Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

DEALEKTIKA PEMIKIRAN DALAM DIALOG ANTAR UMAT BERAGAMA: Studi Kasus Forum Persaudaraan Umat Beriman (FPUB) DI. Yogyakarta

View through CrossRef
Forum Persaudaraan Umat Beriman (FPUB) merupakan forum komunikasi antar umat beriman yang digagas oleh para agamawan lintas agama yang bertujuan untuk membangun perdamaian dan persaudaraan sejati dengan menempatkan spiritualitas multikultur sebagai fondasi gerakan. Berdasarkan hal ini, maka penelitian ini menjawab rumusan masalah, sebagai berikut: (1) bagaimana upaya FPUB dalam membangun dialog antar agama di Yogyakarta? (2) apa saja faktor penghambat dalam upaya FPUB membangun dialog antar agama di Yogyakarta. Penelitian ini bertujuan untuk  mendeskripsikan upaya FPUB dalam membangun dialog antar agama di Yogyakarta dan mengungkapkan apa saja yang menjadi  penghambat dalam upaya FPUB membangun dialog antar agama di Yogyakarta. Informan dalam kajian ini terdiri dari Pemuka/Tokoh pemakarsa FPUB. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi dan dokumentasi, sedangkan analisis data dilakukan dengan pendekatan kualitatif. Untuk mencapai tujuan tersebut, forum ini mempunyai devisi dan koordinator yang menunjang berbagai kegiatan, yaitu (1) Divisi dialog agama: menyelenggarakan dialog dengan berkunjung ke berbagai tempat ibadah,  padepokan dan balai desa, dialog karya serta bantuan sosial pada daerah yang tertimpa musibah. 2). Divisi Peace Campaign (Kampanye Damai): menyelenggarakan berbagai kampanye damai melalui berbagai aktivitas budaya, doa bersama lintas iman, syawalan antariman, aksi kemanusian dan penyebaran aksi damai melalui media. 3). Divisi Media dan Informasi: menerbitkan majalah suluh untuk menyebarkan gagasan dan kegiatan dialog antar iman yang diselenggarakan oleh FPUB. Hambatan yang dihadapi oleh FPUB dalam membangun perdamaian dan persaudaraan sejati adalah adanya prejudice atau prasangka, baik dari internal maupun eksternal ummat beragama yang  masih menaruh prasangka negatif dan kecurigan terhadap dialog antaragama.
Title: DEALEKTIKA PEMIKIRAN DALAM DIALOG ANTAR UMAT BERAGAMA: Studi Kasus Forum Persaudaraan Umat Beriman (FPUB) DI. Yogyakarta
Description:
Forum Persaudaraan Umat Beriman (FPUB) merupakan forum komunikasi antar umat beriman yang digagas oleh para agamawan lintas agama yang bertujuan untuk membangun perdamaian dan persaudaraan sejati dengan menempatkan spiritualitas multikultur sebagai fondasi gerakan.
Berdasarkan hal ini, maka penelitian ini menjawab rumusan masalah, sebagai berikut: (1) bagaimana upaya FPUB dalam membangun dialog antar agama di Yogyakarta? (2) apa saja faktor penghambat dalam upaya FPUB membangun dialog antar agama di Yogyakarta.
Penelitian ini bertujuan untuk  mendeskripsikan upaya FPUB dalam membangun dialog antar agama di Yogyakarta dan mengungkapkan apa saja yang menjadi  penghambat dalam upaya FPUB membangun dialog antar agama di Yogyakarta.
Informan dalam kajian ini terdiri dari Pemuka/Tokoh pemakarsa FPUB.
Metode pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi dan dokumentasi, sedangkan analisis data dilakukan dengan pendekatan kualitatif.
Untuk mencapai tujuan tersebut, forum ini mempunyai devisi dan koordinator yang menunjang berbagai kegiatan, yaitu (1) Divisi dialog agama: menyelenggarakan dialog dengan berkunjung ke berbagai tempat ibadah,  padepokan dan balai desa, dialog karya serta bantuan sosial pada daerah yang tertimpa musibah.
2).
Divisi Peace Campaign (Kampanye Damai): menyelenggarakan berbagai kampanye damai melalui berbagai aktivitas budaya, doa bersama lintas iman, syawalan antariman, aksi kemanusian dan penyebaran aksi damai melalui media.
3).
Divisi Media dan Informasi: menerbitkan majalah suluh untuk menyebarkan gagasan dan kegiatan dialog antar iman yang diselenggarakan oleh FPUB.
Hambatan yang dihadapi oleh FPUB dalam membangun perdamaian dan persaudaraan sejati adalah adanya prejudice atau prasangka, baik dari internal maupun eksternal ummat beragama yang  masih menaruh prasangka negatif dan kecurigan terhadap dialog antaragama.

Related Results

PERANAN MEDITASI EMPAT APPAMANNA DALAM MENINGKATKAN KERUKUNAN ANTAR UMAT BERAGAMA
PERANAN MEDITASI EMPAT APPAMANNA DALAM MENINGKATKAN KERUKUNAN ANTAR UMAT BERAGAMA
Pada hakekatnya setiap manusia mempunyai sifat fanatik namun pada setiap individu satu dengan yang lain tidak sama dalam tingkat fanatiknya. Begitu juga sebagai umat Buddha yang me...
Moderasi Beragama: Praksis Kerukunan Antar Umat Beragama
Moderasi Beragama: Praksis Kerukunan Antar Umat Beragama
The Indonesian state has religious pluralism, therefore an effort is needed to maintain inter-religious harmony. One of them is through religious moderation. The principle of relig...
Gotong Royong Pokok dari Toleransi Antar Umat Beragama Ditinjau dari Natura Negara
Gotong Royong Pokok dari Toleransi Antar Umat Beragama Ditinjau dari Natura Negara
Indonesia yang terdiri dari bermacam-macam suku bangsa dan agama memiliki masyarakat yang hidup dan berkembang di tengah-tengah perbedaan suku dan agama. Dari perbedaan ini sering ...
Pluralisme dalam Pandangan Mukti Ali
Pluralisme dalam Pandangan Mukti Ali
Mukti Ali disebut sebagai bapak agama, karena beliau adalah tokoh cendekiawan muslim Indonesia yang pernah menjabat sebagai menteri agama Republik Indonesia, selain itu pemikiran b...
ANALISIS KALIMAT DIALOG DALAM NASKAH DRAMA �PADA SUATU HARI� KARYA ARIFIN C. NOER
ANALISIS KALIMAT DIALOG DALAM NASKAH DRAMA �PADA SUATU HARI� KARYA ARIFIN C. NOER
Judul penelitian ini adalah Analisis Kalimat Dialog dalam Naskah Drama �Pada Suatu Hari� Karya Arifin C. Noer (Sebuah Analisis Pragmatik tentang Deiksis dan Praanggapan). Rumusan m...
Pendidikan Komunikasi Interkultural dan Pluralitas: Membangun Toleransi Antar Umat Beragama
Pendidikan Komunikasi Interkultural dan Pluralitas: Membangun Toleransi Antar Umat Beragama
Tulisan ini mencoba mendeskripsikan mengenai efektivitas komunikasi interkultural dalam membangun pemikiran dan sikap pluralitas toleransi antar umat beragama, serta memberi gambar...
BATAL
BATAL
Hubungan antar pemeluk agama di Indonesia tidak selalu harmonis. Perbedaan ataupun ciri khas yang terdapat pada agama-agama dipertentangkan bahkan dibentur-benturkan oleh beberapa ...
AKTUALISASI KONSEP MODERASI BERAGAMA DALAM SUTTA PITAKA PADA KEHIDUPAN BERAGAMA UMAT BUDDHA
AKTUALISASI KONSEP MODERASI BERAGAMA DALAM SUTTA PITAKA PADA KEHIDUPAN BERAGAMA UMAT BUDDHA
Moderasi beragama direalisasikan dalam bentuk toleransi antar maupun intern umat beragama. Keberagaman agama dapat menimbulkan konsep yang berbeda dalam memahami makna moderasi. Tu...

Back to Top