Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Speech Indexicality Melayu Pada Acara Hempang Batang: Kajian Antropolinguisik

View through CrossRef
Speech Indexicality Sebagai sistem klasifikasi, jendela realitas mental dan menjadikan instrumen untuk studi budaya sebagai sistem pengetahuan menuju gagasan tentang bahasa yang dimiliki ilmu interdisipliner.Dengan mengandung ungkapan suatu acara yang sacral untu bertujuan menunjukan sebagai indentitas budaya. Dengan kajian Anthtopolinguistics untuk melihat perspektif yang disatukan pada dua pandangan yang berbeda, sehingga menunjukan Analisis data menggunakan konsep Charles Sander Pierce dengan menggunakan deskriptif kualitatif untuk membedakan tiga perspektif didalam Speech Indexicality pada Anthropolinguistics yaitu; (1) Index Culture, (2) Symbol Culture, (3) Icon Culture; (1) Dilihat secara Index sehingga memberikan pengaruh makna kepada budaya tersebut. (2) Dilihat secara Symbol  sehingga memberikan ciri khas makna dalam menghubungkan satu budaya dalam perbedaan bahasa dan perbedaan budaya. (3) Dilihat secara Icon sebagai ilmu bahasa untuk meberikan wujud makna dari hubungan antara linguistik antropologi Speech Indexicality as a classification system, a window of mental reality and making instruments for cultural studies as a system of knowledge leading to ideas about languages possessed by interdisciplinary science. The Culture of Hempang Batang in tradisional Melayu wedding contained of the expression for a sacred event to aim at showing it as a cultural identity. In Anthtopolinguistics study to see perspectives that are united in two different views, , so that it shows the data analysis using the concept of Charles Sander Pierce by using descriptive qualitative to distinguish of the third perspectives in Speech Indexicality in Anthropolinguistics namely; (1) Index Culture, (2) Symbols Culture, (3) Icon Culture ; (1) Index had given influence to the culture. (2) Symbolically had seen the characteristic of meaning in connecting one culture in language differences. (3) Icon could be seen as linguistics to give a manifestation of the meaning of the relationship between anthropological linguistics as a cultural context.
Title: Speech Indexicality Melayu Pada Acara Hempang Batang: Kajian Antropolinguisik
Description:
Speech Indexicality Sebagai sistem klasifikasi, jendela realitas mental dan menjadikan instrumen untuk studi budaya sebagai sistem pengetahuan menuju gagasan tentang bahasa yang dimiliki ilmu interdisipliner.
Dengan mengandung ungkapan suatu acara yang sacral untu bertujuan menunjukan sebagai indentitas budaya.
Dengan kajian Anthtopolinguistics untuk melihat perspektif yang disatukan pada dua pandangan yang berbeda, sehingga menunjukan Analisis data menggunakan konsep Charles Sander Pierce dengan menggunakan deskriptif kualitatif untuk membedakan tiga perspektif didalam Speech Indexicality pada Anthropolinguistics yaitu; (1) Index Culture, (2) Symbol Culture, (3) Icon Culture; (1) Dilihat secara Index sehingga memberikan pengaruh makna kepada budaya tersebut.
(2) Dilihat secara Symbol  sehingga memberikan ciri khas makna dalam menghubungkan satu budaya dalam perbedaan bahasa dan perbedaan budaya.
(3) Dilihat secara Icon sebagai ilmu bahasa untuk meberikan wujud makna dari hubungan antara linguistik antropologi Speech Indexicality as a classification system, a window of mental reality and making instruments for cultural studies as a system of knowledge leading to ideas about languages possessed by interdisciplinary science.
The Culture of Hempang Batang in tradisional Melayu wedding contained of the expression for a sacred event to aim at showing it as a cultural identity.
In Anthtopolinguistics study to see perspectives that are united in two different views, , so that it shows the data analysis using the concept of Charles Sander Pierce by using descriptive qualitative to distinguish of the third perspectives in Speech Indexicality in Anthropolinguistics namely; (1) Index Culture, (2) Symbols Culture, (3) Icon Culture ; (1) Index had given influence to the culture.
(2) Symbolically had seen the characteristic of meaning in connecting one culture in language differences.
(3) Icon could be seen as linguistics to give a manifestation of the meaning of the relationship between anthropological linguistics as a cultural context.

Related Results

Sikap dan Motivasi Murid Sekolah Rendah dalam Kalangan Etnik Luar Bandar Terhadap Bahasa Melayu
Sikap dan Motivasi Murid Sekolah Rendah dalam Kalangan Etnik Luar Bandar Terhadap Bahasa Melayu
Sikap dan motivasi dalam kalangan etnik di luar bandar terhadap bahasa Melayu akan mempengaruhi penguasaan bahasa tersebut.walaupun bahasa Melayu telah digunakan secara meluas ole...
Determinants of Community Interest in Batang Toru District Using Cicil Gold Products at PT. Bank Sharia Mandiri Kcp Batang Toru
Determinants of Community Interest in Batang Toru District Using Cicil Gold Products at PT. Bank Sharia Mandiri Kcp Batang Toru
The lack of interest of the people of Batang Toru District in using gold installment products. The increase in gold prices makes some people tend to want to own gold. This causes p...
Penguasaan bahasa melayu pelajar asing di universiti malaya: analisis faktor jantina dan tahap pengajian
Penguasaan bahasa melayu pelajar asing di universiti malaya: analisis faktor jantina dan tahap pengajian
ABSTRAK Kajian penguasaan bahasa Melayu terhadap faktor jantina dan tahap pengajian pelajar asing di universiti masih kurang kerana banyak kajian yang dilakukan lebih tertumpu kepa...
SEBUTAN KOSA KATA BAHASA MELAYU MURID LEMBAM MELALUI ANALISIS LINGUISTIK KLINIKAL
SEBUTAN KOSA KATA BAHASA MELAYU MURID LEMBAM MELALUI ANALISIS LINGUISTIK KLINIKAL
Abstract Slow learners often face issues when learning their first language. Since Malay is the functional language in Malaysia, students need to master it to facilitate the proces...
ETIMOLOGI KATA PINJAMAN SANSKRIT TERPILIH DALAM BAHASA MELAYU
ETIMOLOGI KATA PINJAMAN SANSKRIT TERPILIH DALAM BAHASA MELAYU
Abstract This study aims to identify Sanskrit loanwords in the Malay language and discuss the changes from an etymological standpoint. The changes discussed include two salient ele...
Eksplorasi Tanah Liat Alternatif Menerusi Adaptasi Bentuk Tembikar Warisan Melayu
Eksplorasi Tanah Liat Alternatif Menerusi Adaptasi Bentuk Tembikar Warisan Melayu
Kajian ini bertujuan untuk mengenal pasti kebolehkerjaan Model Praktis Studio Seramik (MPSS) terhadap penggunaan tanah liat alternatif (TLA) sebagai salah satu alat untuk mengekalk...
Masalah Fonologi Bahasa Melayu dalam Kalangan Pelajar Universiti di China
Masalah Fonologi Bahasa Melayu dalam Kalangan Pelajar Universiti di China
Isu berkaitan masalah fonologi dalam kalangan pelajar asing kini sering diperkatakan dalam kalangan sarjana, terutamanya dengan meningkatnya permintaan untuk mempelajari bahasa Mel...

Back to Top