Javascript must be enabled to continue!
PERENCANAAN ANGKUTAN PEMADU MODA DI DERMAGA ALALAK KOTA BANJARMASIN
View through CrossRef
Peningkatan jumlah penumpang di Dermaga Alalak setiap tahun memerlukan perhatian khusus dari Dinas Perhubungan Kota Banjarmasin dalam rangka meningkatkan kualitas sarana dan prasarana transportasi guna memperlancar aktivitas ekonomi dan sosial. Saat ini Dermaga Alalak belum terlayani angkutan umum sehingga menyulitkan penumpang dalam melakukan perjalanan dari maupun menuju dermaga. Oleh sebab itu, diperlukan penyediaan angkutan pemadu moda sebagai akses pendukung menuju dermaga. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi permintaan, merencanakan sistem operasional, serta menentukan tarif angkutan pemadu moda di Dermaga Alalak. Berdasarkan hasil analisis, potensi permintaan mencapai 2.286 penumpang pada hari kerja dan 2.046 penumpang pada hari libur. Rute yang direncanakan adalah Dermaga Alalak–Terminal Antasari dengan waktu operasi 18 jam, disesuaikan dengan jam operasional dermaga, yaitu pukul 05.00–23.00 WITA. Armada yang diusulkan berupa bus kecil berkapasitas 19 penumpang dengan tarif Rp6.000. Waktu perjalanan rata-rata adalah 32 menit, headway pada hari kerja 12,6 menit dan pada hari libur 14 menit. Jumlah armada yang diperlukan adalah 3 unit.
Universitas Islam Kalimantan MAB Banjarmasin
Title: PERENCANAAN ANGKUTAN PEMADU MODA DI DERMAGA ALALAK KOTA BANJARMASIN
Description:
Peningkatan jumlah penumpang di Dermaga Alalak setiap tahun memerlukan perhatian khusus dari Dinas Perhubungan Kota Banjarmasin dalam rangka meningkatkan kualitas sarana dan prasarana transportasi guna memperlancar aktivitas ekonomi dan sosial.
Saat ini Dermaga Alalak belum terlayani angkutan umum sehingga menyulitkan penumpang dalam melakukan perjalanan dari maupun menuju dermaga.
Oleh sebab itu, diperlukan penyediaan angkutan pemadu moda sebagai akses pendukung menuju dermaga.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi permintaan, merencanakan sistem operasional, serta menentukan tarif angkutan pemadu moda di Dermaga Alalak.
Berdasarkan hasil analisis, potensi permintaan mencapai 2.
286 penumpang pada hari kerja dan 2.
046 penumpang pada hari libur.
Rute yang direncanakan adalah Dermaga Alalak–Terminal Antasari dengan waktu operasi 18 jam, disesuaikan dengan jam operasional dermaga, yaitu pukul 05.
00–23.
00 WITA.
Armada yang diusulkan berupa bus kecil berkapasitas 19 penumpang dengan tarif Rp6.
000.
Waktu perjalanan rata-rata adalah 32 menit, headway pada hari kerja 12,6 menit dan pada hari libur 14 menit.
Jumlah armada yang diperlukan adalah 3 unit.
Related Results
PENGARUH ANGKUTAN UMUM ONLINE TERHADAP ANGKUTAN UMUM KONVENSIONAL (STUDI KASUS ANGKUTAN ADL DAN MAXIM DI KOTA MALANG)
PENGARUH ANGKUTAN UMUM ONLINE TERHADAP ANGKUTAN UMUM KONVENSIONAL (STUDI KASUS ANGKUTAN ADL DAN MAXIM DI KOTA MALANG)
Munculnya transportasi berbasis online menimbulkan aksi demonstrasi besar diwilayah jawa timur salah satunya dikota Malang,aksi dilakukan oleh para pengemudi angkutan konvensional ...
EVALUASI KINERJA ANGKUTAN UMUM DI KOTA PALU
EVALUASI KINERJA ANGKUTAN UMUM DI KOTA PALU
Pelayanan angkutan umum di Kota Palu saat ini mengalami penurunan, yang ditandai dengan jumlah
penumpang yang semakin sedikit setiap tahunnya. Namun demikian, angkutan umum m...
ANALISIS FUNGSI PENGAWASAN UJI BERKALA OLEH DINAS PERHUBUNGAN KOTA BATAM TERHADAP ANGKUTAN KOTA
ANALISIS FUNGSI PENGAWASAN UJI BERKALA OLEH DINAS PERHUBUNGAN KOTA BATAM TERHADAP ANGKUTAN KOTA
Dalam rangka penertiban angkutan umum, sebagaimana tertuang dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 Pasal 5 ayat 2 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan menjelaskan bahwa “Pembina...
STUDI PREFERENSI TRANSFORMASI MODA ANGKUTAN PRIBADI BERDASARKAN PREFERENSI ANGKUTAN PRIBADI
STUDI PREFERENSI TRANSFORMASI MODA ANGKUTAN PRIBADI BERDASARKAN PREFERENSI ANGKUTAN PRIBADI
ABSTRAKSalah satu faktor penyebab kemacetan yakni pertambahan jumlah kendaraan yang tidak sebanding dengan pertambahan volume jalan. Pada masa sekarang ini umumnya masyarakat lebih...
STUDI PREFERENSI TRANSFORMASI MODA ANGKUTAN PRIBADI BERDASARKAN KUALITAS PELAYANAN ANGKUTAN UMUM
STUDI PREFERENSI TRANSFORMASI MODA ANGKUTAN PRIBADI BERDASARKAN KUALITAS PELAYANAN ANGKUTAN UMUM
Salah satu faktor penyebab kemacetan yakni pertambahan jumlah kendaraan yang tidak sebanding denganpertambahan volume jalan. Pada masa sekarang ini umumnya masyarakat lebih memilih...
STUDI PREFERENCE TRANSFORMASI MODA ANGKUTAN PRIBADI BERBASIS BIAYA PERJALANAN DAN WAKTU PERJALANAN
STUDI PREFERENCE TRANSFORMASI MODA ANGKUTAN PRIBADI BERBASIS BIAYA PERJALANAN DAN WAKTU PERJALANAN
Salah satu faktor penyebab kemacetan yakni pertambahan jumlah kendaraan yang tidak sebanding dengan pertambahan volume jalan. Pada masa sekarang ini umumnya masyarakat lebih memili...
PERENCANAAN JARINGAN TRAYEK ANGKUTAN UMUM PERDESAAN WAY KANAN MELALUI RUTE BARADATU - WAY TUBA
PERENCANAAN JARINGAN TRAYEK ANGKUTAN UMUM PERDESAAN WAY KANAN MELALUI RUTE BARADATU - WAY TUBA
Untuk mendukung kelancaran berbagai aktivitas dan mobilitas penduduk di kabupaten Way Kanan, diperlukan angkutan umum yang mencukupi. Membantu mobilisasi penduduk dengan pelayanan ...
Perencanaan Dermaga Kapal Pengangkut Ternak Pada Pelabuhan Calabai, Nusa Tenggara Barat
Perencanaan Dermaga Kapal Pengangkut Ternak Pada Pelabuhan Calabai, Nusa Tenggara Barat
Peternakan merupakan salah satu potensi kemajuan ekonomi di Indonesia, diantaranya daerah Nusa Tenggara Barat dalam setiap tahunnya mengalami peningkatan dalam peternakan yaitu sap...

