Javascript must be enabled to continue!
Merajut Kerjasama Multipihak dalam Jerat Krisis Ekologi Tambang
View through CrossRef
Aktivitas ekonomi ekstraktif pertambangan memiliki karakter eksploitasi terhadap sumberdaya alam yang sangat berisiko tidak hanya bagi lingkungan hidup namun juga bagi kehidupan sosial-kemasyarakatan. Pola eksploitasi berlebihan atas sumberdaya alam,menjadi penyebab utama terjadinya transformasi bentang alam dengan segala keseluruhan isinya di pedesaan. Sementara itu, menilik atmosfer kontestasi antar aktor di kawasan pertambangan, segera tampak bahwa terdapat kelompok yang mampu secara cepat beradaptasi dengan lingkungan yang berubah. Di sisi lain, terdapat kelompok masyarakat yang tidak memiliki banyak pilihan, kecuali pasrah dengan cara membangun relasi-kerja dengan aktivitas ekonomi pertambangan. Ketika perubahan sistem sosial dan ekologi lokal masuk ke tahapan krisis ekologi akibat eksploitasi berlebihan terhadap sumberdaya alam tanpa disertai upaya pemulihan yang mencukupi, maka terdapat ancaman berupa ketidakberlanjutan sistem sosial-ekologi.Dalam hal ini,krisis ekologi kemudian diikuti oleh krisis sosial, krisis sistem penghidupan, dan krisis lain yang kompleks. Oleh karena itu, mengidentifikasi dan mengantisipasi krisis ekologi menjadi upaya yang diperlukan sebagai pintu masuk memahami ancaman-ancaman sosial, ekonomi dan lingkungan terutama bagi kelompok tertentu yang rentan akibat perubahan bentang alam yang dipicu oleh pertambangan. Analisis pada tulisan ini diarahkan untuk memahami ragam bentuk adaptasi yang dikembangkan oleh kelompok sosial rentan di pedesaan yang menyertai perubahan sosial-ekologi akibat ekonomi ekstraktif pertambangan. Hasil kajian, merekomendasikan dibangunnya kolaborasi diantara empat pihak terkait yaitu pemerintah daerah, pemerintah desa, pelaku usaha tambang, dan komunitas untuk merespons krisis ekologi yang berdampak luas pada perubahan sistem sosial dan penghidupan masyarakat lokal.
Institut Pertanian Bogor
Title: Merajut Kerjasama Multipihak dalam Jerat Krisis Ekologi Tambang
Description:
Aktivitas ekonomi ekstraktif pertambangan memiliki karakter eksploitasi terhadap sumberdaya alam yang sangat berisiko tidak hanya bagi lingkungan hidup namun juga bagi kehidupan sosial-kemasyarakatan.
Pola eksploitasi berlebihan atas sumberdaya alam,menjadi penyebab utama terjadinya transformasi bentang alam dengan segala keseluruhan isinya di pedesaan.
Sementara itu, menilik atmosfer kontestasi antar aktor di kawasan pertambangan, segera tampak bahwa terdapat kelompok yang mampu secara cepat beradaptasi dengan lingkungan yang berubah.
Di sisi lain, terdapat kelompok masyarakat yang tidak memiliki banyak pilihan, kecuali pasrah dengan cara membangun relasi-kerja dengan aktivitas ekonomi pertambangan.
Ketika perubahan sistem sosial dan ekologi lokal masuk ke tahapan krisis ekologi akibat eksploitasi berlebihan terhadap sumberdaya alam tanpa disertai upaya pemulihan yang mencukupi, maka terdapat ancaman berupa ketidakberlanjutan sistem sosial-ekologi.
Dalam hal ini,krisis ekologi kemudian diikuti oleh krisis sosial, krisis sistem penghidupan, dan krisis lain yang kompleks.
Oleh karena itu, mengidentifikasi dan mengantisipasi krisis ekologi menjadi upaya yang diperlukan sebagai pintu masuk memahami ancaman-ancaman sosial, ekonomi dan lingkungan terutama bagi kelompok tertentu yang rentan akibat perubahan bentang alam yang dipicu oleh pertambangan.
Analisis pada tulisan ini diarahkan untuk memahami ragam bentuk adaptasi yang dikembangkan oleh kelompok sosial rentan di pedesaan yang menyertai perubahan sosial-ekologi akibat ekonomi ekstraktif pertambangan.
Hasil kajian, merekomendasikan dibangunnya kolaborasi diantara empat pihak terkait yaitu pemerintah daerah, pemerintah desa, pelaku usaha tambang, dan komunitas untuk merespons krisis ekologi yang berdampak luas pada perubahan sistem sosial dan penghidupan masyarakat lokal.
Related Results
Dinamika Sosio-Ekologi Pedesaan: Perspektif dan Pertautan Keilmuan Ekologi Manusia, Sosiologi Lingkungan dan Ekologi Politik
Dinamika Sosio-Ekologi Pedesaan: Perspektif dan Pertautan Keilmuan Ekologi Manusia, Sosiologi Lingkungan dan Ekologi Politik
Perkembangan bidang keilmuan ekologi-manusia, sosiologi lingkungan, dan ekologi-politik dipandang sangat impresif, selama dua dekade terakhir. Sekalipun berjalan tidak linier, t...
Komunikasi Krisis PT Astra Honda Motor pada Kasus Patahnya Rangka ESAF
Komunikasi Krisis PT Astra Honda Motor pada Kasus Patahnya Rangka ESAF
Insiden merupakan bagian dari krisis yang harus segera ditangani. Penanganan krisis menjadi bagian dari fungsi manajemen public relations. Pada Agustus 2023 ramai diperbincangkan d...
Peran Gereja Dalam Membangun Teologi Ekologi Suatu Tinjauan Teologis Praktis Terhadap Krisis Ekologi Akibat Perkebunan Nilam Di Jemaat Salubiru
Peran Gereja Dalam Membangun Teologi Ekologi Suatu Tinjauan Teologis Praktis Terhadap Krisis Ekologi Akibat Perkebunan Nilam Di Jemaat Salubiru
Tulisan ini membahas tentang peran gereja dalam membangun teologi ekologi dan tinjauan teologis praktis terhadap krisis ekologi akibat perkebun.an nilam di jemaat Salubiru. Keseimb...
PENGANTAR KETAHANAN SOSIAL, EKONOMI, DAN EKOLOGI
PENGANTAR KETAHANAN SOSIAL, EKONOMI, DAN EKOLOGI
Buku Pengantar Ketahanan Sosial, Ekonomi, dan Ekologi ini mengajarkan tentang hekekat, konsep, dasar-dasar dan pengertian Ketahanan Sosial, Ekonomi, dan Ekologi. Konsepsi Ketahanan...
Peran Media Sosial Terhadap Manajemen Krisis Public Relations “PT Indonesia Bakery Family” Pada Roti Aoka
Peran Media Sosial Terhadap Manajemen Krisis Public Relations “PT Indonesia Bakery Family” Pada Roti Aoka
Media menjadi tantangan sekaligus alat penting dalam branding dan manajemen informasi untuk perusahaan, instansi, dan individu. Bagi public relations, media sosial dapat menjadi ti...
INKLUSIF: PERTOBATAN EKOLOGIS MELALUI PENDIDIKAN KARAKTER RELIGIUS
INKLUSIF: PERTOBATAN EKOLOGIS MELALUI PENDIDIKAN KARAKTER RELIGIUS
Krisis ekologi merupakan kehancuran lingkungan akibat eksploitasi alam. Sebagai satu dari masalah global, krisis ekologi lahir sebagai tindakan dosa ekologis yang dilakukan manusia...
BERTEOLOGI PUBLIK TERHADAP EKONOMI DAN EKOLOGI Studi Kasus: Penolakan Rencana Tambang LTJ oleh Masyarakat Salutambun di Kabupaten Mamasa
BERTEOLOGI PUBLIK TERHADAP EKONOMI DAN EKOLOGI Studi Kasus: Penolakan Rencana Tambang LTJ oleh Masyarakat Salutambun di Kabupaten Mamasa
Tulisan ini hendak menjawab pertanyaan mengenai sikap teologi publik yang tercipta dalam penolakan rencana tambang LTJ dan polanya secara vertical dan horizontal. Dengan menggunaka...
Kemampuan Adaptasi Tanaman Nenas Badau Pada Lahan Pasca Tambang Timah Kabupaten Belitung
Kemampuan Adaptasi Tanaman Nenas Badau Pada Lahan Pasca Tambang Timah Kabupaten Belitung
Lahan pasca tambang timah merupakan lahan kritis yang berpotensi sebagai lahan pertanian. Nenas Badau adalah salah satu jenis tanaman yang dapat dibudidayakan pada lahan pasca tam...

