Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

ANALISIS PENYERAPAN TENAGA KERJA UMKM DI PROVINSI JAMBI

View through CrossRef
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perkembangan penyerapan tenaga kerja UMKM di Provinsi Jambi, menganalisis pengaruh modal kerja, nilai produksi, tingkat upah minimum dan jumlah unit usaha terhadap penyerapan tenaga kerja UMKM di Provinsi Jambi, dan menganalisis pengaruh modal kerja, nilai produksi, tingkat upah minimum dan jumlah unit usaha baik secara simultan maupun parsial terhadap penyerapan tenaga kerja UMKM di Provinsi Jambi. Data yang digunakan dalam kajian empiris ini merupakan data runtutaan waktu dari tahun 2000 sampai 2015 yang berasal dari Laporan SEKI Bank Indonesia, Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jambi dan Badan Pusat Statistik (BPS) Indonesia. Alat analisis yang digunakan yaitu Ordinary Least Square (OLS). Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa perkembangan jumlah tenaga kerja UMKM berfluktuasi. Jumlah tenaga kerja UMKM yang tertinggi selama tahun 2000-2015 terjadi pada tahun 2004 yakni sebesar 30.31 persen dan yang terendah terjadi pada tahun 2006 yakni minus 1.43 persen. Hasil penelitian yang menjelaskan adanya hubungan positif dan signifikan antara modal kerja dengan jumlah tenaga kerja UMKM di Provinsi Jambi dapat diimplikasikan bahwa dalam semakin besar modal yang ditanamkan akan menambah penggunan tenaga kerja. Selanjutnya, hasil penelitian yang menjelaskan adanya hubungan negatif dan signifikan antara upah minimum provinsi dengan jumlah tenaga kerja UMKM di Provinsi Jambi dapat diimplikasikan dengan semakin besar upah yang dibayarkan kepada karyawan, semakin kecil proporsi keuntungan bagi pengusaha. Perubahan tingkat upah akan mempengaruhi tinggi rendahnya biaya produksi perusahaan. Kemudian, hasil penelitian yang menjelaskan adanya hubungan negatif, namun tidak signifikan antara nilai produksi tenaga kerja terhadap jumlah tenaga kerja UMKM di Provinsi Jambi dapat diimplikasikan bahwa naik turunnya permintaan pasar akan hasil produksi dari perusahaan yang bersangkutan mempengaruhi penyerapan tenaga kerja.    
Title: ANALISIS PENYERAPAN TENAGA KERJA UMKM DI PROVINSI JAMBI
Description:
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perkembangan penyerapan tenaga kerja UMKM di Provinsi Jambi, menganalisis pengaruh modal kerja, nilai produksi, tingkat upah minimum dan jumlah unit usaha terhadap penyerapan tenaga kerja UMKM di Provinsi Jambi, dan menganalisis pengaruh modal kerja, nilai produksi, tingkat upah minimum dan jumlah unit usaha baik secara simultan maupun parsial terhadap penyerapan tenaga kerja UMKM di Provinsi Jambi.
Data yang digunakan dalam kajian empiris ini merupakan data runtutaan waktu dari tahun 2000 sampai 2015 yang berasal dari Laporan SEKI Bank Indonesia, Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jambi dan Badan Pusat Statistik (BPS) Indonesia.
Alat analisis yang digunakan yaitu Ordinary Least Square (OLS).
Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa perkembangan jumlah tenaga kerja UMKM berfluktuasi.
Jumlah tenaga kerja UMKM yang tertinggi selama tahun 2000-2015 terjadi pada tahun 2004 yakni sebesar 30.
31 persen dan yang terendah terjadi pada tahun 2006 yakni minus 1.
43 persen.
Hasil penelitian yang menjelaskan adanya hubungan positif dan signifikan antara modal kerja dengan jumlah tenaga kerja UMKM di Provinsi Jambi dapat diimplikasikan bahwa dalam semakin besar modal yang ditanamkan akan menambah penggunan tenaga kerja.
Selanjutnya, hasil penelitian yang menjelaskan adanya hubungan negatif dan signifikan antara upah minimum provinsi dengan jumlah tenaga kerja UMKM di Provinsi Jambi dapat diimplikasikan dengan semakin besar upah yang dibayarkan kepada karyawan, semakin kecil proporsi keuntungan bagi pengusaha.
Perubahan tingkat upah akan mempengaruhi tinggi rendahnya biaya produksi perusahaan.
Kemudian, hasil penelitian yang menjelaskan adanya hubungan negatif, namun tidak signifikan antara nilai produksi tenaga kerja terhadap jumlah tenaga kerja UMKM di Provinsi Jambi dapat diimplikasikan bahwa naik turunnya permintaan pasar akan hasil produksi dari perusahaan yang bersangkutan mempengaruhi penyerapan tenaga kerja.
   .

Related Results

Analisis Biaya pada Implementasi Resource Leveling Tenaga Kerja
Analisis Biaya pada Implementasi Resource Leveling Tenaga Kerja
Proyek konstruksi merupakan pekerjaan yang bersifat kompleks dalam jangka waktu tertentu dengan melibatkan banyak sumber daya material, peralatan, metode, dana, dan tenaga kerja. T...
ANALISIS KARAKTERISTIK PENYERAPAN TENAGA KERJA PADA PERHOTELAN DI KOTA BAUBAUSTUDI KASUS HOTEL BERBINTANG
ANALISIS KARAKTERISTIK PENYERAPAN TENAGA KERJA PADA PERHOTELAN DI KOTA BAUBAUSTUDI KASUS HOTEL BERBINTANG
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik tenaga kerja pada hotel berbintang di Kota Baubau. Penelitian ini menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dengan metode ...
Syair dalam Pendidikan Islam Madrasah As’ad Jambi Seberang 1944-1970
Syair dalam Pendidikan Islam Madrasah As’ad Jambi Seberang 1944-1970
<p><em>Researchers and academicians have indeed done a lot of researches in Jambi. The aspects of the life the society of Jambi Seberang in all any studies have been ca...
ANALISIS ASET DAN OMSET TERHADAP PENYERAPAN TENAGA KERJA PADA USAHA MIKRO INDUSTRI PENGOLAHAN KECAMATAN MAGELANG UTARA
ANALISIS ASET DAN OMSET TERHADAP PENYERAPAN TENAGA KERJA PADA USAHA MIKRO INDUSTRI PENGOLAHAN KECAMATAN MAGELANG UTARA
UMKM merupakan salah satu alternatif penyerapan tenaga kerja. Dengan adanya UMKM, keterserapan tenaga kerja dalam perekonomian nasional maupun daerah dinilai lebih besar. Meskipun ...
PENGARUH LINGKUNGAN KERJA, PELAKSANAAN K3, DAN TENAGA KERJA TERHADAP PRODUKTIVITAS TENAGA KERJA
PENGARUH LINGKUNGAN KERJA, PELAKSANAAN K3, DAN TENAGA KERJA TERHADAP PRODUKTIVITAS TENAGA KERJA
Human resources play a significant role in an industry. In the implementation of the construction process or the process of building high-rise buildings, safety and health in const...
PENCURAHAAN TENAGA KERJA PADA USAHATANI WORTEL (Studi Kasus : Desa Serdang Kecamatan Barus Jahe Kabupaten Karo Provinsi Sumatera Utara)
PENCURAHAAN TENAGA KERJA PADA USAHATANI WORTEL (Studi Kasus : Desa Serdang Kecamatan Barus Jahe Kabupaten Karo Provinsi Sumatera Utara)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan pencurahaan tenaga kerja dalam keluarga dan tenaga kerja luar keluarga serta untuk mengetahui tingkat optimasi pencurahaan te...
Analisis Pengaruh Pertumbuhan Ekonomi Dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Terhadap Kesempatan Kerja Di Provinsi Jambi
Analisis Pengaruh Pertumbuhan Ekonomi Dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Terhadap Kesempatan Kerja Di Provinsi Jambi
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis apakah terdapat pengaruh antara variabel bebas : Pertumbuhan Ekonomi, IPM Terhadap variabel terikat adalah Kesempatan Ker...
PENYERAPAN TENAGA KERJA OLEH SEKTOR PERTANIAN TAHUN 2016-2021
PENYERAPAN TENAGA KERJA OLEH SEKTOR PERTANIAN TAHUN 2016-2021
ABSTRAK Laju pertumbuhan ekonomi Indonesia mengalami kontraksi selama pandemi covid- 19, pada tahun 2019 laju pertumbuhan ekonomi masih positif 5,02% sedangkan pada tahun 2020 laj...

Back to Top