Javascript must be enabled to continue!
Hiperurisemia dan Cystatin C
View through CrossRef
Hiperurisemia merupakan keadaan kadar asam meningkat dalam darah. Kadarnya yang meningkat dapat menyebabkan penyakit, salah satunya yaitu adalah gangguan ginjal. Parameter cystatin C dipakai sebagai parameter yang lebih unggul dibanding kreatinin dalam menilai fungsi ginjal. Kondisi ginjal yang sedang hiperurisemia masih belum dapat dijelaskan secara lengkap, dengan demikian dilakukan pemeriksaan cystatin C untuk mengukur fungsi ginjal akibat hiperurisemia. Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui gambaran cystatin C pada hiperurisemia. Metode penelitian yaitu deskriptif. Partisipan pada penelitian ini adalah laki-laki berusia 18-65 tahun (25 orang) sesuai kriteria yaitu hiperurisemia, berpuasa, tidak obesitas. Hasil penelitian : kadar asam urat (mean)= 8,928 mg/dL dan Cystatin C (mean) =1,08 mg/dL. Kadar asam urat tersebut berada diatas nilai normal (hiperurisemia) karena nilai normalnya adalah 3,4-7,0 mg/dL. Pada kadar tersebut diakukan pemeriksaan cystatin C yang memiliki kadar peningkatan diatas nilai normal. Kesimpulan: gambaran asam urat meningkat memiliki kadar cystatin C yang meningkat.
Title: Hiperurisemia dan Cystatin C
Description:
Hiperurisemia merupakan keadaan kadar asam meningkat dalam darah.
Kadarnya yang meningkat dapat menyebabkan penyakit, salah satunya yaitu adalah gangguan ginjal.
Parameter cystatin C dipakai sebagai parameter yang lebih unggul dibanding kreatinin dalam menilai fungsi ginjal.
Kondisi ginjal yang sedang hiperurisemia masih belum dapat dijelaskan secara lengkap, dengan demikian dilakukan pemeriksaan cystatin C untuk mengukur fungsi ginjal akibat hiperurisemia.
Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui gambaran cystatin C pada hiperurisemia.
Metode penelitian yaitu deskriptif.
Partisipan pada penelitian ini adalah laki-laki berusia 18-65 tahun (25 orang) sesuai kriteria yaitu hiperurisemia, berpuasa, tidak obesitas.
Hasil penelitian : kadar asam urat (mean)= 8,928 mg/dL dan Cystatin C (mean) =1,08 mg/dL.
Kadar asam urat tersebut berada diatas nilai normal (hiperurisemia) karena nilai normalnya adalah 3,4-7,0 mg/dL.
Pada kadar tersebut diakukan pemeriksaan cystatin C yang memiliki kadar peningkatan diatas nilai normal.
Kesimpulan: gambaran asam urat meningkat memiliki kadar cystatin C yang meningkat.
Related Results
Cystatin C and asymptomatic coronary artery disease in patients with metabolic syndrome and normal glomerular filtration rate
Cystatin C and asymptomatic coronary artery disease in patients with metabolic syndrome and normal glomerular filtration rate
Abstract
Background
All of the components of Metabolic syndrome (MetS) have been regarded as risk factors for coronary artery disease (CAD). Earl...
PREVALENSI HIPERURISEMIA PADA REMAJA OBES DI SMK NEGERI 1 BITUNG
PREVALENSI HIPERURISEMIA PADA REMAJA OBES DI SMK NEGERI 1 BITUNG
ABSTRAKAsam urat adalah hasil akhir metabolisme zat purin yang berasal dari sisa makanan yang kita konsumsi. Zat purin terdapat dalam setiap bahan makanan yang kita konsumsi baik h...
Hubungan Jenis Kelamin pada Pasien Hiperurisemia yang Menderita Diabetes Melitus Tipe 2 di Puskesmas Cihaurbeuti Tahun 2022
Hubungan Jenis Kelamin pada Pasien Hiperurisemia yang Menderita Diabetes Melitus Tipe 2 di Puskesmas Cihaurbeuti Tahun 2022
Abstract. Excess uric acid, or hyperuricemia, can increase the risk of gout and cardiovascular disease. Clinically, hyperuricemia contributes to the development of gouty arthritis,...
Effects of CST3 Gene G73A Polymorphism on Cystatin C in a Prospective Multiethnic Cohort Study
Effects of CST3 Gene G73A Polymorphism on Cystatin C in a Prospective Multiethnic Cohort Study
<b><i>Background/Aims:</i></b> G73A polymorphism in the CST3 gene of cystatin C has been associated with Alzheimer’s disease, age-related macular degenerati...
KHẢO SÁT NỒNG ĐỘ CYSTATIN C VÀ MỨC LỌC CẦU THẬN Ở BỆNH NHÂN BETA THALASSEMIA
KHẢO SÁT NỒNG ĐỘ CYSTATIN C VÀ MỨC LỌC CẦU THẬN Ở BỆNH NHÂN BETA THALASSEMIA
Mục tiêu: Khảo sát nồng độ Cystatin C huyết tương và mức lọc cầu thận (MLCT) ở người lớn mắc beta thalassemia. Đối tượng và phương pháp: Nghiên cứu mô tả cắt ngang trên 171 đối tượ...
The Level of Plasma Cystatin C in Patients with Chronic Kidney Disease
The Level of Plasma Cystatin C in Patients with Chronic Kidney Disease
Background: Chronic kidney disease (CKD) is an increasingly common disease worldwide and has become a global health problem, especially in Vietnam. Cystatin C is a marker for the d...
PREVALENSI HIPERURISEMIA PADA REMAJA OBESE DI SMA KRISTEN TUMOU TOU KOTA BITUNG
PREVALENSI HIPERURISEMIA PADA REMAJA OBESE DI SMA KRISTEN TUMOU TOU KOTA BITUNG
Abstrak: Hiperurisemia adalah keadaan kadar asam urat dalam darah yang meningkat di atas normal.Pada laki-laki lebih dari 7,0 mg/dL dan lebih dari 6,0 mg/dL pada perempuan. Hiperur...
MUSCLE MASS AND ESTIMATED RENAL FUNCTION IN ATHLETES
MUSCLE MASS AND ESTIMATED RENAL FUNCTION IN ATHLETES
Objective:
Serum creatinine level is the most common marker used to assess renal function. Because creatinine is a derivative of creatine phosphate, an energy source pr...

