Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

JANGER BANYUWANGI: KREASI DAN INOVASI TRADISI LISAN KE PERTUNJUKAN

View through CrossRef
Abstract: Janger Banyuwangi has been established since 1918 and designed to present an entertainment for the community. It was firstly called as Damarwulan due to a character -based Damarwulan and celebrated in every eclipse. This study purposed to analyze the creation, character innovation, and performing arts technique. This study was ethnographic study started by inventing literature studies in the form of article, research report, theses, and dissertation. The literature studies were completed by filed data obtained from observation and participation by directly seeing the performance of Janger. The data were analyzed semiotically by positioning every section such as character innovation, performing technique, property, and community's response as evidences that indicated cultural dynamics. This study resulted that character innovation and creativity, performing technique, and interest of audience had become variabkes that determined the popularity of Janger group.  
Title: JANGER BANYUWANGI: KREASI DAN INOVASI TRADISI LISAN KE PERTUNJUKAN
Description:
Abstract: Janger Banyuwangi has been established since 1918 and designed to present an entertainment for the community.
It was firstly called as Damarwulan due to a character -based Damarwulan and celebrated in every eclipse.
This study purposed to analyze the creation, character innovation, and performing arts technique.
This study was ethnographic study started by inventing literature studies in the form of article, research report, theses, and dissertation.
The literature studies were completed by filed data obtained from observation and participation by directly seeing the performance of Janger.
The data were analyzed semiotically by positioning every section such as character innovation, performing technique, property, and community's response as evidences that indicated cultural dynamics.
This study resulted that character innovation and creativity, performing technique, and interest of audience had become variabkes that determined the popularity of Janger group.
  .

Related Results

Janger Banyuwangi: Bertahan Melintasi Zaman
Janger Banyuwangi: Bertahan Melintasi Zaman
Buku ini secara lugas mengungkap strategi kelisanan dalam proses penciptaan dan transmisi kelisanan yang dilakukan para pemain Janger sehingga dapat diketahui konvensi dan kondisi ...
Revitalisasi Tari Janger Lansia Di Kelurahan Tonja Denpasar
Revitalisasi Tari Janger Lansia Di Kelurahan Tonja Denpasar
Tari Janger Lansia merupakan sebuah kesenian yang dirancang khusus untuk para lansia. Hal itu dapat diamati dari koreografi, tata rias busana, dan tempo iringan musik tarinya. Tari...
Fungsi Sekaa Janger Kolok sebagai Pemberdayaan Kelompok Disabilitas di Desa Bengkala
Fungsi Sekaa Janger Kolok sebagai Pemberdayaan Kelompok Disabilitas di Desa Bengkala
Pada umumnya kelompok disabilitas dianggap tidak mempunyai kualitas sumber daya manusia yang setara dengan masyarakat normal. Asumsi tersebut terbentuk karena minimnya wawasan masy...
Sunardi KREASI DAN INOVASI SENI PERTUNJUKAN WAYANG SEBAGAI PENGUATAN PRE-ARTISTIC RESEARCH UNIVERSITY
Sunardi KREASI DAN INOVASI SENI PERTUNJUKAN WAYANG SEBAGAI PENGUATAN PRE-ARTISTIC RESEARCH UNIVERSITY
Tulisan ini bertujuan memaparkan hasil kreasi dan inovasi seni pertunjukan wayang sebagai upaya penguatan pre-artistic research university di Institut Seni Indonesia (ISI) Surakart...
Dampak Pergeseran Budaya Masyarakat Banyuwangi terhadap Pola Permainan Angklung Caruk Grup Aliyan Bolot
Dampak Pergeseran Budaya Masyarakat Banyuwangi terhadap Pola Permainan Angklung Caruk Grup Aliyan Bolot
Banyuwangi merupakan kabupaten yang berada di ujung timur Pulau Jawa. Kabupaten Banyuwangi memiliki banyak kebudayaan, adat dan tradisi. Seiring dengan perkembangan zaman, kebudaya...
Bentuk Pertunjukan Seni Gemblak Dor di Lamongan
Bentuk Pertunjukan Seni Gemblak Dor di Lamongan
Masyarakat Lamongan umumnya hanya mengenal seni pertunjukan Sandur dan Tayub. Selain kedua seni pertunjukan tersebut, juga terdapat seni pertunjukan Gemblak Dor yang tidak kalah me...
Storynomics Tourism: Promosi Daya Tarik Wisata di Kawasan Wae Bobok Kabupaten Menggarai Barat Melalui Tradisi Lisan
Storynomics Tourism: Promosi Daya Tarik Wisata di Kawasan Wae Bobok Kabupaten Menggarai Barat Melalui Tradisi Lisan
Wae Bobok merupakan kawasan hutan yang memiliki tradisi lisan seperti cerita sejarah, legenda, dan mitos yang menjadi suatu kepercayaan bagi masyarakat Kampung Rareng. Tradisi lisa...
SENI KUNTULAN BANYUWANGI: Keberlanjutan dan Perubahannya
SENI KUNTULAN BANYUWANGI: Keberlanjutan dan Perubahannya
Kuntulan merupakan seni pertunjukan musik dan tarian yang hidup dan berkembang di Banyuwangi. Kuntulan merupakan potret budaya musik tradisi yang unik, karena di dalamnya menyatuka...

Back to Top