Javascript must be enabled to continue!
KONSTRUKSI PERANGKAP LIPAT UNTUK MENANGKAP LOBSTER AIR TAWAR (Cherax sp.)
View through CrossRef
Bubu merupakan alat tangkap pasif yang dioperasikan di dasar perairan. Pengoperasian alat tangkap bubu dilakukan dengan cara perendaman untuk menangkap hewan demersal. Salah satu kontruksi bubu yang banyak digunakan adalah bubu lipat diantaranya bubu payung. Bubu payung banyak digunakan di Belitung Timur untuk menangkap organisme air seperti lobster air tawar. Bubu payung standar memiliki kekurangan yaitu sulit dimasuki lobster. Lobster yang telah terperangkap juga mudah keluar dari pintu masuk, sehingga bubu standar tidak efektif untuk menangkap lobster air tawar. Salah satu upaya yang dilakukan untuk mengoptimalkan bubu adalah dengan memperbaiki konstruksi pintu masuk agar lobster mudah memasuki bubu dan sulit ketika meloloskan diri. Penelitian bertujuan unutk menentukan konstruksi pintu yang tepat dan membandingkan hasil tangkapan antara bubu pintu standar dengan pintu modifikasi. Seluruh penelitian dilakukan pada skala laboratorium. Penelitian menggunakan akuarium dan kolam. Uji konstruksi pintu bubu dilakukan di akuarium sedangkan uji makanan dan uji bubu dilakukan di kolam. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa konstruksi pintu bubu yang tepat adalah memiliki pintu luar menyentuh dasar bubu, sudut lintasan 40˚ dan bentuk pintu bagian dalamnya persegi panjang. Bubu modifikasi mampu memerangkap lobster sebanyak 76,92%, sedangkan bubu standar sebanyak 23,08% dari seluruh hasil tangkapan. Bubu standar mampu meloloskan lobster sebanyak 78,79%, sedangkan bubu modifikasi hanya sebanyak 21,31%. Umpan yang disarankan untuk uji coba adalah ikan laisi (lemuru).
Kata kunci: bubu payung, lobster air tawar, umpan
Institut Pertanian Bogor
Title: KONSTRUKSI PERANGKAP LIPAT UNTUK MENANGKAP LOBSTER AIR TAWAR (Cherax sp.)
Description:
Bubu merupakan alat tangkap pasif yang dioperasikan di dasar perairan.
Pengoperasian alat tangkap bubu dilakukan dengan cara perendaman untuk menangkap hewan demersal.
Salah satu kontruksi bubu yang banyak digunakan adalah bubu lipat diantaranya bubu payung.
Bubu payung banyak digunakan di Belitung Timur untuk menangkap organisme air seperti lobster air tawar.
Bubu payung standar memiliki kekurangan yaitu sulit dimasuki lobster.
Lobster yang telah terperangkap juga mudah keluar dari pintu masuk, sehingga bubu standar tidak efektif untuk menangkap lobster air tawar.
Salah satu upaya yang dilakukan untuk mengoptimalkan bubu adalah dengan memperbaiki konstruksi pintu masuk agar lobster mudah memasuki bubu dan sulit ketika meloloskan diri.
Penelitian bertujuan unutk menentukan konstruksi pintu yang tepat dan membandingkan hasil tangkapan antara bubu pintu standar dengan pintu modifikasi.
Seluruh penelitian dilakukan pada skala laboratorium.
Penelitian menggunakan akuarium dan kolam.
Uji konstruksi pintu bubu dilakukan di akuarium sedangkan uji makanan dan uji bubu dilakukan di kolam.
Hasil Penelitian menunjukkan bahwa konstruksi pintu bubu yang tepat adalah memiliki pintu luar menyentuh dasar bubu, sudut lintasan 40˚ dan bentuk pintu bagian dalamnya persegi panjang.
Bubu modifikasi mampu memerangkap lobster sebanyak 76,92%, sedangkan bubu standar sebanyak 23,08% dari seluruh hasil tangkapan.
Bubu standar mampu meloloskan lobster sebanyak 78,79%, sedangkan bubu modifikasi hanya sebanyak 21,31%.
Umpan yang disarankan untuk uji coba adalah ikan laisi (lemuru).
Kata kunci: bubu payung, lobster air tawar, umpan.
Related Results
PKM INOVASI PEMBUATAN KARAMBA JARING DASAR UNTUK BUDIDAYA LOBSTER DI PERAIRAN DESA TAMANGAPA KEC. MA’RANG KABUPATEN PANGKEP
PKM INOVASI PEMBUATAN KARAMBA JARING DASAR UNTUK BUDIDAYA LOBSTER DI PERAIRAN DESA TAMANGAPA KEC. MA’RANG KABUPATEN PANGKEP
PKM Inovasi Pembuatan Karamba Jaring Dasar Untuk Budidaya Lobster di Perairan Desa Tamangapa Kecamatan Ma’rang Kabupaten Pangkep. Setiap hari nelayan menangkap lobster, tetapi terk...
PENGARUH PENAMBAHAN KAPUR TOHOR (CaO) PADA MEDIA BUDIDAYA BERSALINITAS TERHADAP PERTUMBUHAN DAN KELANGSUNGAN HIDUP LOBSTER AIR TAWAR (Cherax quadricarinatus)
PENGARUH PENAMBAHAN KAPUR TOHOR (CaO) PADA MEDIA BUDIDAYA BERSALINITAS TERHADAP PERTUMBUHAN DAN KELANGSUNGAN HIDUP LOBSTER AIR TAWAR (Cherax quadricarinatus)
ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dosis penambahan kapur CaO pada media budidaya bersalinitas 4 ppt yang dapat menghasilkan pertumbuhan dan kelangsungan hidup yang ...
ANALISIS MAKNA UPACARA TEPUNG TAWAR DALAM PERNIKAHAN ADAT MELAYU RIAU
ANALISIS MAKNA UPACARA TEPUNG TAWAR DALAM PERNIKAHAN ADAT MELAYU RIAU
ABSTRACTTepung Tawar is one of the Malay tribal traditions that are still practiced in Malay society today. The purpose of this study was to analyze the meaning Tepung Tawar in Mal...
PENGARUH PENGGUNAAN PASIR LAUT PANTAI TERHADAP KUAT TEKAN DAN TARIK BELAH BETON - MRK
PENGARUH PENGGUNAAN PASIR LAUT PANTAI TERHADAP KUAT TEKAN DAN TARIK BELAH BETON - MRK
Akibat melimpahnya pasir Pantai di Desa Serang yang pada dasarnya secara geografis berada di dekat Pantai,menyebabkan banyak Masyarakat Serang yang memanfaatkan agregat pasir Panta...
SISTEM PEMANTAUAN KESEHATAN LOBSTER (LHMS) MENGGUNAKAN MACHINE LEARNING
SISTEM PEMANTAUAN KESEHATAN LOBSTER (LHMS) MENGGUNAKAN MACHINE LEARNING
Lobster merupakan hewan yang hidup di perairan dangkal. Hewan ini memiliki nilai jual yang sangat tinggi, oleh karena itu perlu ditingkatkan produksinya untuk proses peningkatan ek...
Sistem Informasi Pemetaan Kolam Ikan Air Tawar di Nanga Pinoh Berbasis Web Apps (Studi Kasus : Kolam Ikan Air Tawar di Nanga Pinoh)
Sistem Informasi Pemetaan Kolam Ikan Air Tawar di Nanga Pinoh Berbasis Web Apps (Studi Kasus : Kolam Ikan Air Tawar di Nanga Pinoh)
Dalam menekuni bisnis budidaya ikan air tawar diperlukan suatu sistem yang dapat memanjemen kegiatan yang berkaitan dengan proses bisnis pembudidayaan ikan air tawar, sehingga pros...
PENGARUH WARNA PERANGKAP TERHADAP KETERTARIKAN PENGGEREK BUAH KOPI (Hypothenemus hampei Ferr.)
PENGARUH WARNA PERANGKAP TERHADAP KETERTARIKAN PENGGEREK BUAH KOPI (Hypothenemus hampei Ferr.)
Abstrak . Hama penggerek buah kopi ( Hypothenemus hampei ) merupakan hama utama yang dapat menimbulkan kerusakan pada buah kopi. kerusakan yang ditimbulkan akibat serangan H. hampe...
Biologi reproduksi lobster pasir (Panulirus Homarus Linnaeus, 1758) di Teluk Palabuhanratu
Biologi reproduksi lobster pasir (Panulirus Homarus Linnaeus, 1758) di Teluk Palabuhanratu
Lobster pasir (Panulirus homarus) adalah salah satu jenis lobster yang banyak dijumpai di Teluk Palabuhanratu. Pengelolaan dengan dasar aspek biologi reproduksi lobster diperlukan ...

