Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

ANALISIS KEKUATAN STRUKTUR HYDRAULIC LIFTING MACHINE DENGAN MENGGUNAKAN METODE ELEMEN HINGGA

View through CrossRef
Hydraulic Lifting Machine merupakan jenis alat angkat yang didesain untuk memindahan barang ditempat yang relatif sempit. Dalam mendesain suatu alat selain fungsi dan kegunaannya kekuatan struktur merupakan salah satu aspek yang sangat penting untuk diperhatikan. Struktur tersebut haruslah mampu untuk menanggung beban yang timbul saat beroperasi dan memberikan keamanan bagi penggunanya dari kegagalan struktur. Oleh sebab itu tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis kekuatan struktur Hydraulic Lifting Machine dengan menggunakan metode elemen hingga. Berdasarkan hasil dari simulasi yang telah dilakukan dimana nilai tegangan resultan dan defleksi maksimum yang timbul pada struktur Hydraulic Lifting Machine yaitu pada beban kerja 100 kg tegangan resultannya sebesar 90,62 MPa dengan defleksi maksimum 4,39 mm, pada beban kerja 250 kg tegangan resultannya sebesar 218,51 MPa dengan defleksi 10,71 mm, pada beban kerja 500 kg tegangan resultannya sebesar 431,68 MPa dengan defleksi 21,25 mm, pada beban kerja 750 kg tegangan resultannya sebesar 644,84 MPa dengan defleksi 31,79 mm, dan pada beban kerja maksimal 1000 kg tegangan resultannya sebesar 858 MPa dengan defleksi 42,33 mm. Berdasarkan pada peraturan BS-5950 Structure Use of Steelwork in Building, nilai batas defleksi maksimumnya tidak boleh lebih dari 7,778 mm. Sedangkan untuk batas tegangan resultannya berdasarkan peraturan Allowable Stress Design (ASD) untuk dinyatakan aman adalah sebesar 149,7 MPa. Sehingga dapat disimpulkan bahwa struktur Hydraulic Lifting Machine layak digunakan dengan beban kerja maksimal 100 kg dengan angka safety factor 2,5.   Kata kunci : Crane, Metode Elemen Hingga, Tegangan Von Mises.
Title: ANALISIS KEKUATAN STRUKTUR HYDRAULIC LIFTING MACHINE DENGAN MENGGUNAKAN METODE ELEMEN HINGGA
Description:
Hydraulic Lifting Machine merupakan jenis alat angkat yang didesain untuk memindahan barang ditempat yang relatif sempit.
Dalam mendesain suatu alat selain fungsi dan kegunaannya kekuatan struktur merupakan salah satu aspek yang sangat penting untuk diperhatikan.
Struktur tersebut haruslah mampu untuk menanggung beban yang timbul saat beroperasi dan memberikan keamanan bagi penggunanya dari kegagalan struktur.
Oleh sebab itu tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis kekuatan struktur Hydraulic Lifting Machine dengan menggunakan metode elemen hingga.
Berdasarkan hasil dari simulasi yang telah dilakukan dimana nilai tegangan resultan dan defleksi maksimum yang timbul pada struktur Hydraulic Lifting Machine yaitu pada beban kerja 100 kg tegangan resultannya sebesar 90,62 MPa dengan defleksi maksimum 4,39 mm, pada beban kerja 250 kg tegangan resultannya sebesar 218,51 MPa dengan defleksi 10,71 mm, pada beban kerja 500 kg tegangan resultannya sebesar 431,68 MPa dengan defleksi 21,25 mm, pada beban kerja 750 kg tegangan resultannya sebesar 644,84 MPa dengan defleksi 31,79 mm, dan pada beban kerja maksimal 1000 kg tegangan resultannya sebesar 858 MPa dengan defleksi 42,33 mm.
Berdasarkan pada peraturan BS-5950 Structure Use of Steelwork in Building, nilai batas defleksi maksimumnya tidak boleh lebih dari 7,778 mm.
Sedangkan untuk batas tegangan resultannya berdasarkan peraturan Allowable Stress Design (ASD) untuk dinyatakan aman adalah sebesar 149,7 MPa.
Sehingga dapat disimpulkan bahwa struktur Hydraulic Lifting Machine layak digunakan dengan beban kerja maksimal 100 kg dengan angka safety factor 2,5.
  Kata kunci : Crane, Metode Elemen Hingga, Tegangan Von Mises.

Related Results

MENENTUKAN WAKTU STANDAR PADA AKTIVITAS KERJA PRODUKSI SABLON MANUAL DI CV. DWIPUTRA IHWA
MENENTUKAN WAKTU STANDAR PADA AKTIVITAS KERJA PRODUKSI SABLON MANUAL DI CV. DWIPUTRA IHWA
Analisis waktu standar produksi merupakan salah satu analisis metoda kuantitatif yang dilakukan untuk mengukur waktu produksi dan bertujuan agar dapat memiliki waktu standar sebaga...
Modal and stress behavioral for CFRP composite lifting lug
Modal and stress behavioral for CFRP composite lifting lug
Purpose In the present study, a steel lifting lug is replaced with a composite (carbon fiber-reinforced epoxy [CFRP]) lifting lug made of a carbon/epoxy composite. The purpose of t...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Aplikasi vektor beban penentu lokasi kerusakan struktur pada struktur portal rangka ruang
Aplikasi vektor beban penentu lokasi kerusakan struktur pada struktur portal rangka ruang
Sistem monitoring kesehatan struktur merupakan salah satu topik yang sangat menarik dan penting dalam bidang teknik sipil. Hal ini dikarenakan dengan sistem monitoring kesehatan st...
VOLUMETRIC RIGIDITY OF HYDRAULIC SYSTEMS
VOLUMETRIC RIGIDITY OF HYDRAULIC SYSTEMS
A hydraulic drive is a set of interacting hydraulic devices that is designed to be ghosted by means of a working fluid under pressure. The main element in hydraulic drives most mac...
Optimization and generalization of lifting schemes: application to lossless image compression
Optimization and generalization of lifting schemes: application to lossless image compression
This Ph.D. thesis dissertation addresses multi-resolution image decomposition, a key issue in signal processing that in recent years has contributed to the emergence of the JPEG200...
Pengaruh Model Perletakan Struktur Rangka Baja Sistem Bresing akibat Beban Gempa
Pengaruh Model Perletakan Struktur Rangka Baja Sistem Bresing akibat Beban Gempa
Sistem struktur rangka baja bresing konsentris dan eksentris merupakan sistem struktur konstruksi yang termasuk dalam struktur yang tahan terhadap beban gempa. Pada penelitian ini,...
EKSPLORASI KONSTRUKSI BAMBU RECIPROCAL-DEPLOYABLE GRIDSHELL
EKSPLORASI KONSTRUKSI BAMBU RECIPROCAL-DEPLOYABLE GRIDSHELL
Abstrak - Adanya keterbutuhan akan naungan semi-permanen atau sementara yang mudah dan cepat dibangun untuk sesuatu peristiwa tertentu. Pada penelitian ini menggali potensi struktu...

Back to Top