Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

KETIDAKPASTIAN PENGUKURAN ANALISA KADAR BIURET, KADAR NITROGEN, DAN KADAR OIL PADA PUPUK UREA DI LABORATORIUM KONTROL PRODUKSI PT PUPUK SRIWIDJAJA PALEMBANG

View through CrossRef
Urea(NH)2CO merupakan senyawa organic yang terdiri dari unsur karbon hydrogen, oksigen, dan nitrogen, berbentuk butiran berwarna putih serta sedikit berbau NH3,. Biuret merupakan senyawa dengan dua ikatan peptide yang berupa pemanasan dua molekul urea dengan rumus C5H5N3O2, uji biuret didalam urea dengan menggunakan spektrofotometri Uv-Vis dengan rentang panjang gelombang 555nm. Nitrogen merupakan salah satu unsur hara dalam tanah yang sangat berperan dalam merangsang pertumbuhan dan memberi warna hijau pada daun, uji kadar nitrogen dilakukan untuk mengetahui berapa banyak kadar nitrogen yang ada dalam urea dengan menggunakan metode kjeldahl melauli tiga tahapan. Oil merupakan minyak yang terkandung didalam pupuk urea, pengujian kadar ini dilakukan untuk metode gravimetri. Untuk mengetahui nilai benar  dari tiga parameter tersebut dilakukan ketidakpastian pengukuran. Ketidakpastian pengukuran dilakukan dalam beberapa tahapan seperti menentukan model matematis dari pengukuran, mengidentifikasi sumber sumber ketidakpastian. Mengevaluasi ketidakpastian, menghitung ketidakpastian dari sumber sumber dan menentukan ketidakpastian diperluas pada tingkat kepercayaan 95% serta penentuan presisi dan akurasi. Dari hasil perhitungan ketga parameter untuk kadar biuret diperoleh (0,52±0,06)% pada tingkat kepercayaan 95%, dengan nilai ketidakpastian sebesar ±0,06% maka rentang ukurnya adalah (0,46-0,58)%. Untuk kadar nitrogen diperoleh (46,34±0,14)% pada tingkat kepercayaan 95%, dengan nilai ketidakpastian sebesar ±0,14% maka rentang ukurnya adalah (42,2-46,48)%. Sementara kadar Oil diperoleh (5,5±1) ppm pada tingkat kepercayaan 95%, dengan nilai ketidakpastian sebesar ±1ppm maka rentang ukurnya adalah (4,5-6,5) ppm.
Title: KETIDAKPASTIAN PENGUKURAN ANALISA KADAR BIURET, KADAR NITROGEN, DAN KADAR OIL PADA PUPUK UREA DI LABORATORIUM KONTROL PRODUKSI PT PUPUK SRIWIDJAJA PALEMBANG
Description:
Urea(NH)2CO merupakan senyawa organic yang terdiri dari unsur karbon hydrogen, oksigen, dan nitrogen, berbentuk butiran berwarna putih serta sedikit berbau NH3,.
Biuret merupakan senyawa dengan dua ikatan peptide yang berupa pemanasan dua molekul urea dengan rumus C5H5N3O2, uji biuret didalam urea dengan menggunakan spektrofotometri Uv-Vis dengan rentang panjang gelombang 555nm.
Nitrogen merupakan salah satu unsur hara dalam tanah yang sangat berperan dalam merangsang pertumbuhan dan memberi warna hijau pada daun, uji kadar nitrogen dilakukan untuk mengetahui berapa banyak kadar nitrogen yang ada dalam urea dengan menggunakan metode kjeldahl melauli tiga tahapan.
Oil merupakan minyak yang terkandung didalam pupuk urea, pengujian kadar ini dilakukan untuk metode gravimetri.
Untuk mengetahui nilai benar  dari tiga parameter tersebut dilakukan ketidakpastian pengukuran.
Ketidakpastian pengukuran dilakukan dalam beberapa tahapan seperti menentukan model matematis dari pengukuran, mengidentifikasi sumber sumber ketidakpastian.
Mengevaluasi ketidakpastian, menghitung ketidakpastian dari sumber sumber dan menentukan ketidakpastian diperluas pada tingkat kepercayaan 95% serta penentuan presisi dan akurasi.
Dari hasil perhitungan ketga parameter untuk kadar biuret diperoleh (0,52±0,06)% pada tingkat kepercayaan 95%, dengan nilai ketidakpastian sebesar ±0,06% maka rentang ukurnya adalah (0,46-0,58)%.
Untuk kadar nitrogen diperoleh (46,34±0,14)% pada tingkat kepercayaan 95%, dengan nilai ketidakpastian sebesar ±0,14% maka rentang ukurnya adalah (42,2-46,48)%.
Sementara kadar Oil diperoleh (5,5±1) ppm pada tingkat kepercayaan 95%, dengan nilai ketidakpastian sebesar ±1ppm maka rentang ukurnya adalah (4,5-6,5) ppm.

Related Results

MENENTUKAN WAKTU STANDAR PADA AKTIVITAS KERJA PRODUKSI SABLON MANUAL DI CV. DWIPUTRA IHWA
MENENTUKAN WAKTU STANDAR PADA AKTIVITAS KERJA PRODUKSI SABLON MANUAL DI CV. DWIPUTRA IHWA
Analisis waktu standar produksi merupakan salah satu analisis metoda kuantitatif yang dilakukan untuk mengukur waktu produksi dan bertujuan agar dapat memiliki waktu standar sebaga...
PEMANFAATAN LABORATORIUM IPS SMP
PEMANFAATAN LABORATORIUM IPS SMP
Penelitian ini bertujuan mengetahui pemanfaatan laboratorium IPS di SMP. Pemanfaatan laboratorium dalam penelitian ini ditinjau dari; 1) kondisi laboratorium IPS di SMP, 2) manajem...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
KAJIAN TEKNIK BIO-INVIGORASI BENIH DAN LEISA UNTUK MENINGKATKAN PERTUMBUHAN PADI GOGO LOKAL PADA SKALA RUMAH KASA
KAJIAN TEKNIK BIO-INVIGORASI BENIH DAN LEISA UNTUK MENINGKATKAN PERTUMBUHAN PADI GOGO LOKAL PADA SKALA RUMAH KASA
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas bio-invigorasi benih dan LEISA terhadap peningkatan pertumbuhan dan hasil tanaman padi gogo lokal. Penelitian di laksanakan di L...
RESPONS PADI GOGO LOKAL (Oryza sativa L.var. Sigambiri) PADA PEMBERIAN PUPUK KOMPOS BIO ORGANIK DAN PUPUK NPK
RESPONS PADI GOGO LOKAL (Oryza sativa L.var. Sigambiri) PADA PEMBERIAN PUPUK KOMPOS BIO ORGANIK DAN PUPUK NPK
Penelitian yang bertujuan untuk melihat respons tanaman padi gogo varietas lokal telah dilaksanakan di Dusun Bintang Raya Nagori Raya Usang Kecamatan Dolog Masagal Kabupaten Simalu...
PUPUK KANDANG KAMBING DAN PUPUK NPK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL JAGUNG KETAN (Zea mays L.)
PUPUK KANDANG KAMBING DAN PUPUK NPK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL JAGUNG KETAN (Zea mays L.)
Penelitian tentang Kajian Dosis Pupuk Kandang Kambing Dan  Pupuk NPK Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Jagung ketan (Zea mays L.) dilaksanakan pada tanggal 19 Oktober  â€“ 20 ...
Standardized Oral Urea for the Treatment of Hyponatraemic Conditions: Pharmacological and Pharmacoeconomic Consideration
Standardized Oral Urea for the Treatment of Hyponatraemic Conditions: Pharmacological and Pharmacoeconomic Consideration
Hyponatremia (HN) is the most common disorder of electrolytes encountered in clinical setting [1]. HN is a frequent finding in hospitalized subjects with a reported frequency of 10...

Back to Top