Javascript must be enabled to continue!
STUDI LITERATUR : HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN PERAWATAN LUKA PASCA BEDAH SECTIO CESAREA DENGAN TINGKAT KEMANDIRIAN PASIEN
View through CrossRef
Seksio caesarea adalah pembedahan untuk melahirkan janin dengan membuka dinding perut dan dinding uterus. Tindakan sectio caesarea juga berdampak pada pemenuhan kebutuhan dasar ibu seperti dapat menyebabkan nyeri pada bekas luka operasi, gangguan eliminasi urin, gangguan pemenuhan nutrisi dan cairan, gangguan aktifitas, gangguan personal hygiene, gangguan pola istirahat dan tidur serta masalah dalam produksi dan pemberian air susu ibu pada bayinya. . Pengetahuan dan sikap ibu setelah melahirkan dengan sectio caesarea mengenai perawatan dapat menentukan kemampuan ibu dalam merawat diri secara mandiri sehingga ibu mampu memantau perubahan-perubahan yang terjadi pada dirinya, mempertahankan kesehatannya dan mengambil keputusan yang tepat bila terjadi masalah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Hubungan Antara Pengetahuan Perawatan Luka Pasca Bedah Sectio Caesarea (SC) Dengan Tingkat Kemandirian Pasien Di Ruang Instalasi Rawat Inap Kebidanan. Metode yang digunakan adalah penelitian studi literature review dengan metode pencarian menggunakan kata kunci berbahasa indonesia dan inggris. Kriteria inklusi yang digunakan yaitu artikel hubungan antara pengetahuan perawatan luka pasca bedah sectio caesarea (SC) dengan tingkat kemandirian pasien yang diakses secara full text.
Title: STUDI LITERATUR : HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN PERAWATAN LUKA PASCA BEDAH SECTIO CESAREA DENGAN TINGKAT KEMANDIRIAN PASIEN
Description:
Seksio caesarea adalah pembedahan untuk melahirkan janin dengan membuka dinding perut dan dinding uterus.
Tindakan sectio caesarea juga berdampak pada pemenuhan kebutuhan dasar ibu seperti dapat menyebabkan nyeri pada bekas luka operasi, gangguan eliminasi urin, gangguan pemenuhan nutrisi dan cairan, gangguan aktifitas, gangguan personal hygiene, gangguan pola istirahat dan tidur serta masalah dalam produksi dan pemberian air susu ibu pada bayinya.
.
Pengetahuan dan sikap ibu setelah melahirkan dengan sectio caesarea mengenai perawatan dapat menentukan kemampuan ibu dalam merawat diri secara mandiri sehingga ibu mampu memantau perubahan-perubahan yang terjadi pada dirinya, mempertahankan kesehatannya dan mengambil keputusan yang tepat bila terjadi masalah.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Hubungan Antara Pengetahuan Perawatan Luka Pasca Bedah Sectio Caesarea (SC) Dengan Tingkat Kemandirian Pasien Di Ruang Instalasi Rawat Inap Kebidanan.
Metode yang digunakan adalah penelitian studi literature review dengan metode pencarian menggunakan kata kunci berbahasa indonesia dan inggris.
Kriteria inklusi yang digunakan yaitu artikel hubungan antara pengetahuan perawatan luka pasca bedah sectio caesarea (SC) dengan tingkat kemandirian pasien yang diakses secara full text.
.
Related Results
Karakteristik Pasien Luka Bakar Rawat Inap
Karakteristik Pasien Luka Bakar Rawat Inap
Luka bakar adalah kerusakan atau kehilangan jaringan yang dapat diakibatkan oleh panas, listrik, atau zat kimia. Ini merupakan salah satu tantangan besar dalam bidang kesehatan glo...
Gambaran Tingkat Pengetahuan Perawatan Luka Pada Penderita Diabetes Melitus Di Desa Sekarsuli
Gambaran Tingkat Pengetahuan Perawatan Luka Pada Penderita Diabetes Melitus Di Desa Sekarsuli
Pengetahuan perawatan luka pada penderita diabetes mellitus sangat penting. Jika luka tidak segera di tangani akan memperparah luka dan menimbulkan komplikasi seperti koma hipoglik...
STUDI LITERATUR : PENGARUH PERAWATAN LUKA POST OPERASI DENGAN METODE MODERN DRESSING TERHADAP SCORE PENYEMBUHAN LUKA
STUDI LITERATUR : PENGARUH PERAWATAN LUKA POST OPERASI DENGAN METODE MODERN DRESSING TERHADAP SCORE PENYEMBUHAN LUKA
Perawatan luka telah mengalami perkembangan sangat pesat terutama dalam dua dekade terakhir, ditunjang dengan kemajuan teknologi kesehatan. Pemilihan balutan merupakan tahap pentin...
Ekspresi Transforming Growth Faktor Beta 1 (Tgfß) Pada Luka Diabetes Melitus Melalui Perawatan Luka Dengan Modern Dressing : Literature Review
Ekspresi Transforming Growth Faktor Beta 1 (Tgfß) Pada Luka Diabetes Melitus Melalui Perawatan Luka Dengan Modern Dressing : Literature Review
Transforming Growth Factor Beta 1 (TGFß) merupakan salah satu faktor pertumbuhan yang memiliki peran penting dalam proses penyembuhan luka. Pentingnya pemahaman tentang ekspresi TG...
EFEKTIFITAS PERAWATAN LUKA DECUBITUS DENGAN METODE MODERN DRESSING TERHADAP PROSES PENYEMBUHAN LUKA : LITERATUR REVIEW
EFEKTIFITAS PERAWATAN LUKA DECUBITUS DENGAN METODE MODERN DRESSING TERHADAP PROSES PENYEMBUHAN LUKA : LITERATUR REVIEW
Ulkus decubitus merupakan kondisi dimana terjadi kerusakan atau kematian kulit sampai jaringan dibawahnya bahkan dapat menembus otot sampai mengenai tulang dan dapat mengganggu pro...
PENINGKATAN PENGETAHUAN ORANGTUA TENTANG PERAWATAN LUKA SEDERHANA DIKOMUNITAS ABK SIDOREJO KEDIRI
PENINGKATAN PENGETAHUAN ORANGTUA TENTANG PERAWATAN LUKA SEDERHANA DIKOMUNITAS ABK SIDOREJO KEDIRI
Anak berkebutuhan khusus cenderung memiliki tingkat aktivitas berlebih dan sangat rentan mengalami cidera. Cidera atau luka yang tidak dirawat dengan baik dapat menyebabkan perlamb...
Gambaran Kemandirian Melakukan Perawatan Diri Pada Pasien Skizofrenia
Gambaran Kemandirian Melakukan Perawatan Diri Pada Pasien Skizofrenia
Pasien skizofrenia sering mengabaikan perawatan dirinya karena stressor yang berat dan sulit ditangani pasien. Akibatnya pasien kurang memperhatikan perawatan diri, sehingga tidak...
Hubungan mutu pelayanan kesehatan dengan kepuasan pasien di Puskesmas Rias Kabupaten Bangka Selatan
Hubungan mutu pelayanan kesehatan dengan kepuasan pasien di Puskesmas Rias Kabupaten Bangka Selatan
Latar Belakang: Kepuasan pasien merupakan salah satu indikator penting yang harus diperhatikan dalam pelayanan kesehatan. Kepuasan pasien adalah hasil penilaian pasien terhadap pel...

