Javascript must be enabled to continue!
Penerapan Teknologi Biogas Menggunakan Eceng Gondok (Eichhornia Crassipes) dan Limbah Organik Sebagai Upaya Mengatasi Pencemaran Lingkungan
View through CrossRef
Krisis energi dan pencemaran lingkungan merupakan masalah yang cukup rumit yang perlu dihadapi. Penerapan teknologi biogas menjadi salah satu alternatif penyelesaian permasalahan tersebut. Biogas merupakan sumber energi alternatif terbarukan masa depan yang dapat memanfaatkan limbah organik seperti kotoran sapi dan eceng gondok sebagai bahan baku produksinya. Biogas adalah gas yang dihasilkan dari proses penguraian bahan-bahan organik oleh mikroorganisme pada kondisi langka oksigen (anaerob). Eceng gondok (Eichhornia Crassipes) memiliki kemampuan tumbuh yang sangat cepat dan memiliki kandungan hemiselulosa tinggi yang dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan biogas. Penelitian ini bertujuan untuk memproduksi biogas yang terbuat dari limbah eceng gondok dan kotoran sapi. Penambahan limbah kotoran sapi sebagai starter dimanfaatkan untuk meningkatkan produksi gas metana yang dihasilkan. Proses pembuatan biogas dilakukan dengan cara fermentasi selama 35 hari. Fermentasi dilakukan dengan variasi komposisi (kg) eceng gondok dan kotoran sapi yaitu 2:1,5, 2:2, dan 2:2,5. Hasil penelitian menunjukkan variasi komposisi 2:2,5 merupakan hasil yang terbaik dalam memproduksi biogas dengan nilai pH 7,5, suhu 35,66 0C, tekanan 36,66 Psi, kadar gas metana (CH4) yang dihasilkan 1,665 ppm, uji lama nyala api biogas yang dihasilkan 8 detik.
Tanri Abeng University
Title: Penerapan Teknologi Biogas Menggunakan Eceng Gondok (Eichhornia Crassipes) dan Limbah Organik Sebagai Upaya Mengatasi Pencemaran Lingkungan
Description:
Krisis energi dan pencemaran lingkungan merupakan masalah yang cukup rumit yang perlu dihadapi.
Penerapan teknologi biogas menjadi salah satu alternatif penyelesaian permasalahan tersebut.
Biogas merupakan sumber energi alternatif terbarukan masa depan yang dapat memanfaatkan limbah organik seperti kotoran sapi dan eceng gondok sebagai bahan baku produksinya.
Biogas adalah gas yang dihasilkan dari proses penguraian bahan-bahan organik oleh mikroorganisme pada kondisi langka oksigen (anaerob).
Eceng gondok (Eichhornia Crassipes) memiliki kemampuan tumbuh yang sangat cepat dan memiliki kandungan hemiselulosa tinggi yang dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan biogas.
Penelitian ini bertujuan untuk memproduksi biogas yang terbuat dari limbah eceng gondok dan kotoran sapi.
Penambahan limbah kotoran sapi sebagai starter dimanfaatkan untuk meningkatkan produksi gas metana yang dihasilkan.
Proses pembuatan biogas dilakukan dengan cara fermentasi selama 35 hari.
Fermentasi dilakukan dengan variasi komposisi (kg) eceng gondok dan kotoran sapi yaitu 2:1,5, 2:2, dan 2:2,5.
Hasil penelitian menunjukkan variasi komposisi 2:2,5 merupakan hasil yang terbaik dalam memproduksi biogas dengan nilai pH 7,5, suhu 35,66 0C, tekanan 36,66 Psi, kadar gas metana (CH4) yang dihasilkan 1,665 ppm, uji lama nyala api biogas yang dihasilkan 8 detik.
Related Results
Pelatihan Pemanfaatan Ekstrak dari Limbah Eceng Gondok pada Pembuatan Hand Sanitizer sebagai Antiseptik Alami
Pelatihan Pemanfaatan Ekstrak dari Limbah Eceng Gondok pada Pembuatan Hand Sanitizer sebagai Antiseptik Alami
Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemanfaatan daun eceng gondok sebagai bahan pembuatan hand sanitizer atau gel antiseptik alami. Daun eceng gondok tidak akan menimbulkan...
ANALISA POTENSI ECENG GONDOK (Eichhornia crassipes ) DANAU LIMBOTO SEBAGAI PAKAN TERNAK
ANALISA POTENSI ECENG GONDOK (Eichhornia crassipes ) DANAU LIMBOTO SEBAGAI PAKAN TERNAK
ABSTRAK Pakan merupakan faktor penting yang menentukan keberhasilan usaha peternakan. Tinggi rendahnya nilai suatu bahan pakan ditentukan oleh kualitas dan kuantitas nutrien yang ...
PROFIL VERTIKAL BAHAN ORGANIK DASAR PERAIRAN DENGAN LATAR BELAKANG PEMANFAATAN BERBEDA DI RAWA PENING
PROFIL VERTIKAL BAHAN ORGANIK DASAR PERAIRAN DENGAN LATAR BELAKANG PEMANFAATAN BERBEDA DI RAWA PENING
Sedimentasi di Rawa Pening berlangsung secara intensif dan selalu meningkat sehingga menyebabkan pendangkalan akibat pertumbuhan Eceng Gondok (Eichhornia crassipes) yang tidak terk...
Distribusi Spasial dan Temporal Eceng Gondok di Danau Rawa Pening
Distribusi Spasial dan Temporal Eceng Gondok di Danau Rawa Pening
Eceng gondok adalah gulma invasif yang apabila tidak dikelola maka pertumbuhannya akan menurunkan kualitas perairan, merusak ekosistem, dan dapat mempercepat proses pendangkalan di...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
STUDI KESEIMBANGAN ADSORPSI MERKURI(II) PADA BIOMASSA DAUN ENCENG GONDOK (Eichhornia crassipes)
STUDI KESEIMBANGAN ADSORPSI MERKURI(II) PADA BIOMASSA DAUN ENCENG GONDOK (Eichhornia crassipes)
Metal ion adsorption research with utilizing Eichhornia crassipes leaf biomass has been done. Metal ions which are ever researched are Cr, Cd, Pb and Ni, but research with utilizin...
DAMPAK PENCEMARAN TANAH DAN LANGKAH PENCEGAHAN
DAMPAK PENCEMARAN TANAH DAN LANGKAH PENCEGAHAN
Tanah merupakan bagian penting dalam menunjang kehidupan makhluk hidup di muka bumi. Seperti kita ketahui rantai makanan bermula dari tumbuhan. Manusia, hewan hidup dari tumbuhan. ...
PENGARUH PRETREATMENT TERHADAP KUALITAS KARBON AKTIF DARI BATANG ECENG GONDOK (Eichhornia crassipes)
PENGARUH PRETREATMENT TERHADAP KUALITAS KARBON AKTIF DARI BATANG ECENG GONDOK (Eichhornia crassipes)
Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan kualitas karbon aktif dari batang eceng gondok yang melalui proses pretreatment dan tanpa pretreatment. Eceng gondok dipilih karena mer...

