Javascript must be enabled to continue!
PREVALENSI HIPERURISEMIA PADA REMAJA OBESE DI SMA KRISTEN TUMOU TOU KOTA BITUNG
View through CrossRef
Abstrak: Hiperurisemia adalah keadaan kadar asam urat dalam darah yang meningkat di atas normal.Pada laki-laki lebih dari 7,0 mg/dL dan lebih dari 6,0 mg/dL pada perempuan. Hiperurisemia bisa terjadi karena peningkatan metabolisme asam urat, penurunan pengeluaran asam urat atau gabungan keduanya. Obesitas merupakan salah satu faktor resiko terjadinya hiperurisemia. Sesuai kriteria International Diabetes federation (IDF) dikategorikan obesitas jika nilai lingkar pinggang ≥90 cm pada laki-laki dan ≥80 cm pada perempuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prevalensi hiperurisemia pada remaja/siswa obese di SMA Kristen Tumou Tou Kota Bitung. Penelitian dilakukan menggunakan metode observasional dengan desain crossectional study, dimana obesitas diukur berdasarkan lingkar pinggang dan kadar asam urat diperiksa di laboratorium. Berdasarkan hasil pemeriksaan lingkar pinggang pada 137 populasi didapatkan 17 siswa termasuk dalam kategori obesitas dan dari ke 17 siswa tersebut hanya 11 siswa yang bersedia untuk melakukan pemeriksaan kadar asam urat. Dari hasil pemeriksaan tersebut didapatkan 4 siswa obese yang memiliki kadar asam urat diatas normal, sehingga dapat disimpulkan prevalensi hiperurisemia pada remaja/siswa obese adalah 36,36%. Kata kunci: Hiperurisemia, Obesitas, Remaja, SMA Kristen Tumou Tou Kota Bitung. Abstract: Hiperuricemia is condition where the uric acid level increases over. For man, the level is more than 7,0 mg/dL and 6,0 mg/dL for woman. It happens because of uric acid metabolism raising, reducting the uric acid secreation or both things. Obesity can be one of the risk factors hiperuricemia occurs. Based on the international diabetes federation (IDF) criteria, obesity is categorized if the value of waist measurement is ≥ 90 cm for man and ≥80cm for woman.The research aims to know the hiperuricemia prevalences at obese adolescent/students in Tumou Tou Christian Senior High School Bitung City. This research uses observational method with crossectional study design, where obesity is measured based on waist measurement and uric acid level which is checked at the laboratorium. Based on waist examination result at 137 population, it is obtained 17 obese students. From those 17, there are 11 students do the uric acid examination. Based on the examination , there are 4 obese students who have over uric acid level, so it can be concluded that the hiperuricemia prevalence at obese adolecents/students is 36,36 %. Keyword: Hiperuricemia, Obesity, Adolescents, Tumou Tou Christian Senior High School Bitung City.
Universitas Sam Ratulangi
Title: PREVALENSI HIPERURISEMIA PADA REMAJA OBESE DI SMA KRISTEN TUMOU TOU KOTA BITUNG
Description:
Abstrak: Hiperurisemia adalah keadaan kadar asam urat dalam darah yang meningkat di atas normal.
Pada laki-laki lebih dari 7,0 mg/dL dan lebih dari 6,0 mg/dL pada perempuan.
Hiperurisemia bisa terjadi karena peningkatan metabolisme asam urat, penurunan pengeluaran asam urat atau gabungan keduanya.
Obesitas merupakan salah satu faktor resiko terjadinya hiperurisemia.
Sesuai kriteria International Diabetes federation (IDF) dikategorikan obesitas jika nilai lingkar pinggang ≥90 cm pada laki-laki dan ≥80 cm pada perempuan.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prevalensi hiperurisemia pada remaja/siswa obese di SMA Kristen Tumou Tou Kota Bitung.
Penelitian dilakukan menggunakan metode observasional dengan desain crossectional study, dimana obesitas diukur berdasarkan lingkar pinggang dan kadar asam urat diperiksa di laboratorium.
Berdasarkan hasil pemeriksaan lingkar pinggang pada 137 populasi didapatkan 17 siswa termasuk dalam kategori obesitas dan dari ke 17 siswa tersebut hanya 11 siswa yang bersedia untuk melakukan pemeriksaan kadar asam urat.
Dari hasil pemeriksaan tersebut didapatkan 4 siswa obese yang memiliki kadar asam urat diatas normal, sehingga dapat disimpulkan prevalensi hiperurisemia pada remaja/siswa obese adalah 36,36%.
Kata kunci: Hiperurisemia, Obesitas, Remaja, SMA Kristen Tumou Tou Kota Bitung.
Abstract: Hiperuricemia is condition where the uric acid level increases over.
For man, the level is more than 7,0 mg/dL and 6,0 mg/dL for woman.
It happens because of uric acid metabolism raising, reducting the uric acid secreation or both things.
Obesity can be one of the risk factors hiperuricemia occurs.
Based on the international diabetes federation (IDF) criteria, obesity is categorized if the value of waist measurement is ≥ 90 cm for man and ≥80cm for woman.
The research aims to know the hiperuricemia prevalences at obese adolescent/students in Tumou Tou Christian Senior High School Bitung City.
This research uses observational method with crossectional study design, where obesity is measured based on waist measurement and uric acid level which is checked at the laboratorium.
Based on waist examination result at 137 population, it is obtained 17 obese students.
From those 17, there are 11 students do the uric acid examination.
Based on the examination , there are 4 obese students who have over uric acid level, so it can be concluded that the hiperuricemia prevalence at obese adolecents/students is 36,36 %.
Keyword: Hiperuricemia, Obesity, Adolescents, Tumou Tou Christian Senior High School Bitung City.
Related Results
PREVALENSI HIPERURISEMIA PADA REMAJA OBES DI SMK NEGERI 1 BITUNG
PREVALENSI HIPERURISEMIA PADA REMAJA OBES DI SMK NEGERI 1 BITUNG
ABSTRAKAsam urat adalah hasil akhir metabolisme zat purin yang berasal dari sisa makanan yang kita konsumsi. Zat purin terdapat dalam setiap bahan makanan yang kita konsumsi baik h...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Hubungan Jenis Kelamin pada Pasien Hiperurisemia yang Menderita Diabetes Melitus Tipe 2 di Puskesmas Cihaurbeuti Tahun 2022
Hubungan Jenis Kelamin pada Pasien Hiperurisemia yang Menderita Diabetes Melitus Tipe 2 di Puskesmas Cihaurbeuti Tahun 2022
Abstract. Excess uric acid, or hyperuricemia, can increase the risk of gout and cardiovascular disease. Clinically, hyperuricemia contributes to the development of gouty arthritis,...
Relevansi Pendidikan Kristen dalam Membentuk Resiliensi Iman Remaja Generasi Z terhadap Pemikiran Kristen Progresif dari Bingkai Teologi Kristen
Relevansi Pendidikan Kristen dalam Membentuk Resiliensi Iman Remaja Generasi Z terhadap Pemikiran Kristen Progresif dari Bingkai Teologi Kristen
Social changes and technological advancements, generation Z (Gen Z) teenagers face issues and challenges maintaining their Christian faith, especially with the emergence of progres...
PENYULUHAN GENRE ORANG MUDA HARAPAN BANGSA
PENYULUHAN GENRE ORANG MUDA HARAPAN BANGSA
ABSTRAK Masa remaja merupakan masa peralihan dari masa kanak-kanak ke masa dewasa. Menurut WHO batasan usia remaja adalah 10 tahun hingga 19 tahun. Batasan usia remaja yang digunak...
Hiperurisemia dan Cystatin C
Hiperurisemia dan Cystatin C
Hiperurisemia merupakan keadaan kadar asam meningkat dalam darah. Kadarnya yang meningkat dapat menyebabkan penyakit, salah satunya yaitu adalah gangguan ginjal. Parameter cystatin...
Pendampingan Kader Posyandu Dalam Meningkatkan Pengetahuan Kesehatan Reproduksi Remaja
Pendampingan Kader Posyandu Dalam Meningkatkan Pengetahuan Kesehatan Reproduksi Remaja
Permasalahan kesehatan remaja di Indonesia semakin kompleks yang harus ditangani secara komprehensif dan terintegrasi dengan melibatkan unsur dari lintas program dan lintas sektor ...
PELATIHAN BAHAYA NARKOBA DAN KENAKALAN REMAJA TERHADAP MANAJEMEN KEUANGAN
PELATIHAN BAHAYA NARKOBA DAN KENAKALAN REMAJA TERHADAP MANAJEMEN KEUANGAN
Menurut UU No. 22 Tahun 1997, Narkotika adalah “zat atau obat yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman baik sintesis maupun semi sintesis yang dapat menyebabkan penurunan atau ...

