Javascript must be enabled to continue!
Pelatihan Cara Mudah Mengolah Sampah Rumah Tangga Menjadi Pupuk Organik
View through CrossRef
Limbah rumah tangga masih menjadi sumber pencemaran lingkungan jika tidak dikelola dengan baik. Sampah rumah tangga terdiri dari limbah organik dan anorganik. Sampah organik bisa diolah menjadi pupuk organik cair maupun kompos. Pelatihan ini bertujuan untuk: (1) Meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pengelolaan sampah rumah tangga, (2) Melakukan pelatihan kepada masyarakat tentang cara mudah mengolah sampah menjadi pupuk organik dengan menggunakan metode komposter ember tumpuk. Cara ini diharapkan bisa menjadi salah satu solusi dalam mengurangi limbah yang berasal dari sampah rumah tangga. Hasil dari kegiatan pengabdian yang telah dilakukan diketahui bahwa masyarakat sudah mampu mengelola sampah rumah tangga menjadi pupuk organik dengan menggunakan metode ember tumpuk. Olahan sampah rumah tangga ini menghasilkan dua produk sekaligus, yaitu pupuk organik cair dan pupuk kompos. Minat dan antusias peserta pelatihan cukup tinggi, baik dari mahasiswa maupun dari masyarakat. Hal ini dapat dilihat dari kehadiran peserta sebanyak 100 % dan keaktifan peserta selama dilakukannya kegiatan ini. Masyarakat sudah mulai melakukan pengelolaan sampah secara mandiri. Pupuk organik cair dan kompos yang diperoleh dapat diaplikasikan untuk meningkatkan ketersediaan unsur hara tanah pada lahan pekarangan yang berfungsi untuk meningkatkan pertumbuhan tanaman seperti tanaman hias, sayuran dan lainnya. Dengan demikian pengolahan sampah rumah tangga menggunakan komposter ember tumpuk bisa dijadikan salah satu solusi awal dalam penanggulangan limbah.
Title: Pelatihan Cara Mudah Mengolah Sampah Rumah Tangga Menjadi Pupuk Organik
Description:
Limbah rumah tangga masih menjadi sumber pencemaran lingkungan jika tidak dikelola dengan baik.
Sampah rumah tangga terdiri dari limbah organik dan anorganik.
Sampah organik bisa diolah menjadi pupuk organik cair maupun kompos.
Pelatihan ini bertujuan untuk: (1) Meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pengelolaan sampah rumah tangga, (2) Melakukan pelatihan kepada masyarakat tentang cara mudah mengolah sampah menjadi pupuk organik dengan menggunakan metode komposter ember tumpuk.
Cara ini diharapkan bisa menjadi salah satu solusi dalam mengurangi limbah yang berasal dari sampah rumah tangga.
Hasil dari kegiatan pengabdian yang telah dilakukan diketahui bahwa masyarakat sudah mampu mengelola sampah rumah tangga menjadi pupuk organik dengan menggunakan metode ember tumpuk.
Olahan sampah rumah tangga ini menghasilkan dua produk sekaligus, yaitu pupuk organik cair dan pupuk kompos.
Minat dan antusias peserta pelatihan cukup tinggi, baik dari mahasiswa maupun dari masyarakat.
Hal ini dapat dilihat dari kehadiran peserta sebanyak 100 % dan keaktifan peserta selama dilakukannya kegiatan ini.
Masyarakat sudah mulai melakukan pengelolaan sampah secara mandiri.
Pupuk organik cair dan kompos yang diperoleh dapat diaplikasikan untuk meningkatkan ketersediaan unsur hara tanah pada lahan pekarangan yang berfungsi untuk meningkatkan pertumbuhan tanaman seperti tanaman hias, sayuran dan lainnya.
Dengan demikian pengolahan sampah rumah tangga menggunakan komposter ember tumpuk bisa dijadikan salah satu solusi awal dalam penanggulangan limbah.
Related Results
SCREENING DAN EVALUASI PROGRAM BANK SAMPAH KOTA YOGYAKARTA
SCREENING DAN EVALUASI PROGRAM BANK SAMPAH KOTA YOGYAKARTA
Pendahuluan: Badan Lingkungan Hidup (DLH) Kota Yogyakarta Sejak Tahun 2009 mengembangkan program bank sampah sebagai salah satu kegiatan yang dilaksanakan oleh Sub Bidang Daur Ulan...
Perlindungan Pekerja Rumah Tangga Dalam Sistem Hukum Nasional
Perlindungan Pekerja Rumah Tangga Dalam Sistem Hukum Nasional
The role of house worker is very important in our daily life. Developing of work frame fo house worker are more extend and complex as advance as the era. Kencana foundation is foun...
PELATIHAN PEMBUATAN PUPUK ORGANIK CAIR DARI LIMBAH ORGANIK RUMAH TANGGA BAGI SEKSI INANG GKPS PEMATANG SIMALUNGUN
PELATIHAN PEMBUATAN PUPUK ORGANIK CAIR DARI LIMBAH ORGANIK RUMAH TANGGA BAGI SEKSI INANG GKPS PEMATANG SIMALUNGUN
Sampah organik adalah sampah yang dapat mengalami pelapukan (dekomposisi) dan terurai menjadi bahan yang lebih kecil dan tidak berbau, sampah ini lebih mudah terurai dibandingkan j...
Pengenalan pembuatan pupuk organik dari sampah bekas rumah tangga di kelurahan Sako Palembang
Pengenalan pembuatan pupuk organik dari sampah bekas rumah tangga di kelurahan Sako Palembang
Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengembangkan dan mengimplementasikan program pengenalan pupuk organik dengan menggunakan bahan sampah rumah tangga di Kelurahan Sako, Pal...
Pengelolaan Sampah Organik Basah untuk Dimanfaatkan sebagai Penyubur Tanaman
Pengelolaan Sampah Organik Basah untuk Dimanfaatkan sebagai Penyubur Tanaman
Perlindungan lingkungan hidup adalah suatu sikap dan tindakan yang selalu bertujuan untuk mencegah kerusakan lingkungan hidup dan mengembangkan upaya perbaikan kerusakan alam yang ...
PEMANFAATAN LIMBAH ORGANIK BAGI KESEHATAN DAN LINGKUNGAN
PEMANFAATAN LIMBAH ORGANIK BAGI KESEHATAN DAN LINGKUNGAN
Di Indonesia penyumbang penumpukan sampah terbesar adalah limbah rumah tangga (62%) dimana komposisi utama penyusun limbah rumah tangga tersebut adalah sampah sisa makanan/limbah p...
Pembuatan Pupuk Kompos Mandiri dari Limbah Organik untuk Tanaman Pekarangan Rumah di RT. 18 Kelurahan Pematang Gubernur
Pembuatan Pupuk Kompos Mandiri dari Limbah Organik untuk Tanaman Pekarangan Rumah di RT. 18 Kelurahan Pematang Gubernur
Sampah organik adalah sisa sayur, kulit pisang, buah yang busuk, kulit bawang yang didapat dari aktifitas rumah tangga. Sampah organik kering yang memiliki air lebih sedikit yaitu ...
PENGARUH PUPUK HAYATI DAN PUPUK KANDANG TERHADAP INTENSITAS PENYAKIT MOLER (Fusarium oxysporum) DAN PRODUKSI BAWANG MERAH BERPOLA TANAM ORGANIK
PENGARUH PUPUK HAYATI DAN PUPUK KANDANG TERHADAP INTENSITAS PENYAKIT MOLER (Fusarium oxysporum) DAN PRODUKSI BAWANG MERAH BERPOLA TANAM ORGANIK
Rendahnya produksi bawang merah di Indonesia disebabkan salah satunya oleh penyakit moler (Fusarium oxysporum). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk h...

