Javascript must be enabled to continue!
Dampak Urbanisasi terhadap Perkembangan Perumahan dan Permukiman di Kecamatan Bandung Kulon
View through CrossRef
Abstract. Bandung City is the capital of West Java Province which has very high population growth. One of the causes of high population growth is urbanization. The level of urbanization in Bandung City in 2019-2022 will increase. One of the districts that has a high level of urbanization is Bandung Kulon District. Many factors (Centripetal) in this District cause urbanization and have an impact on the development of housing and settlements in Bandung Kulon District. The position of Bandung Kulon District, which is on the western edge of Bandung City, is a special attraction for urbanites. It also has several activities that are magnets, such as KSK textile industry center, Kahatek factory, KSK Cibuntu tofu center, and fish cracker factory. Bandung Kulon sub-district also has the Pasir Koja toll gate and the fast train line passes. This research took place because the author's aim was to identify the impact of urbanization on the development of housing and settlements in Bandung Kulon District to make it more conducive. In this research the author used several analytical methods, namely Descriptive Statistics analysis and Mapping Analysis using the ArcGis application, and also used primary data collection in the form of observations and questionnaires and secondary data in the form of population data. After that, it can be seen from the results of the analysis that there are positive and negative impacts of urbanization on the region. More details about this research will be discussed in the article below.
Abstrak. Kota Bandung merupakan ibu kota Provinsi Jawa Barat yang memiliki pertumbuhan penduduk yang sangat tinggi. Salah satu penyebab tingginya pertumbuhan penduduk tersebut adalah urbanisasi. Tingkat urbanisasi di Kota Bandung tahun 2019-2022 meningkat. Salah satu Kecamatan yang memiliki tingkat urbanisasi yang tinggi adalah Kecamatan Bandung Kulon. Banyak faktor faktor (Sentripetal) di Kecamatan ini menyebabkan urbanisasi dan berdampak pada perkembangan perumahan dan permukiman di Kecamatan Bandung Kulon. Posisi Kecamatan Bandung Kulon yang berada di pinggir barat Kota Bandung menjadi daya tarik tersendiri bagi para urbanisan, juga memiliki beberapa kegiatan yang menjadi magnet, seperti KSK sentra industri tekstil, pabrik Kahatek, KSK sentra tahu Cibuntu, dan pabrik kerupuk ikan. Kecamatan Bandung Kulon juga terdapat gerbang pintu tol Pasir Koja dan dilewati jalur kereta cepat. Penelitian ini berlangsung dikarenakan penulis memiliki tujuan yaitu untuk mengidentifikasi dampak urbanisasi terhadap perkembangan perumahan dan permukiman di Kecamatan Bandung Kulon dapat menjadi lebih kondusif. Dalam penelitian ini penulis menggunakan beberapa metode analisis yaitu analisis Statistik Deskriptif dan Analisis Pemetaan menggunakan aplikasi ArcGis, dan juga menggunakan pengambilan data primer berupa observasi dan kuisioner dan data sekunder berupa data data mengenai kependudukan. Setelah itu maka dapat dilihat hasil analisisnya bahwa dampak dari adanya urbanisasi ini terdapat positif dan negatifnya bagi wilayah, lebih jelasnya mengenai penelitian ini akan dibahas didalam artikel dibawah ini.
Universitas Islam Bandung (Unisba)
Title: Dampak Urbanisasi terhadap Perkembangan Perumahan dan Permukiman di Kecamatan Bandung Kulon
Description:
Abstract.
Bandung City is the capital of West Java Province which has very high population growth.
One of the causes of high population growth is urbanization.
The level of urbanization in Bandung City in 2019-2022 will increase.
One of the districts that has a high level of urbanization is Bandung Kulon District.
Many factors (Centripetal) in this District cause urbanization and have an impact on the development of housing and settlements in Bandung Kulon District.
The position of Bandung Kulon District, which is on the western edge of Bandung City, is a special attraction for urbanites.
It also has several activities that are magnets, such as KSK textile industry center, Kahatek factory, KSK Cibuntu tofu center, and fish cracker factory.
Bandung Kulon sub-district also has the Pasir Koja toll gate and the fast train line passes.
This research took place because the author's aim was to identify the impact of urbanization on the development of housing and settlements in Bandung Kulon District to make it more conducive.
In this research the author used several analytical methods, namely Descriptive Statistics analysis and Mapping Analysis using the ArcGis application, and also used primary data collection in the form of observations and questionnaires and secondary data in the form of population data.
After that, it can be seen from the results of the analysis that there are positive and negative impacts of urbanization on the region.
More details about this research will be discussed in the article below.
Abstrak.
Kota Bandung merupakan ibu kota Provinsi Jawa Barat yang memiliki pertumbuhan penduduk yang sangat tinggi.
Salah satu penyebab tingginya pertumbuhan penduduk tersebut adalah urbanisasi.
Tingkat urbanisasi di Kota Bandung tahun 2019-2022 meningkat.
Salah satu Kecamatan yang memiliki tingkat urbanisasi yang tinggi adalah Kecamatan Bandung Kulon.
Banyak faktor faktor (Sentripetal) di Kecamatan ini menyebabkan urbanisasi dan berdampak pada perkembangan perumahan dan permukiman di Kecamatan Bandung Kulon.
Posisi Kecamatan Bandung Kulon yang berada di pinggir barat Kota Bandung menjadi daya tarik tersendiri bagi para urbanisan, juga memiliki beberapa kegiatan yang menjadi magnet, seperti KSK sentra industri tekstil, pabrik Kahatek, KSK sentra tahu Cibuntu, dan pabrik kerupuk ikan.
Kecamatan Bandung Kulon juga terdapat gerbang pintu tol Pasir Koja dan dilewati jalur kereta cepat.
Penelitian ini berlangsung dikarenakan penulis memiliki tujuan yaitu untuk mengidentifikasi dampak urbanisasi terhadap perkembangan perumahan dan permukiman di Kecamatan Bandung Kulon dapat menjadi lebih kondusif.
Dalam penelitian ini penulis menggunakan beberapa metode analisis yaitu analisis Statistik Deskriptif dan Analisis Pemetaan menggunakan aplikasi ArcGis, dan juga menggunakan pengambilan data primer berupa observasi dan kuisioner dan data sekunder berupa data data mengenai kependudukan.
Setelah itu maka dapat dilihat hasil analisisnya bahwa dampak dari adanya urbanisasi ini terdapat positif dan negatifnya bagi wilayah, lebih jelasnya mengenai penelitian ini akan dibahas didalam artikel dibawah ini.
Related Results
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Ketersediaan Ruang Terbuka Hijau dan Prasarana Lingkungan Permukiman Kekalik Timur Kota Mataram
Ketersediaan Ruang Terbuka Hijau dan Prasarana Lingkungan Permukiman Kekalik Timur Kota Mataram
Lingkungan permukiman Kekalik Timur mengalami pertumbuhan penduduk dan perkembangan kawasan, hal ini dapat mempengaruhi ruang terbuka hijau dan ketersediaan prasarana lingkungan ya...
Pelaksanaan Pencegahan dan Peningkatan Kualitas Permukiman Kumuh Berdasarkan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2011 Tentang Perumahan dan Permukiman (Studi di Kota Mataram)
Pelaksanaan Pencegahan dan Peningkatan Kualitas Permukiman Kumuh Berdasarkan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2011 Tentang Perumahan dan Permukiman (Studi di Kota Mataram)
Pelaksanaan pembangunan perumahan dan permukiman, khususnya kawasan perkotaan harus senantiasa memperhatikan penataan ruang yang berlaku dikota yang bersangkutan. Sehingga terdapat...
Analisis Potensi Pengembangan Kawasan Perumahan dan Permukiman di Kecamatan Cigudeg Kabupaten Bogor
Analisis Potensi Pengembangan Kawasan Perumahan dan Permukiman di Kecamatan Cigudeg Kabupaten Bogor
ABSTRAK
Pertumbuhan penduduk di perkotaan meningkatkan kebutuhan akan lahan. Kabupaten Bogor melalui RTRW 2016-2036 mengembangkan pusat-pusat kegiatan. Kecamatan Cigudeg mempunyai...
Dampak Industri Kelapa Sawit Terhadap Lingkungan Perumahan dan Permukiman di Kecamatan Budong-Budong Kabupaten Mamuju Tengah
Dampak Industri Kelapa Sawit Terhadap Lingkungan Perumahan dan Permukiman di Kecamatan Budong-Budong Kabupaten Mamuju Tengah
Lokasi industri kelapa sawit di Kecamatan Budong-Budong berada pada kawasan industri yang berdekatan dengan lingkungan perumahan permukiman, dalam RTRW Kabupaten Mamuju Tengah 2017...
KAJIAN PENDATAAN KAWASAN PERMUKIMAN BERBASIS SIG DI KOTA TANGERANG
KAJIAN PENDATAAN KAWASAN PERMUKIMAN BERBASIS SIG DI KOTA TANGERANG
Bertambahnya jumlah penduduk menyebabkan kebutuhan akan permukiman di suatu wilayah semakin tinggi. Ketersedian lahan yang terbatas sehingga mengakibatkan pembangunan bergerak ke p...
Identifikasi Pola Permukiman dan Saluran Pemasaran Pertanian Komoditi Hortikultura di Kecamatan Suliki
Identifikasi Pola Permukiman dan Saluran Pemasaran Pertanian Komoditi Hortikultura di Kecamatan Suliki
Pola permukiman yang ada di pedesaan akan mempengaruhi bagaimana distribusi hasil pertanian dilakukan. Pola permukiman yang efisien dan strategis dapat mempengaruhi aksesibilitas p...

