Javascript must be enabled to continue!
Sistem Kekerabatan Bahasa-Bahasa Melayu Di Kabupaten Lingga Provinsi Kepulauan Riau (Kajian Leksikografi Dialektologi)
View through CrossRef
Bahasa Daik memiliki peranan yang besar dalam hal sebaran dan kekerabatan dengan bahasa Melayu lainnya di Kepulauan Riau. Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan kuantitatf. Analisis data dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan teknik penghitungan dialektometri dan teknik penghitungan leksikostatistik. Teknik penghitungan dialektometri digunakan dalam penentuan status bahasa, dialek, dan subdialek, sedangkan metode penghitungan leksikostatistik digunakan dalam penentuan kekerabatannya. Hasil peneltian berdasarkan perhitungan dialektometri bahwa daerah yang memiliki perbedaan isolek adalah daerah Senayang dan Kelumu. Senayang memiliki perbedaan wicara dengan Panggak Darat: 21.62%, sedangkan Kelumu memiliki perbedaan subdialek pada semua daerah DP yang diperbandingkan dengan persentase di atas 44%. Berdasarkan penghitungan leksikostatistik, status kekerabatan bahasa Melayu Lingga terbagi atas: Keluarga (Family), Rumpun (Stock), dan Mesofilum. Berdasarkan penghitungan Leksikostatistik bahwa bahasa Melayu Lingga di daerah daratan memiliki hubungan kekerabatan bahasa yang lebih dekat dengan daerah pesisir, tetapi lebih jauh dengan daerah Kelumu dengan perbandingan di atas 35%. Dengan demikian, bahasa Melayu Lingga dapat dikelompokkan ke dalam 2 kelompok bahasa yaitu; Melayu Darat Pesisir (MDP) dan Melayu Suku Laut (MSL)
Title: Sistem Kekerabatan Bahasa-Bahasa Melayu Di Kabupaten Lingga Provinsi Kepulauan Riau (Kajian Leksikografi Dialektologi)
Description:
Bahasa Daik memiliki peranan yang besar dalam hal sebaran dan kekerabatan dengan bahasa Melayu lainnya di Kepulauan Riau.
Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan kuantitatf.
Analisis data dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan teknik penghitungan dialektometri dan teknik penghitungan leksikostatistik.
Teknik penghitungan dialektometri digunakan dalam penentuan status bahasa, dialek, dan subdialek, sedangkan metode penghitungan leksikostatistik digunakan dalam penentuan kekerabatannya.
Hasil peneltian berdasarkan perhitungan dialektometri bahwa daerah yang memiliki perbedaan isolek adalah daerah Senayang dan Kelumu.
Senayang memiliki perbedaan wicara dengan Panggak Darat: 21.
62%, sedangkan Kelumu memiliki perbedaan subdialek pada semua daerah DP yang diperbandingkan dengan persentase di atas 44%.
Berdasarkan penghitungan leksikostatistik, status kekerabatan bahasa Melayu Lingga terbagi atas: Keluarga (Family), Rumpun (Stock), dan Mesofilum.
Berdasarkan penghitungan Leksikostatistik bahwa bahasa Melayu Lingga di daerah daratan memiliki hubungan kekerabatan bahasa yang lebih dekat dengan daerah pesisir, tetapi lebih jauh dengan daerah Kelumu dengan perbandingan di atas 35%.
Dengan demikian, bahasa Melayu Lingga dapat dikelompokkan ke dalam 2 kelompok bahasa yaitu; Melayu Darat Pesisir (MDP) dan Melayu Suku Laut (MSL).
Related Results
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Sikap dan Motivasi Murid Sekolah Rendah dalam Kalangan Etnik Luar Bandar Terhadap Bahasa Melayu
Sikap dan Motivasi Murid Sekolah Rendah dalam Kalangan Etnik Luar Bandar Terhadap Bahasa Melayu
Sikap dan motivasi dalam kalangan etnik di luar bandar terhadap bahasa Melayu akan mempengaruhi penguasaan bahasa tersebut.walaupun bahasa Melayu telah digunakan secara meluas ole...
KEKERABATAN BAHASA OGAN DAN BAHASA JAWA: KAJIAN LINGUISTIK HISTORIS KOMPARATIF
KEKERABATAN BAHASA OGAN DAN BAHASA JAWA: KAJIAN LINGUISTIK HISTORIS KOMPARATIF
Kekerabatan bahasa berkaitan dengan konsep hubungan atau persamaan antara bahasa-bahasa yang berbeda. Kekerabatan bahasa sering kali diidentifikasi melalui kesamaan struktur tata b...
Persepsi Pelajar Melayu UNITEN berkaitan Kemahiran Menggunakan Tulisan Jawi sebagai lambang Identiti Bangsa Melayu dan Tulisan Jawi sebagai lambang Identiti Bangsa Melayu Beragama Islam
Persepsi Pelajar Melayu UNITEN berkaitan Kemahiran Menggunakan Tulisan Jawi sebagai lambang Identiti Bangsa Melayu dan Tulisan Jawi sebagai lambang Identiti Bangsa Melayu Beragama Islam
Sejarah perkembangan tulisan Jawi sangat berkait rapat dengan penyebaran agama Islam daripada orang Parsi ke Kepulauan Melayu (Nik Hassan & Wan Zana, 2015). Tulisan Jawi dalam ...
MEMARTABATKAN BAHASA MELAYU MELALUI PENDIDIKAN DAN MENDEPANI CABARAN GLOBALISASI
MEMARTABATKAN BAHASA MELAYU MELALUI PENDIDIKAN DAN MENDEPANI CABARAN GLOBALISASI
ABSTRAK Makalah ini membincangkan usaha memartabatkan bahasa Melayu melalui pendidikan. Tujuan utama ke arah ini adalah kerana bahasa Melayu merupakan bahasa kebangsaan yang menja...
HUBUNGAN KEKERABATAN BAHASA JAWA DAN MADURA
HUBUNGAN KEKERABATAN BAHASA JAWA DAN MADURA
Di Jawa Timur berkembang dua bahasa besar yaitu bahasa Jawa dan bahasa Madura. Walaupun sebagai dua bahasa yang berbeda, namun kedua bahasa tersebut memiliki hubungan kekerabatan. ...
Penguasaan bahasa melayu pelajar asing di universiti malaya: analisis faktor jantina dan tahap pengajian
Penguasaan bahasa melayu pelajar asing di universiti malaya: analisis faktor jantina dan tahap pengajian
ABSTRAK Kajian penguasaan bahasa Melayu terhadap faktor jantina dan tahap pengajian pelajar asing di universiti masih kurang kerana banyak kajian yang dilakukan lebih tertumpu kepa...
Masalah Fonologi Bahasa Melayu dalam Kalangan Pelajar Universiti di China
Masalah Fonologi Bahasa Melayu dalam Kalangan Pelajar Universiti di China
Isu berkaitan masalah fonologi dalam kalangan pelajar asing kini sering diperkatakan dalam kalangan sarjana, terutamanya dengan meningkatnya permintaan untuk mempelajari bahasa Mel...

