGUNAKAN MIKROALGA UNTUK MEREMEDIASI AIR TERCEMAR KLORPIRIFOS

View through CrossRef
Karya ilmiah ini bertujuan untuk membahas mengenai remediasi air tercemar pestisida jenis klorpirifos dengan menggunakan mikroalga. Indonesia telah mengalami penurunan kualitas air akibat dari aktivitas manusia pada saat ini telah melebihi batas wajar terutama dalam pemakaian pestisida yang melebihi dari dosis takaran. Beberapa jenis pestisida memiliki daya racun yang tinggi, sehingga menyebabkan air tanah tercemar pestisida dan membahayakan lingkungan. Biasanya pestisida yang digunakan dalam sektor pertanian dan perkebunan yaitu jenis pestisida organik, dan termasuk dalam organofosfat yaitu klorpirifos. Oleh karena itu perlu dilakukan penanggulagan pada air tercemar klorpirifos dengan cara bioremediasi. Remediasi merupakan proses dekontaminasi air dan tanah dari senyawa yang berbahaya, seperti pestisida, logam berat dan lain-lain. Proses bioremediasi biasanya menggunakan mikroorganisme seperti bakteri, fungi, mikroalga atau enzimnya untuk dapat mengendalikan pencemaran dalam kondisi yang terkontrol menjadi suatu bahan yang tidak berbahaya atau konsentrasinya di bawah batas yang ditentukan dengan tujuan mengontrol atau mereduksi bahan pencemar dari lingkungan. Mikroorganisme yang digunakan untuk meremediasi klorpirifos yaitu mikroalga. Mikroalga adalah produsen utama dalam ekosistem perairan, karena mikroalga sangat sensitif terhadap berbagai jenis pencemaran lingkungan perairan. Teknologi bioremediasi lebih ramah lingkungan, dengan biaya relatif murah.
Center for Open Science
Title: MENGGUNAKAN MIKROALGA UNTUK MEREMEDIASI AIR TERCEMAR KLORPIRIFOS
Description:
Karya ilmiah ini bertujuan untuk membahas mengenai remediasi air tercemar pestisida jenis klorpirifos dengan menggunakan mikroalga.
Indonesia telah mengalami penurunan kualitas air akibat dari aktivitas manusia pada saat ini telah melebihi batas wajar terutama dalam pemakaian pestisida yang melebihi dari dosis takaran.
Beberapa jenis pestisida memiliki daya racun yang tinggi, sehingga menyebabkan air tanah tercemar pestisida dan membahayakan lingkungan.
Biasanya pestisida yang digunakan dalam sektor pertanian dan perkebunan yaitu jenis pestisida organik, dan termasuk dalam organofosfat yaitu klorpirifos.
Oleh karena itu perlu dilakukan penanggulagan pada air tercemar klorpirifos dengan cara bioremediasi.
Remediasi merupakan proses dekontaminasi air dan tanah dari senyawa yang berbahaya, seperti pestisida, logam berat dan lain-lain.
Proses bioremediasi biasanya menggunakan mikroorganisme seperti bakteri, fungi, mikroalga atau enzimnya untuk dapat mengendalikan pencemaran dalam kondisi yang terkontrol menjadi suatu bahan yang tidak berbahaya atau konsentrasinya di bawah batas yang ditentukan dengan tujuan mengontrol atau mereduksi bahan pencemar dari lingkungan.
Mikroorganisme yang digunakan untuk meremediasi klorpirifos yaitu mikroalga.
Mikroalga adalah produsen utama dalam ekosistem perairan, karena mikroalga sangat sensitif terhadap berbagai jenis pencemaran lingkungan perairan.
Teknologi bioremediasi lebih ramah lingkungan, dengan biaya relatif murah.

Related Results

Bioremediasi Lingkungan Tercemar Klorpirifos
Bioremediasi Lingkungan Tercemar Klorpirifos
Insektisida merupakan bagian yang tidak dapat dipisahkan dari sektor pertanian karena dapat membasmi serangga yang dapat menurunkan produktivitas hasil pertanian. Salah satu jenis ...
Perancangan Proses Konversi Mikroalga Menjadi Biofuel sebagai Inovasi Teknologi Ramah Lingkungan
Perancangan Proses Konversi Mikroalga Menjadi Biofuel sebagai Inovasi Teknologi Ramah Lingkungan
Abstrak. Mikroalga merupakan sumber daya energi yang berkelanjutan yang memiliki potensi yang besar dalam mitigasi karbon dioksida (CO2) emisi. Inovasi teknologi konversi mikroalga...
PISANG RAJA OVERRIPE SEBAGAI SUMBER KARBON PADA PERTUMBUHAN MIKROALGA Thraustochytrids PENGHASIL DHA
PISANG RAJA OVERRIPE SEBAGAI SUMBER KARBON PADA PERTUMBUHAN MIKROALGA Thraustochytrids PENGHASIL DHA
Indonesia merupakan negara yang memiliki potensi signifikan dalam produksi mikroalga, namun pemanfaatannya masih sangat terbatas. Terdapat banyak penelitian terbarukan yang menyata...
SISTEM KRAN AIR OTOMATIS MENGGUNAKAN SENSOR INFRARED AJDUSTABLE
SISTEM KRAN AIR OTOMATIS MENGGUNAKAN SENSOR INFRARED AJDUSTABLE
Air merupakan sumber daya alam yang harus dijaga. Kebutuhan air semakin meningkat seiring dengan jumlah penduduk yang semakin besar. Sehingga ketika musim kemarau tiba cadangan air...
Penurunan Chemical Oxygen Demand (COD) Dan Fosfat (PO4-P) Limbah Laundry Menggunakan EM4 dan Mikroalga Spirulina sp
Penurunan Chemical Oxygen Demand (COD) Dan Fosfat (PO4-P) Limbah Laundry Menggunakan EM4 dan Mikroalga Spirulina sp
Limbah laundry mengandung kadar COD dan PO4-P melebihi baku mutu sehingga jika langsung dibuang ke badan air dapat menyebabkab eutrofikasi.  Salah satu teknologi untuk menurunkan C...
POTENSI INDIKATIF CADANGAN AIR TANAH DI KABUPATEN BANGLI
POTENSI INDIKATIF CADANGAN AIR TANAH DI KABUPATEN BANGLI
Wilayah pada Kabupaten Bangli merupakan kawasan kabupaten yang tanpa memiliki kawasan pantai serta sebagian besar wilayahnya berada pada daratan tinggi dan hanya sebagian kecil wil...
PENGEMBANGAN MULTIMEDIA CHATBOT UNTUK MEREMEDIASI MISKONSEPSI PESERTA DIDIK
PENGEMBANGAN MULTIMEDIA CHATBOT UNTUK MEREMEDIASI MISKONSEPSI PESERTA DIDIK
  Konsep merupakan aspek krusial yang harus dimiliki oleh peserta didik. Konsep yang tidak sesuai mengakibatkan munculnya konsep baru, jika tidak atasi dengan baik, konsep tersebut...

Back to Top