Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Pengembangan Desain Masker Apd Sebagai Salah Satu Protokoler Covid-19 Untuk Mendukung Kemudahan Komunikasi Bagi Penyandang Tunawicara Dengan Pendekatan Inklusif

View through CrossRef
Penelitian ini mengangkat isu tentang keresahan para penyandang tunawicara dalam menghadapi COVID-19 yang saat ini sedang terjadi di Indonesia. Virus Corona (COVID-19) dapat dikurangi penyebarannya dengan cara mematuhi protokol kesehatan yang sudah ditetapkan oleh Pemerintah. Protokol Kesehatan yang dianjurkan oleh Pemerintah salah satunya adalah memakai masker. Masker yang beredar di pasaran menyebabkan keresahan pada beberapa orang yang memiliki kebutuhan khusus dalam hal berkomunikasi. Komunikasi yang dilakukan menggunakan bahasa isyarat dan juga membaca gerak bibir oleh lawan bicara mereka. Penyandang tunawicara pada saat mengenakan masker mereka sering menaikan dan turunkan masker mereka saat akan berkomunikasi dengan lawan bicara mereka. Penelitian ini menggunakan beberapa metode seperti menggunakan teknik Observasi, Wawancara, Simulasi dan Shadowing di dalam mencari data. Penelitian ini melibatkan beberapa orang untuk dilakukan wawancara dan observasi. Rentan usia responden adalah 17-47 tahun dengan jumlah 7 orang mewakili setiap umur. Setelah didapatkan atribut produk yang didapatkan maka proses perancangan produk menggunakan metode SCAMPER agar mendapatkan beberapa alternatif desain produk masker yang kemudian dipilih 1 desain untuk kemudian dijadikan acuan pembuatan produk akhir. Penelitian dan perancangan menghasilkan masker yang memiliki fitur transparan, Desain masker yang memiliki fitur transparan agar penyandang tunawicara tidak ada alasan untuk tidak mengenakan masker. Masker yang dirancang menggunakan material kain yang mendekati SNI 8914:2020 tentang standar masker kain. Masker tersebut juga memiliki filter jenis selipan yang bisa diganti-ganti jika sudah digunakan lebih dari 4-5 jam. Masker yang memiliki jangka pemakaian yang panjang bertujuan untuk mengurangi sampah masker yang semakin banyak.
Title: Pengembangan Desain Masker Apd Sebagai Salah Satu Protokoler Covid-19 Untuk Mendukung Kemudahan Komunikasi Bagi Penyandang Tunawicara Dengan Pendekatan Inklusif
Description:
Penelitian ini mengangkat isu tentang keresahan para penyandang tunawicara dalam menghadapi COVID-19 yang saat ini sedang terjadi di Indonesia.
Virus Corona (COVID-19) dapat dikurangi penyebarannya dengan cara mematuhi protokol kesehatan yang sudah ditetapkan oleh Pemerintah.
Protokol Kesehatan yang dianjurkan oleh Pemerintah salah satunya adalah memakai masker.
Masker yang beredar di pasaran menyebabkan keresahan pada beberapa orang yang memiliki kebutuhan khusus dalam hal berkomunikasi.
Komunikasi yang dilakukan menggunakan bahasa isyarat dan juga membaca gerak bibir oleh lawan bicara mereka.
Penyandang tunawicara pada saat mengenakan masker mereka sering menaikan dan turunkan masker mereka saat akan berkomunikasi dengan lawan bicara mereka.
Penelitian ini menggunakan beberapa metode seperti menggunakan teknik Observasi, Wawancara, Simulasi dan Shadowing di dalam mencari data.
Penelitian ini melibatkan beberapa orang untuk dilakukan wawancara dan observasi.
Rentan usia responden adalah 17-47 tahun dengan jumlah 7 orang mewakili setiap umur.
Setelah didapatkan atribut produk yang didapatkan maka proses perancangan produk menggunakan metode SCAMPER agar mendapatkan beberapa alternatif desain produk masker yang kemudian dipilih 1 desain untuk kemudian dijadikan acuan pembuatan produk akhir.
Penelitian dan perancangan menghasilkan masker yang memiliki fitur transparan, Desain masker yang memiliki fitur transparan agar penyandang tunawicara tidak ada alasan untuk tidak mengenakan masker.
Masker yang dirancang menggunakan material kain yang mendekati SNI 8914:2020 tentang standar masker kain.
Masker tersebut juga memiliki filter jenis selipan yang bisa diganti-ganti jika sudah digunakan lebih dari 4-5 jam.
Masker yang memiliki jangka pemakaian yang panjang bertujuan untuk mengurangi sampah masker yang semakin banyak.

Related Results

Naskah Kebijakan Pelayanan Kesehatan Inklusif bagi Penyandang Disabilitas: Rekomendasi Kebijakan Komite Nasional MOST-UNESCO Indonesia
Naskah Kebijakan Pelayanan Kesehatan Inklusif bagi Penyandang Disabilitas: Rekomendasi Kebijakan Komite Nasional MOST-UNESCO Indonesia
Undang-Undang Dasar 1945 Pasal 28H Ayat (1) dan UU Nomor 36 Tahun 2009 Tentang Kesehatan Pasal 5 menyatakan bahwa setiap orang berhak atas kesehatan. UU 1945 Pasal 28H Ayat (1) men...
PROPOSAL PENGEMBANGAN INOVASI KEPERAWATAN MEDIKAL BEDAH : COVID-19
PROPOSAL PENGEMBANGAN INOVASI KEPERAWATAN MEDIKAL BEDAH : COVID-19
Wabah covid-19 adalah krisis kesehatan masyarakat global. UNESCO berkomitmen penuh untuk mendukung pemerintah dalam pembelajaran jarak jauh, ilmu pengetahuan terbuka, dan berbagi b...
Pendidikan Inklusif Semasa Krisis COVID-19: Persepsi Guru Terhadap Pelaksanaannya untuk Murid Berkeperluan Khas Pendengaran
Pendidikan Inklusif Semasa Krisis COVID-19: Persepsi Guru Terhadap Pelaksanaannya untuk Murid Berkeperluan Khas Pendengaran
Kehadiran pandemik COVID-19 ini membawa kepada peningkatan pelbagai ketidaksamarataan di dalam sektor pendidikan bagi individu kurang upaya. Murid bermasalah pendengaran yang menda...
PENYANDANG DISABILITAS MENTAL SEBAGAI SUBJEK POLIGAMI
PENYANDANG DISABILITAS MENTAL SEBAGAI SUBJEK POLIGAMI
Perkawinan merupakan hubungan dalam suatu ikatan yang terjadi dan sah antara dua individu yaitu seorang laki-laki dan perempuan yang telah bersepakat untuk membentuk suatu keluarga...
Masker Daun Kelor (Moringa Oleifera) Untuk Mengatasi Wajah Berjerawat
Masker Daun Kelor (Moringa Oleifera) Untuk Mengatasi Wajah Berjerawat
Kondisi kulit wajah berpengaruh besar terhadap kepercayaan diri seseorang. Adapun permasalahan yang dapat terjadi pada kulit wajah salah satunya jerawat. Dalam sistem pengobatan ta...
LITERATUR REVIEW :EFEKTIFITAS MEDIA PERAGA PADA PENYANDANG DISABILITAS
LITERATUR REVIEW :EFEKTIFITAS MEDIA PERAGA PADA PENYANDANG DISABILITAS
Latar belakang : Masyarakat sering menyebut penyandang disabilitas sebagai penyandang cacat dan orang yang tidak bisa produktif atau bahkan mencapai apapun dalam hidupnya. Masyarak...

Back to Top