Javascript must be enabled to continue!
Karakterisasi serta Skrining Fitokimia Simplisia dan Ekstrak Air Biji Kluwek (Pangium edule Reinw.)
View through CrossRef
Abstract. This study aims to perform characterization and phytochemical screening of the simple and water extract of kluwek (Pangium edule Reinw.) to assess raw material quality and identify pharmacologically active compounds. Characterization was conducted to evaluate quality parameters such as moisture content, ash values, water and ethanol-soluble extractives, drying loss, yield, and specific gravity. Phytochemical screening aimed to detect secondary metabolites that contribute to biological activities. The study employed a laboratory experimental method using fresh kluwek seeds from Purworejo, extracted via infusion to simulate traditional processing. Results showed that the simple met standard quality parameters, with 6.26% moisture, 21.81% water-soluble extract, and 13.32% ethanol-soluble extract. The resulting extract had a yield of 10.73% and a specific gravity of 1.0199 g/mL. Phytochemical screening identified alkaloids, flavonoids, and polyphenols in both the simple and extract. These findings support the potential use of kluwek as a safe and standardized herbal raw material for pharmaceutical development.
Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan karakterisasi dan skrining fitokimia terhadap simplisia dan ekstrak air biji kluwek (Pangium edule Reinw.) guna menilai mutu bahan baku serta mengidentifikasi senyawa aktif yang berpotensi secara farmakologis. Karakterisasi dilakukan untuk menentukan parameter kualitas seperti kadar air, kadar abu, kadar sari larut air dan etanol, susut pengeringan, rendemen, serta bobot jenis. Skrining fitokimia bertujuan untuk mengungkap keberadaan senyawa metabolit sekunder yang mendukung aktivitas biologis tanaman. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental laboratorik dengan biji kluwek segar dari Purworejo, yang diolah melalui metode infusa untuk meniru cara tradisional masyarakat. Hasil menunjukkan bahwa simplisia memenuhi standar mutu dengan kadar air 6,26%, kadar sari larut air 21,81%, dan kadar sari larut etanol 13,32%. Ekstrak air yang diperoleh menghasilkan rendemen 10,73% dan bobot jenis 1,0199 g/mL. Skrining fitokimia mengidentifikasi adanya alkaloid, flavonoid, dan polifenol, baik dalam simplisia maupun ekstrak. Hasil ini mendukung potensi pemanfaatan biji kluwek sebagai bahan baku fitofarmaka yang aman dan terstandar.
Universitas Islam Bandung (Unisba)
Title: Karakterisasi serta Skrining Fitokimia Simplisia dan Ekstrak Air Biji Kluwek (Pangium edule Reinw.)
Description:
Abstract.
This study aims to perform characterization and phytochemical screening of the simple and water extract of kluwek (Pangium edule Reinw.
) to assess raw material quality and identify pharmacologically active compounds.
Characterization was conducted to evaluate quality parameters such as moisture content, ash values, water and ethanol-soluble extractives, drying loss, yield, and specific gravity.
Phytochemical screening aimed to detect secondary metabolites that contribute to biological activities.
The study employed a laboratory experimental method using fresh kluwek seeds from Purworejo, extracted via infusion to simulate traditional processing.
Results showed that the simple met standard quality parameters, with 6.
26% moisture, 21.
81% water-soluble extract, and 13.
32% ethanol-soluble extract.
The resulting extract had a yield of 10.
73% and a specific gravity of 1.
0199 g/mL.
Phytochemical screening identified alkaloids, flavonoids, and polyphenols in both the simple and extract.
These findings support the potential use of kluwek as a safe and standardized herbal raw material for pharmaceutical development.
Abstrak.
Penelitian ini bertujuan untuk melakukan karakterisasi dan skrining fitokimia terhadap simplisia dan ekstrak air biji kluwek (Pangium edule Reinw.
) guna menilai mutu bahan baku serta mengidentifikasi senyawa aktif yang berpotensi secara farmakologis.
Karakterisasi dilakukan untuk menentukan parameter kualitas seperti kadar air, kadar abu, kadar sari larut air dan etanol, susut pengeringan, rendemen, serta bobot jenis.
Skrining fitokimia bertujuan untuk mengungkap keberadaan senyawa metabolit sekunder yang mendukung aktivitas biologis tanaman.
Penelitian ini menggunakan metode eksperimental laboratorik dengan biji kluwek segar dari Purworejo, yang diolah melalui metode infusa untuk meniru cara tradisional masyarakat.
Hasil menunjukkan bahwa simplisia memenuhi standar mutu dengan kadar air 6,26%, kadar sari larut air 21,81%, dan kadar sari larut etanol 13,32%.
Ekstrak air yang diperoleh menghasilkan rendemen 10,73% dan bobot jenis 1,0199 g/mL.
Skrining fitokimia mengidentifikasi adanya alkaloid, flavonoid, dan polifenol, baik dalam simplisia maupun ekstrak.
Hasil ini mendukung potensi pemanfaatan biji kluwek sebagai bahan baku fitofarmaka yang aman dan terstandar.
Related Results
Karakterisasi dan Penapisan Fitokimia Simplisia dan Ekstrak Daun Kelengkeng (Dimocarpus longan Lour.)
Karakterisasi dan Penapisan Fitokimia Simplisia dan Ekstrak Daun Kelengkeng (Dimocarpus longan Lour.)
Abstract. Characterization of simplicia and extract is the initial step to determine its quality or standard. A simplicia and extract is considered to be of good quality if it meet...
Formulasi Hand Sanitizer dari Ekstrak Biji Pangi (Pangium edule Reinw)
Formulasi Hand Sanitizer dari Ekstrak Biji Pangi (Pangium edule Reinw)
Pangi seeds contain flavonoids and are proven to have an antibacterial effect, though they are still used in a traditional way within the community. There is a need for it to be de...
SIFAT ANTIOKSIDATIF EKSTRAK TEH (Camellia sinensis Linn.) JENIS TEH HIJAU, TEH HITAM, TEH OOLONG DAN TEH PUTIH DENGAN PENGERINGAN BEKU (Freeze Drying)
SIFAT ANTIOKSIDATIF EKSTRAK TEH (Camellia sinensis Linn.) JENIS TEH HIJAU, TEH HITAM, TEH OOLONG DAN TEH PUTIH DENGAN PENGERINGAN BEKU (Freeze Drying)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sifat antioksidatif ekstrak teh (Camellia sinensis Linn.) jenis teh hijau, teh hitam, teh oolong dan teh putih dengan pengeringan beku (Fr...
Inovasi Pasta Dough dengan Penambahan Kluwek (Pangium edule)
Inovasi Pasta Dough dengan Penambahan Kluwek (Pangium edule)
Pasta dough, or fresh pasta, is a flour-based food product that is popular globally but has limitations in shelf life. This study aims to develop an innovative pasta dough by addin...
Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol Biji Keluak (Pangium Edule) Terhadap Bakteri Salmonella Typhi
Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol Biji Keluak (Pangium Edule) Terhadap Bakteri Salmonella Typhi
Background: Typhoid fever often occurs in various countries in the world and generally occurs in countries with low levels of cleanliness. Typhoid fever is a systemic disease cause...
AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL BIJI KOPI ARABIKA DAN ROBUSTA TERHADAP BAKTERI Propionibacterium acnes
AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL BIJI KOPI ARABIKA DAN ROBUSTA TERHADAP BAKTERI Propionibacterium acnes
Kopi merupakan salah satu tanaman yang sudah banyak dikenal oleh masyarakat umumnya. Kopi merupakan tanaman yang memiliki kandungan kafein dengan salah satu manfaatnya untuk mening...
SKRINING FITOKIMIA DAN UJI AKTIVITAS ANTIDIABETES EKSTRAK ETANOL DAUN BAKUNG (Crinum asiaticum L.) PADA MENCIT PUTIH (Mus musculus)
SKRINING FITOKIMIA DAN UJI AKTIVITAS ANTIDIABETES EKSTRAK ETANOL DAUN BAKUNG (Crinum asiaticum L.) PADA MENCIT PUTIH (Mus musculus)
Penderita diabetes melitus dewasa ini terus meningkat seiring dengan meningkatnya tingkat kemakmuran dan berubah nya gaya hidup.Pengobatan diabetes melitus menggunakan obat konvens...
POTENSI EKSTRAK BIJI ALPUKAT SEBAGAI KOMPONEN AKTIF PENGAWET DALAM EDIBLE FILM BERBASIS PATI UBI KAYU
POTENSI EKSTRAK BIJI ALPUKAT SEBAGAI KOMPONEN AKTIF PENGAWET DALAM EDIBLE FILM BERBASIS PATI UBI KAYU
Edible film yang berasal dari bahan alami menjadi alternatif kemasan pangan yang berkelanjutan. Namun sifat fungsionalnya yang terbatas memerlukan penambahan senyawa bioaktif. Ekst...

