Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

SISTEM PEMANTAUAN KESEHATAN LOBSTER (LHMS) MENGGUNAKAN MACHINE LEARNING

View through CrossRef
Lobster merupakan hewan yang hidup di perairan dangkal. Hewan ini memiliki nilai jual yang sangat tinggi, oleh karena itu perlu ditingkatkan produksinya untuk proses peningkatan ekspor dan untuk memenuhi kebutuhan pasar. Di Indonesia sistem budidaya lobster dilakukan di lepas pantai dengan menggunakan bantuan keramba. Sistem ini masih dilakukan secara tradisional dan lobster yang dijual bervarietas. Nilai jual lobster akan meningkatkan jika lobster tersebut berukuran besar dan dalam kondisi hidup, sehingga cara pengawasan dan peningkatan hewan ini perlu dilakukan secara spesifik dan dilakukan secaraserius. Monitoring perkembangan lobster dengan cara ini memiliki beberapa kelemahanya itu sistem montoring yang sulit karena hanya bisa dilakukan pada saat-saat tertentu dan tidak terpantau selama 24 jam, kadang air dan pusaran arus laut yang berubah-ubah sehingga berpengaruh besar pada perkembangan lobster. Perkembangan lobster dengan keramba juga saat ini berbahaya yang dipengaruhi oleh suhu air yang dapat menyebabkan lobster tersebut kekurangan makanan. Solusi masalah tersebut adalah dengan menggunakan bantuan teknik komputerisasi dengan Teknik machine learning yang dipergunakan untuk memonitoring pertumbuhan lobster tanpa mengganggu habitat lobster tersebut. Dengan bantuan teknik machine learning bisasecara langsung menampilkan gambar visual keadaan lobster tersebut dibawah laut atau bisa dipergunakan untuk monitoring lobster pada tangki atau kolam. Tingkat monitoring dan pemberian pakan bisa dilakukan secara otomatis. Identifikasi dan monitoring lobster dengan teknik computer vision memiliki tingkat akurasi hingga 90%.
Title: SISTEM PEMANTAUAN KESEHATAN LOBSTER (LHMS) MENGGUNAKAN MACHINE LEARNING
Description:
Lobster merupakan hewan yang hidup di perairan dangkal.
Hewan ini memiliki nilai jual yang sangat tinggi, oleh karena itu perlu ditingkatkan produksinya untuk proses peningkatan ekspor dan untuk memenuhi kebutuhan pasar.
Di Indonesia sistem budidaya lobster dilakukan di lepas pantai dengan menggunakan bantuan keramba.
Sistem ini masih dilakukan secara tradisional dan lobster yang dijual bervarietas.
Nilai jual lobster akan meningkatkan jika lobster tersebut berukuran besar dan dalam kondisi hidup, sehingga cara pengawasan dan peningkatan hewan ini perlu dilakukan secara spesifik dan dilakukan secaraserius.
Monitoring perkembangan lobster dengan cara ini memiliki beberapa kelemahanya itu sistem montoring yang sulit karena hanya bisa dilakukan pada saat-saat tertentu dan tidak terpantau selama 24 jam, kadang air dan pusaran arus laut yang berubah-ubah sehingga berpengaruh besar pada perkembangan lobster.
Perkembangan lobster dengan keramba juga saat ini berbahaya yang dipengaruhi oleh suhu air yang dapat menyebabkan lobster tersebut kekurangan makanan.
Solusi masalah tersebut adalah dengan menggunakan bantuan teknik komputerisasi dengan Teknik machine learning yang dipergunakan untuk memonitoring pertumbuhan lobster tanpa mengganggu habitat lobster tersebut.
Dengan bantuan teknik machine learning bisasecara langsung menampilkan gambar visual keadaan lobster tersebut dibawah laut atau bisa dipergunakan untuk monitoring lobster pada tangki atau kolam.
Tingkat monitoring dan pemberian pakan bisa dilakukan secara otomatis.
Identifikasi dan monitoring lobster dengan teknik computer vision memiliki tingkat akurasi hingga 90%.

Related Results

PKM INOVASI PEMBUATAN KARAMBA JARING DASAR UNTUK BUDIDAYA LOBSTER DI PERAIRAN DESA TAMANGAPA KEC. MA’RANG KABUPATEN PANGKEP
PKM INOVASI PEMBUATAN KARAMBA JARING DASAR UNTUK BUDIDAYA LOBSTER DI PERAIRAN DESA TAMANGAPA KEC. MA’RANG KABUPATEN PANGKEP
PKM Inovasi Pembuatan Karamba Jaring Dasar Untuk Budidaya Lobster di Perairan Desa Tamangapa Kecamatan Ma’rang Kabupaten Pangkep. Setiap hari nelayan menangkap lobster, tetapi terk...
SISTEM RUJUKAN DALAM SISTEM PELAYANAN KESEHATAN MATERNAL PERINATAL DI INDONESIA
SISTEM RUJUKAN DALAM SISTEM PELAYANAN KESEHATAN MATERNAL PERINATAL DI INDONESIA
ABSTRAK Kasus keterlambatan rujukan merupakan salah satu permasalahan utama terjadinya kematian ibu dan bayi di Indonesia. Kematian ibu dan bayi dapat diakibatkan pelayanan d...
Biologi reproduksi lobster pasir (Panulirus Homarus Linnaeus, 1758) di Teluk Palabuhanratu
Biologi reproduksi lobster pasir (Panulirus Homarus Linnaeus, 1758) di Teluk Palabuhanratu
Lobster pasir (Panulirus homarus) adalah salah satu jenis lobster yang banyak dijumpai di Teluk Palabuhanratu. Pengelolaan dengan dasar aspek biologi reproduksi lobster diperlukan ...
Lobster Fisheries
Lobster Fisheries
Lobster fisheries represent some of the most iconic and valuable fisheries in the world. This chapter provides an overview of the commercial species of lobster in the families Pali...
ANALISIS MAKANAN ALAMI DALAM LAMBUNG DAN MIKROHABITAT LOBSTER PASIR (Panulirus homarus) FASE PUERULUS DI TELUK AWANG
ANALISIS MAKANAN ALAMI DALAM LAMBUNG DAN MIKROHABITAT LOBSTER PASIR (Panulirus homarus) FASE PUERULUS DI TELUK AWANG
Pulau Lombok memiliki potensi dalam industrialisasi lobster. Aspek makanan alami larva perlu dipahami untuk mendukung pembenihan lobster. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis m...
Parameter Dinamika Populasi Lobster Batu (Panulirus penicillatus Olivier, 1791) di Teluk Palabuhanratu, Sukabumi, Jawa Barat
Parameter Dinamika Populasi Lobster Batu (Panulirus penicillatus Olivier, 1791) di Teluk Palabuhanratu, Sukabumi, Jawa Barat
Lobster batu (Panulirus penicillatus) merupakan salah satu sumberdaya perikanan yang ada di Teluk Palabuhanratu. Informasi mengenai dinamika populasi lobster batu masih minim. Pene...

Back to Top