Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Pemanfaatan Sampah Organik Rumah Tangga Melalui Budidaya Maggot Menuju Wirausaha Ramah Lingkungan di Maluku Utara

View through CrossRef
Pengelolaan limbah organik Maluku Utara masih menjadi masalah bagi lingkungan. Salah satu cara pengelolaan limbah organik yaitu memanfaatkan maggot sebagai pengurai bahan organik. Maggot memiliki beberapa kelebihan yaitu mampu bertahan di kondisi lingkungan yang ekstrim dan mampu mereduksi bahan organik dalam waktu yang cepat. Selain itu, maggot memiliki kandungan protein yang tinggi berkisar antaa 40-50% dari bobot tubuhnya. Kelebihan yang dimiliki oleh maggot sangat berpotensi dikembangkan menjadi produk pakan untuk ternak ayam. Besarnya jumlah kebutuhan pakan ternak ayam dan harganya yang mahal, menjadikan maggot berpotensi sebagai pakan alternatif. Oleh karena itu, tim pelaksana Pengabdian kepada Masyarakat ini melaksanakan sosialisasi di Kelurahan Fitu, Kecamatan Ternate Selatan, Kota Ternate. Tujuan dari kegiatan ini mensosialisasikan manfaat budidaya maggot dalam pengurai limbah organik rumah tangga menjadi wirausaha yang ramah lingkungan. Metode pelaksanaannya yaitu dengan melakukan budidaya maggot  kemudian melaksanakan sosialisasi dengan metode ceramah dan diskusi. Hasil kegiatan ini yaitu meningkatnya animo masyarakat untuk mengelolah limbah organik menggunakan maggot dan menginspirasi untuk menjadikannya wirausaha pakan ternak dalam bentuk kemasan yang siap dipasarkan. Hasil evaluasi juga menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan masyarakat tentang maggot dan menciptakan antusias positif warga untuk mengadakan budidaya maggot pengurai limbah organik.
Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah
Title: Pemanfaatan Sampah Organik Rumah Tangga Melalui Budidaya Maggot Menuju Wirausaha Ramah Lingkungan di Maluku Utara
Description:
Pengelolaan limbah organik Maluku Utara masih menjadi masalah bagi lingkungan.
Salah satu cara pengelolaan limbah organik yaitu memanfaatkan maggot sebagai pengurai bahan organik.
Maggot memiliki beberapa kelebihan yaitu mampu bertahan di kondisi lingkungan yang ekstrim dan mampu mereduksi bahan organik dalam waktu yang cepat.
Selain itu, maggot memiliki kandungan protein yang tinggi berkisar antaa 40-50% dari bobot tubuhnya.
Kelebihan yang dimiliki oleh maggot sangat berpotensi dikembangkan menjadi produk pakan untuk ternak ayam.
Besarnya jumlah kebutuhan pakan ternak ayam dan harganya yang mahal, menjadikan maggot berpotensi sebagai pakan alternatif.
Oleh karena itu, tim pelaksana Pengabdian kepada Masyarakat ini melaksanakan sosialisasi di Kelurahan Fitu, Kecamatan Ternate Selatan, Kota Ternate.
Tujuan dari kegiatan ini mensosialisasikan manfaat budidaya maggot dalam pengurai limbah organik rumah tangga menjadi wirausaha yang ramah lingkungan.
Metode pelaksanaannya yaitu dengan melakukan budidaya maggot  kemudian melaksanakan sosialisasi dengan metode ceramah dan diskusi.
Hasil kegiatan ini yaitu meningkatnya animo masyarakat untuk mengelolah limbah organik menggunakan maggot dan menginspirasi untuk menjadikannya wirausaha pakan ternak dalam bentuk kemasan yang siap dipasarkan.
Hasil evaluasi juga menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan masyarakat tentang maggot dan menciptakan antusias positif warga untuk mengadakan budidaya maggot pengurai limbah organik.

Related Results

Perlindungan Pekerja Rumah Tangga Dalam Sistem Hukum Nasional
Perlindungan Pekerja Rumah Tangga Dalam Sistem Hukum Nasional
The role of house worker is very important in our daily life. Developing of work frame fo house worker are more extend and complex as advance as the era. Kencana foundation is foun...
SOSIALISASI PEMAHAMAN MASYARAKAT TERHADAP PENGELOLAAN SAMPAH RUMAH TANGGA DI DESA TRUKO
SOSIALISASI PEMAHAMAN MASYARAKAT TERHADAP PENGELOLAAN SAMPAH RUMAH TANGGA DI DESA TRUKO
ABSTRACTOne of the problems in Truko Village is the waste problem. Based on the observations, the waste comes from household waste, both organic and inorganic waste. Trucko Village...
Green Supply Chain Pengelolaan Sampah: Studi Kasus Penggunaan Maggot BSF dalam Pengolahan Sampah Organik
Green Supply Chain Pengelolaan Sampah: Studi Kasus Penggunaan Maggot BSF dalam Pengolahan Sampah Organik
Green supply chain pengelolaan sampah merupakan sistem pengelolaan sampah yang berbasis pada prinsip-prinsip lingkungan dan keberlanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembang...
Pengelolaan Sampah Organik pada Pondok Pesantren Melalui Budidaya Maggot
Pengelolaan Sampah Organik pada Pondok Pesantren Melalui Budidaya Maggot
Permasalahan yang dihadapi Pondok Pesantren adalah pengelolaan sampah yang belum optimal. Sampah tersebut sebagian besar berasal dari sisa makanan dan konsumsi lainnya oleh seluruh...
Transformasi Sampah Rumah Tangga Berbasis Maggot BSF Sebagai Inovasi Pemberdayaan Karang Taruna untuk Kemandirian Ekonomi di Cimahi Utara
Transformasi Sampah Rumah Tangga Berbasis Maggot BSF Sebagai Inovasi Pemberdayaan Karang Taruna untuk Kemandirian Ekonomi di Cimahi Utara
Pengelolaan sampah rumah tangga di kawasan perkotaan masih menjadi persoalan serius, termasuk di Kecamatan Cimahi Utara yang menghasilkan timbulan sampah lebih dari 250 ton per har...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Pengelolaan Sampah Organik Basah untuk Dimanfaatkan sebagai Penyubur Tanaman
Pengelolaan Sampah Organik Basah untuk Dimanfaatkan sebagai Penyubur Tanaman
Perlindungan lingkungan hidup adalah suatu sikap dan tindakan yang selalu bertujuan untuk mencegah kerusakan lingkungan hidup dan mengembangkan upaya perbaikan kerusakan alam yang ...

Back to Top