Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

EKSPLORASI TARI TOPENG GETAK PAMEKASAN SEBAGAI MATERI SISWA KELAS 1 SDN KOWEL 3 PAMEKASAN

View through CrossRef
Abstract: This study aims to explore the use of the Topeng Getak Pamekasan dance as cultural arts learning material for first-grade elementary school students. As a cultural heritage of Madura, the Topeng Getak dance has the potential to serve as meaningful arts learning media. This research employs a descriptive qualitative method through observation, interviews with the dance creator and the Grade 1A dance teacher, as well as documentation. Data analysis was conducted through data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results show that most of the original movements of the Topeng Getak dance cannot yet be performed by lower-grade students. Therefore, adaptations were made in the form of simplified movements, adjusted music tempo, and modified, safer properties. The exploration results were aligned with the learning outcomes for Dance Arts in Phase A. The implementation of the Topeng Getak dance in classroom learning not only develops students’ motor skills but also introduces the cultural values of Madura. This study affirms that the Topeng Getak dance can serve as relevant and educational cultural arts learning material when adjusted to the developmental characteristics of first-grade students. Keywords: exploration, Topeng Getak Dance, Elementary School Dance Learning Material   Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi Tari Topeng Getak Pamekasan sebagai materi seni budaya siswa kelas 1 sekolah dasar. Tari Topeng Getak sebagai warisan budaya Madura berpotensi menjadi media pembelajaran seni yang bermakna. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif melalui observasi, wawancara dengan pencipta tari dan guru seni tari kelas 1A, serta dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar gerakan asli Tari Topeng Getak belum dapat dilakukan oleh siswa kelas rendah. Oleh karena itu, dilakukan adaptasi berupa penyederhanaan gerak, penyesuaian tempo musik, serta modifikasi properti yang lebih aman. Hasil eksplorasi disesuaikan dengan capaian pembelajaran seni tari Fase A. Penerapan Tari Topeng Getak dalam pembelajaran tidak hanya melatih keterampilan motorik, tetapi juga memperkenalkan nilai budaya Madura. Penelitian ini menegaskan bahwa Tari Topeng Getak dapat dijadikan materi pembelajaran seni budaya yang relevan dan edukatif apabila disesuaikan dengan karakteristik perkembangan siswa kelas 1. Kata Kunci: Eksplorasi, Tari Topeng Getak, Materi Seni Tari Siswa Sekolah Dasar
Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi
Title: EKSPLORASI TARI TOPENG GETAK PAMEKASAN SEBAGAI MATERI SISWA KELAS 1 SDN KOWEL 3 PAMEKASAN
Description:
Abstract: This study aims to explore the use of the Topeng Getak Pamekasan dance as cultural arts learning material for first-grade elementary school students.
As a cultural heritage of Madura, the Topeng Getak dance has the potential to serve as meaningful arts learning media.
This research employs a descriptive qualitative method through observation, interviews with the dance creator and the Grade 1A dance teacher, as well as documentation.
Data analysis was conducted through data reduction, data presentation, and conclusion drawing.
The results show that most of the original movements of the Topeng Getak dance cannot yet be performed by lower-grade students.
Therefore, adaptations were made in the form of simplified movements, adjusted music tempo, and modified, safer properties.
The exploration results were aligned with the learning outcomes for Dance Arts in Phase A.
The implementation of the Topeng Getak dance in classroom learning not only develops students’ motor skills but also introduces the cultural values of Madura.
This study affirms that the Topeng Getak dance can serve as relevant and educational cultural arts learning material when adjusted to the developmental characteristics of first-grade students.
Keywords: exploration, Topeng Getak Dance, Elementary School Dance Learning Material   Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi Tari Topeng Getak Pamekasan sebagai materi seni budaya siswa kelas 1 sekolah dasar.
Tari Topeng Getak sebagai warisan budaya Madura berpotensi menjadi media pembelajaran seni yang bermakna.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif melalui observasi, wawancara dengan pencipta tari dan guru seni tari kelas 1A, serta dokumentasi.
Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar gerakan asli Tari Topeng Getak belum dapat dilakukan oleh siswa kelas rendah.
Oleh karena itu, dilakukan adaptasi berupa penyederhanaan gerak, penyesuaian tempo musik, serta modifikasi properti yang lebih aman.
Hasil eksplorasi disesuaikan dengan capaian pembelajaran seni tari Fase A.
Penerapan Tari Topeng Getak dalam pembelajaran tidak hanya melatih keterampilan motorik, tetapi juga memperkenalkan nilai budaya Madura.
Penelitian ini menegaskan bahwa Tari Topeng Getak dapat dijadikan materi pembelajaran seni budaya yang relevan dan edukatif apabila disesuaikan dengan karakteristik perkembangan siswa kelas 1.
Kata Kunci: Eksplorasi, Tari Topeng Getak, Materi Seni Tari Siswa Sekolah Dasar.

Related Results

RASINAH: MAESTRO TARI TOPENG INDRAMAYU
RASINAH: MAESTRO TARI TOPENG INDRAMAYU
AbstrakRasinah adalah maestro yang peduli pada kesenian tradisional Topeng Indramayu. Ia lahir dari keluarga seniman, ayahnya seorang dalang wayang kulit dan ibunya seniman ronggen...
TARI TOPENG PAMINDU NINI ASTALIAH DI DESA BARIKIN
TARI TOPENG PAMINDU NINI ASTALIAH DI DESA BARIKIN
Penelitian ini berkaitan dengan Tari Topeng Pamindu Nini Astaliah Di Desa Barikin. Tari topeng berkembang di barikin sekitar tahun 1380 pada saat Kerajaan Dipa topeng memiliki 7 je...
PENGURUSAN SISA TOPENG MULUT DAN HIDUNG SEBAGAI SISA BERISIKO: KAJIAN AWAL TERHADAP PENCEGAHAN PENULARAN VIRUS COVID-19 DI SABAH
PENGURUSAN SISA TOPENG MULUT DAN HIDUNG SEBAGAI SISA BERISIKO: KAJIAN AWAL TERHADAP PENCEGAHAN PENULARAN VIRUS COVID-19 DI SABAH
Isu penularan wabak virus Corona atau COVID-19 telah mengubah landskap kehidupan manusia ke arah lebih berhati-hati, termasuklah pemakaian topeng mulut dan hidung semasa berurusan ...
REINTERPRETASI TOKOH EMBAN DALAM KARYA TARI TOPENG MBANMBAN
REINTERPRETASI TOKOH EMBAN DALAM KARYA TARI TOPENG MBANMBAN
Tokoh emban merupakan tokoh abdi yang dimaknai sebagai pembantu atau pengasuh seorang pangeran dan atau putri. Dalam pertunjukan Wayang Topeng Jatidhuwur tokoh Emban dihadirkan dal...
PESAN DALAM TARIAN TOPENG PANJI CIREBON
PESAN DALAM TARIAN TOPENG PANJI CIREBON
Topeng Panji Cirebon merupakan jenis topeng yang ditarikan di awal pertunjukan,   namun   paling   sulit   ditarikan.   Gerak   dan   musiknya   sangat berlawanan. Gerak yang banya...
RUPA TOPENG PANJI GAYA YOGYAKARTA DI MUSEUM SONOBUDOYO
RUPA TOPENG PANJI GAYA YOGYAKARTA DI MUSEUM SONOBUDOYO
Artikel tentang rupa topeng Panji gaya Yogyakarta ini merupakan kajian hasil penelitian yang berusaha untuk mengetengahkan permasalahan berkaitan dengan bagaimana latar belakang ke...
Gaya Tari Topeng Klana Sumedang Karya R. Ono Lesmana Kartadikoesoemah
Gaya Tari Topeng Klana Sumedang Karya R. Ono Lesmana Kartadikoesoemah
Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif, dengan menggunakan landasan teori Antropologi Tari  karya Anya Peterson Royce. Penelitian  Tari Topeng Klana Sumedang karya R. Ono L...
Penggunaan Media Pembelajaran e-Learning Berbasis Web untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPA Siswa Kelas VII
Penggunaan Media Pembelajaran e-Learning Berbasis Web untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPA Siswa Kelas VII
Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan  gambaran hasil pre-test siswa kelas eksperimen dan siswa kelas kontrol pada materi pokok suhu dan perubahannya, (2) mendeskrips...

Back to Top