Javascript must be enabled to continue!
Penerapan Algoritma K-Means Clustering Dalam Pengelompokkan Kepadatan Penduduk
View through CrossRef
Kepadatan penduduk yang tidak merata akan memberikan dampak buruk jika tidak diperhatikan. Salah satu cara untuk menanggulangi masalah ini dengan kebijakan perencanaan pengelolaan pemerataan kependudukan. Penelitian ini berfokus dalam mengelompokkan wilayah kepadatan penduduk yang merupakan rasio antara jumlah penduduk dan luas wilayah di Provinsi Sulawesi Tengah. Pengelompokkan penelitian ini diterapkan dengan teknik data mining, yakni K-Means Clustering. Tahapan penelitian yakni pengumpulan data, data understanding, data processing, clustering, cluster review, analisa dashboard dan uji akurasi dengan aplikasi tableau dalam memberikan visualisasi kepadatan penduduk di wilayah tersebut. Berdasarkan hasil perhitungan algoritma tersebut, menghasilkan tiga cluster dengan cluster 0 merupakan kepadatan penduduk rendah, cluster 1 merupakan kepadatan penduduk tinggi, dan cluster 2 merupakan kepadatan penduduk sedang. Pembentukan cluster berdasarkan visualisasi yang dihasilkan dataset penelitian melalui analisa Sum Of Square Error, silhouette coefficient, serta elbow method. Clustering yang dibentuk, dilanjutkan visualisasi dashboard dengan aplikasi tableau. Hasil clustering tersebut, berdasarkan perhitungan SSE menghasilkan nilai 4324505738.747303 berarti penetapan jumlah cluster dengan perbedaan signifikan dengan perhitungan jumlah pengelompokkan sebelumnya. Lalu hasil analisa silhouette memberikan nilai rata-rata silhouette paling tinggi pada jumlah cluster yakni 3 dengan nilai 0.6144435666457168, dan metode elbow memberikan hasil bahwa elbow point berada di titik 3, berarti jumlah cluster yang optimum dengan 3 cluster.
Pandawan Sejahtera Indonesia
Title: Penerapan Algoritma K-Means Clustering Dalam Pengelompokkan Kepadatan Penduduk
Description:
Kepadatan penduduk yang tidak merata akan memberikan dampak buruk jika tidak diperhatikan.
Salah satu cara untuk menanggulangi masalah ini dengan kebijakan perencanaan pengelolaan pemerataan kependudukan.
Penelitian ini berfokus dalam mengelompokkan wilayah kepadatan penduduk yang merupakan rasio antara jumlah penduduk dan luas wilayah di Provinsi Sulawesi Tengah.
Pengelompokkan penelitian ini diterapkan dengan teknik data mining, yakni K-Means Clustering.
Tahapan penelitian yakni pengumpulan data, data understanding, data processing, clustering, cluster review, analisa dashboard dan uji akurasi dengan aplikasi tableau dalam memberikan visualisasi kepadatan penduduk di wilayah tersebut.
Berdasarkan hasil perhitungan algoritma tersebut, menghasilkan tiga cluster dengan cluster 0 merupakan kepadatan penduduk rendah, cluster 1 merupakan kepadatan penduduk tinggi, dan cluster 2 merupakan kepadatan penduduk sedang.
Pembentukan cluster berdasarkan visualisasi yang dihasilkan dataset penelitian melalui analisa Sum Of Square Error, silhouette coefficient, serta elbow method.
Clustering yang dibentuk, dilanjutkan visualisasi dashboard dengan aplikasi tableau.
Hasil clustering tersebut, berdasarkan perhitungan SSE menghasilkan nilai 4324505738.
747303 berarti penetapan jumlah cluster dengan perbedaan signifikan dengan perhitungan jumlah pengelompokkan sebelumnya.
Lalu hasil analisa silhouette memberikan nilai rata-rata silhouette paling tinggi pada jumlah cluster yakni 3 dengan nilai 0.
6144435666457168, dan metode elbow memberikan hasil bahwa elbow point berada di titik 3, berarti jumlah cluster yang optimum dengan 3 cluster.
Related Results
IDENTIFIKASI KEPADATAN PENDUDUK DI PROVINSI JAWA BARAT MENGGUNAKAN HIERARCHICAL CLUSTERING
IDENTIFIKASI KEPADATAN PENDUDUK DI PROVINSI JAWA BARAT MENGGUNAKAN HIERARCHICAL CLUSTERING
Penelitian ini menerapkan algoritma hierarchical clustering untuk mengidentifikasi pola kepadatan penduduk di Jawa Barat (18 kabupaten, 9 kota) sebagai dasar penanggulangan bencana...
ARTIKEL ALGORITMA PEMROGRAMAN SERI MINTA UBA HASIBUAN
ARTIKEL ALGORITMA PEMROGRAMAN SERI MINTA UBA HASIBUAN
Algoritma merupakan akar dari sebuah sistem yang terbentuk dalam dunia pemrograman.Melalui serangkaian cara yang masuk akal dan teratur, sebuah algoritma dapat menyelesaikan suatu ...
Analisis Perbandingan Algoritma Local Binary Patterns Histogram (LBPH) Dan Algoritma Convolutional Neural Network (CNN) Pada Sistem Pengenalan Wajah
Analisis Perbandingan Algoritma Local Binary Patterns Histogram (LBPH) Dan Algoritma Convolutional Neural Network (CNN) Pada Sistem Pengenalan Wajah
Dalam sistem pengamanan dan verifikasi digital, kata sandi sering digunakan tetapi memiliki kerentanan terhadap manipulasi dan pencurian. Untuk mengatasi masalah ini, metode altern...
HUBUNGAN INDEKS MASSA TUBUH (IMT), PERSEN LEMAK TUBUH, ASUPAN ZAT GIZI, DAN AKTIVITAS FISIK DENGAN KEPADATAN TULANG PADA REMAJA PUTRI
HUBUNGAN INDEKS MASSA TUBUH (IMT), PERSEN LEMAK TUBUH, ASUPAN ZAT GIZI, DAN AKTIVITAS FISIK DENGAN KEPADATAN TULANG PADA REMAJA PUTRI
Latar Belakang : Kepadatan tulang yang rendah saat remaja dapat meningkatkan risiko terjadinya osteoporosis. Terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi kepadatan tulang diantaranya...
The Kernel Rough K-Means Algorithm
The Kernel Rough K-Means Algorithm
Background:
Clustering is one of the most important data mining methods. The k-means
(c-means ) and its derivative methods are the hotspot in the field of clustering research in re...
Pencarian Jalur berdasarkan Kepadatan Lalu Lintas di Surabaya Menggunakan Algoritma Koloni Semut
Pencarian Jalur berdasarkan Kepadatan Lalu Lintas di Surabaya Menggunakan Algoritma Koloni Semut
Di kota besar seperti Surabaya yang mempunyai kepadatan lalu lintas yang cukup tinggi, merupakan permasalahan yang rumit untuk diselesaikan. Peningkatan jumlah pengguna jalan meny...
Perbandingan Algoritma Boruvka Dan Algoritma Sollin Pada Optimasi Kebutuhan Kabel Fiber Optik Universitas Bengkulu
Perbandingan Algoritma Boruvka Dan Algoritma Sollin Pada Optimasi Kebutuhan Kabel Fiber Optik Universitas Bengkulu
Optimasi adalah hal penting dalam suatu algoritma. Ini dapat menghemat kebutuhan dalam suatu kegiatan. Pada Minimum Spanning Tree, yang ingin dicapai adalah bagaimana semua vertexs...
Efektivitas Penerapan Teknik Clustering Terhadap Keterampilan Menulis Puisi Bebas Siswa Sekolah Dasar Gugus IV Kecamatan Biringkanaya Kota Makassar
Efektivitas Penerapan Teknik Clustering Terhadap Keterampilan Menulis Puisi Bebas Siswa Sekolah Dasar Gugus IV Kecamatan Biringkanaya Kota Makassar
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan keefektifan penerapan teknik Clustering, mengetahui gambaran keterampilan menulis puisi bebas siswa, menguji keefektifan penerapan te...

