Javascript must be enabled to continue!
Analisis Pengaruh Penambahan Stiffener terhadap Nilai Tegangan dan Defleksi pada Rangka Sepeda Motor Listrik dengan Metode Elemen Hingga
View through CrossRef
Saat ini, sepeda motor listrik telah banyak dijadikan sebagai pilihan moda transportasi alternatif karena sepeda motor listrik memiliki beberapa kelebihan, salah satunya menghasilkan tingkat polusi yang rendah. Salah satu bagian utama dari sepeda motor listrik adalah rangka, yang berfungsi sebagai penyangga beban utama dari sepeda motor listrik dan dudukan dari berbagai komponen lain. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan komponen stiffener pada rangka menggunakan simulasi metode elemen hingga. Terdapat dua jenis rancangan yang disimulasikan, yaitu rangka dengan penambahan stiffener dan rangka tanpa stiffener sebagai pembanding. Kedua rancangan rangka dibuat dengan menggunakan profil persegi dengan ketebalan 2.2 mm dari bahan baja ASTM A36. Jenis simulasi yang dipilih adalah simulasi pembebanan statis dengan beban yang terdiri dari beban penumpang serta beban komponen baterai dan sistem kontrol. Parameter yang hendak diperoleh dari simulasi antara lain tegangan von mises, defleksi total rangka, dan nilai safety factor. Hasil simulasi menunjukkan bahwa rancangan rangka dengan penambahan stiffener mengalami tegangan von mises maksimum sebesar 74.67 MPa, defleksi total maksimum sebesar 0.06692 mm, dan safety factor minimum sebesar 3.348. Sementara itu, rancangan tanpa penambahan stiffener mengalami tegangan von mises maksimum sebesar 110.3 MPa, defleksi total maksimum sebesar 0.5209 mm, serta nilai safety factor minimum sebesar 2.266.
Universitas PGRI Banyuwangi
Title: Analisis Pengaruh Penambahan Stiffener terhadap Nilai Tegangan dan Defleksi pada Rangka Sepeda Motor Listrik dengan Metode Elemen Hingga
Description:
Saat ini, sepeda motor listrik telah banyak dijadikan sebagai pilihan moda transportasi alternatif karena sepeda motor listrik memiliki beberapa kelebihan, salah satunya menghasilkan tingkat polusi yang rendah.
Salah satu bagian utama dari sepeda motor listrik adalah rangka, yang berfungsi sebagai penyangga beban utama dari sepeda motor listrik dan dudukan dari berbagai komponen lain.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan komponen stiffener pada rangka menggunakan simulasi metode elemen hingga.
Terdapat dua jenis rancangan yang disimulasikan, yaitu rangka dengan penambahan stiffener dan rangka tanpa stiffener sebagai pembanding.
Kedua rancangan rangka dibuat dengan menggunakan profil persegi dengan ketebalan 2.
2 mm dari bahan baja ASTM A36.
Jenis simulasi yang dipilih adalah simulasi pembebanan statis dengan beban yang terdiri dari beban penumpang serta beban komponen baterai dan sistem kontrol.
Parameter yang hendak diperoleh dari simulasi antara lain tegangan von mises, defleksi total rangka, dan nilai safety factor.
Hasil simulasi menunjukkan bahwa rancangan rangka dengan penambahan stiffener mengalami tegangan von mises maksimum sebesar 74.
67 MPa, defleksi total maksimum sebesar 0.
06692 mm, dan safety factor minimum sebesar 3.
348.
Sementara itu, rancangan tanpa penambahan stiffener mengalami tegangan von mises maksimum sebesar 110.
3 MPa, defleksi total maksimum sebesar 0.
5209 mm, serta nilai safety factor minimum sebesar 2.
266.
Related Results
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Analisa Pengaruh Tegangan Harmonik Terhadap Regulasi Tegangan Eksitasi Generator Satu Fasa
Analisa Pengaruh Tegangan Harmonik Terhadap Regulasi Tegangan Eksitasi Generator Satu Fasa
Esensinya setiap generator listrik satu fasa maupun tiga fasa telah dilengkapi dengan sistem eksitasi. Sistem eksitasi generator ada tiga, yaitu sistem eksitasi statis, dinamis, da...
PENGATURAN DAN PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP PENGGUNAAN SEPEDA LISTRIK DI JALAN RAYA INDONESIA
PENGATURAN DAN PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP PENGGUNAAN SEPEDA LISTRIK DI JALAN RAYA INDONESIA
Kemajuan teknologi di dunia terus saja meningkat.olaborasi dan teknologi transportasi membuahkan hasil yang sangat gemilang salah satunya dalam bidang transportasi itu. Dengan adan...
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
This study examines the role of corporate governance in moderating the influence of green accounting disclosure, corporate social responsibility (CSR), and firm size on the financi...
ANALISIS HUBUNGAN PUTARAN KATUP DENGAN KONSTANTA PEGAS DENGAN MENGGUNAKAN PEREDAMAN
ANALISIS HUBUNGAN PUTARAN KATUP DENGAN KONSTANTA PEGAS DENGAN MENGGUNAKAN PEREDAMAN
Salah satu masalah dari suatu mesin adalah getaran yang di hasilkan oleh mesin itu sendiri. Getaraan sangat berpengaruh terhadap struktur dan kontruksi mesin. Salah satu persoalan ...
ANALISIS KEKUATAN STRUKTUR HYDRAULIC LIFTING MACHINE DENGAN MENGGUNAKAN METODE ELEMEN HINGGA
ANALISIS KEKUATAN STRUKTUR HYDRAULIC LIFTING MACHINE DENGAN MENGGUNAKAN METODE ELEMEN HINGGA
Hydraulic Lifting Machine merupakan jenis alat angkat yang didesain untuk memindahan barang ditempat yang relatif sempit. Dalam mendesain suatu alat selain fungsi dan kegunaannya k...
NILAI ESRTIKA MODIFIKASI VESPA ROSOK BONDOWOSO
NILAI ESRTIKA MODIFIKASI VESPA ROSOK BONDOWOSO
NILAI ESTETIKA VESPA MODIFIKASI KOMUNITAS VESPA BONDOWOSO Syarief Abdurahman Arrahim1, I Wayan Sudiarta2, I Gst Ngr. Sura Ardana31,2,3Program Studi Pendidikan Seni RupaFakultas Ba...

