Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Dinamika Pertunjukan Topeng pada Budaya Ngarot di Lelea Indramayu1

View through CrossRef
ABSTRACT Based on research that has been done a few years ago, about the dynamics performances Ngarot ceremonial mask, which is a cultural activity or practice of traditional ceremonies for the community to reach a meeting of Indramayu transcendental. The departure of this study encourage curiosity on the phenomena that occur on the object to be studied, it can be identified several issues that will be the basis to learn more about the phenomenon that is no change in the philosophical values, function and role in culture Ngarot mask performance, which is so Problems are how to form a mask dance in Ngarot transformation from time to time? The main problem will be revealed in this study is the change seen from asfek philosophical values, functions and roles. This study used a qualitative method, because of the problems of this research is in the area of art that narrow space, simple yet complex variable at the level of content, questioned the meaning, and questioned the phenomenon. While the approach adopted is to use a multidisciplinary approach to art, culture approach, and the approach to sociology. Target outcomes to be achieved from this study resulted in deepening the concept of meaning, and or innovat- ing dance masks to the public. The resulting concept can be used as one of the guide also to be creative/work in an effort to revitalize and innovate other mask dance. Keywords: Performance Masks, Ngarot, transformation, change    ABSTRAK Berdasarkan riset yang telah dilakukan beberapa tahun yang lalu, tentang dinamika per- tunjukan Topeng dalam upacara adat Ngarot, yaitu sebuah kegiatan atau praktik kultural ten- tang upacara adat bagi masyarakat Indramayu untuk mencapai pertemuan transedental. Ke- berangkatan penelitian ini mendorong  keingintahuan atas fenomena yang terjadi pada objek yang akan diteliti, maka dapat diidentifikasikan beberapa masalah yang akan dijadikan dasar untuk mengetahui lebih jauh tentang fenomena tersebut yaitu ada perubahan nilai-nilai filoso- fis, fungsi dan peran pertunjukan topeng dalam budaya Ngarot, yang jadi problematikanya adalah bagaimana wujud transformasi tari topeng dalam Ngarot dari masa ke masa? Masalah utama yang akan diungkapkan dalam penelitian ini adalah perubahan dilihat dari asfek nilai- nilai filosofis, fungsi dan peran.  Penelitian ini menggunakan metode kualitatif,  karena ma- salah-masalah penelitian ini ada dalam wilayah ruang seni yang sempit, variabel sederhana namun rumit dalam tataran konten, mempersoalkan makna, dan mempertanyakan fenomena. Sedangkan pendekatan yang diterapkan adalah multidisiplin dengan menggunakan pendeka- tan seni, pendekatan budaya, dan pendekatan sosiologi.Target luaran yang ingin dicapai dari penelitian ini menghasilkan konsep pendalaman makna, dan atau menginovasikan tari Topeng untuk masyarakat. Konsep yang dihasilkan dapat dijadikan salah satu panduan juga untuk berkreasi/berkarya dalam upaya merevitalisasi dan menginovasi tari Topeng lainnya. Kata kunci: Pertunjukan Topeng, ngarot, transformasi, perubahan
Title: Dinamika Pertunjukan Topeng pada Budaya Ngarot di Lelea Indramayu1
Description:
ABSTRACT Based on research that has been done a few years ago, about the dynamics performances Ngarot ceremonial mask, which is a cultural activity or practice of traditional ceremonies for the community to reach a meeting of Indramayu transcendental.
The departure of this study encourage curiosity on the phenomena that occur on the object to be studied, it can be identified several issues that will be the basis to learn more about the phenomenon that is no change in the philosophical values, function and role in culture Ngarot mask performance, which is so Problems are how to form a mask dance in Ngarot transformation from time to time? The main problem will be revealed in this study is the change seen from asfek philosophical values, functions and roles.
This study used a qualitative method, because of the problems of this research is in the area of art that narrow space, simple yet complex variable at the level of content, questioned the meaning, and questioned the phenomenon.
While the approach adopted is to use a multidisciplinary approach to art, culture approach, and the approach to sociology.
Target outcomes to be achieved from this study resulted in deepening the concept of meaning, and or innovat- ing dance masks to the public.
The resulting concept can be used as one of the guide also to be creative/work in an effort to revitalize and innovate other mask dance.
 Keywords: Performance Masks, Ngarot, transformation, change    ABSTRAK Berdasarkan riset yang telah dilakukan beberapa tahun yang lalu, tentang dinamika per- tunjukan Topeng dalam upacara adat Ngarot, yaitu sebuah kegiatan atau praktik kultural ten- tang upacara adat bagi masyarakat Indramayu untuk mencapai pertemuan transedental.
Ke- berangkatan penelitian ini mendorong  keingintahuan atas fenomena yang terjadi pada objek yang akan diteliti, maka dapat diidentifikasikan beberapa masalah yang akan dijadikan dasar untuk mengetahui lebih jauh tentang fenomena tersebut yaitu ada perubahan nilai-nilai filoso- fis, fungsi dan peran pertunjukan topeng dalam budaya Ngarot, yang jadi problematikanya adalah bagaimana wujud transformasi tari topeng dalam Ngarot dari masa ke masa? Masalah utama yang akan diungkapkan dalam penelitian ini adalah perubahan dilihat dari asfek nilai- nilai filosofis, fungsi dan peran.
 Penelitian ini menggunakan metode kualitatif,  karena ma- salah-masalah penelitian ini ada dalam wilayah ruang seni yang sempit, variabel sederhana namun rumit dalam tataran konten, mempersoalkan makna, dan mempertanyakan fenomena.
Sedangkan pendekatan yang diterapkan adalah multidisiplin dengan menggunakan pendeka- tan seni, pendekatan budaya, dan pendekatan sosiologi.
Target luaran yang ingin dicapai dari penelitian ini menghasilkan konsep pendalaman makna, dan atau menginovasikan tari Topeng untuk masyarakat.
Konsep yang dihasilkan dapat dijadikan salah satu panduan juga untuk berkreasi/berkarya dalam upaya merevitalisasi dan menginovasi tari Topeng lainnya.
 Kata kunci: Pertunjukan Topeng, ngarot, transformasi, perubahan.

Related Results

RASINAH: MAESTRO TARI TOPENG INDRAMAYU
RASINAH: MAESTRO TARI TOPENG INDRAMAYU
AbstrakRasinah adalah maestro yang peduli pada kesenian tradisional Topeng Indramayu. Ia lahir dari keluarga seniman, ayahnya seorang dalang wayang kulit dan ibunya seniman ronggen...
MENELUSURI KEINDAHAN BUDAYA NGAROT DI INDRAMAYU: JEJAK TRADASI DAN KEARIFAN LOKAL
MENELUSURI KEINDAHAN BUDAYA NGAROT DI INDRAMAYU: JEJAK TRADASI DAN KEARIFAN LOKAL
Studi ini mengekplorasi keindahan budaya Ngarot di Indramayu, sebuah tradisi yang kaya akan warisan lokal dan kearifan tradisional. Ngarot merupakan upacara yang memiliki keterkait...
ANALISIS TRADISI NGAROT DI KABUPATEN INDRAMAYU
ANALISIS TRADISI NGAROT DI KABUPATEN INDRAMAYU
Ngarot is a ceremony that is related to agricultural issues. This ceremony is held in Lelea Village, Lelea District, Indramayu Regency. The purpose of ngarot is to express gratitud...
NILAI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM PERMAINAN NGAROT PADA PESTA KESENIAN BALI TAHUN 2023
NILAI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM PERMAINAN NGAROT PADA PESTA KESENIAN BALI TAHUN 2023
Penelitian ini bertujuan, untuk menjelaskan serta menunjukkan temuan nilai pendidikan karakter yang ada pada permainan tradisional yakni permainan Ngarot. Permainan ngarot merupaka...
PENINGKATAN KUALITAS HIDUP SISWA SMKN 1 LELEA KABUPATEN INDRAMAYU DALAM MENGATASI STRES PERKEMBANGAN MASA REMAJA
PENINGKATAN KUALITAS HIDUP SISWA SMKN 1 LELEA KABUPATEN INDRAMAYU DALAM MENGATASI STRES PERKEMBANGAN MASA REMAJA
SMKN 1 Lelea, which is located in area of Nagrak, Taman Sari Village, consists of 1,461 students who live in theLelea sub-district, Indramayu district. Counseling teacher team that...
PENGURUSAN SISA TOPENG MULUT DAN HIDUNG SEBAGAI SISA BERISIKO: KAJIAN AWAL TERHADAP PENCEGAHAN PENULARAN VIRUS COVID-19 DI SABAH
PENGURUSAN SISA TOPENG MULUT DAN HIDUNG SEBAGAI SISA BERISIKO: KAJIAN AWAL TERHADAP PENCEGAHAN PENULARAN VIRUS COVID-19 DI SABAH
Isu penularan wabak virus Corona atau COVID-19 telah mengubah landskap kehidupan manusia ke arah lebih berhati-hati, termasuklah pemakaian topeng mulut dan hidung semasa berurusan ...
PESAN DALAM TARIAN TOPENG PANJI CIREBON
PESAN DALAM TARIAN TOPENG PANJI CIREBON
Topeng Panji Cirebon merupakan jenis topeng yang ditarikan di awal pertunjukan,   namun   paling   sulit   ditarikan.   Gerak   dan   musiknya   sangat berlawanan. Gerak yang banya...
TARI TOPENG PAMINDU NINI ASTALIAH DI DESA BARIKIN
TARI TOPENG PAMINDU NINI ASTALIAH DI DESA BARIKIN
Penelitian ini berkaitan dengan Tari Topeng Pamindu Nini Astaliah Di Desa Barikin. Tari topeng berkembang di barikin sekitar tahun 1380 pada saat Kerajaan Dipa topeng memiliki 7 je...

Back to Top