Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

SOSIALISASI PEMAHAMAN MASYARAKAT TERHADAP PENGELOLAAN SAMPAH RUMAH TANGGA DI DESA TRUKO

View through CrossRef
ABSTRACTOne of the problems in Truko Village is the waste problem. Based on the observations, the waste comes from household waste, both organic and inorganic waste. Trucko Village does not yet have a Temporary Shelter (TPS) so that garbage is disposed of in any place. The lack of public understanding, especially for housewives, regarding the methods of sorting waste, storing waste, transporting waste to processing household waste, causes the need to disseminate public understanding of household waste management in Truko Village. The purpose of this activity is to provide understanding, especially to housewives, about how to manage household waste. The implementation of this activity goes through 3 stages, namely (1) lectures to explain the study material, (2) questions and answers to determine the level of public understanding of the material presented, and (3) simulations to give direct examples of how to sort, store, transport and treat waste in accordance with with the type. This activity has a positive impact on increasing the knowledge of housewives regarding the definition of waste, types of waste namely organic, inorganic, and B3 (Dangerous and Toxic Waste), waste management starting from waste sorting, waste storage, waste transportation to waste processing, and understanding the impact indiscriminate disposal of waste both on health, the environment and socio-economic.Keywords: Waste Processing, Household Waste. ABSTRAKSalah satu masalah yang ada di Desa Truko adalah masalah sampah. Berdasarkan hasil pengamatan sampah tersebut bersumber dari sampah rumah tangga, baik itu sampah organik maupun anorganik. Desa Truko belum memiliki Tempat Penampungan Sementara (TPS) sehingga sampah dibuang sembarangan tempat. Kurangnya pemahaman masyarakat terutama bagi ibu rumah tangga mengenai cara pemilahan sampah, pewadahan sampah, pengangkutan sampah hingga pengolahan sampah rumah tangga menyebabkan perlu dilakukannya sosialisasi pemahaman masyarakat terhadap pengelolaan sampah rumah tangga di Desa Truko. Tujuan kegiatan ini memberikan pemahaman khususnya kepada ibu rumah tangga mengenai cara pengelolaan sampah rumah tangga. Pelaksanaan kegiatan ini melalui 3 tahap yaitu (1) ceramah untuk memaparkan materi kajian, (2) tanya jawab untuk mengetahui tingkat pemahaman masyarakat mengenai materi yang disampaikan, dan (3) simulasi untuk mencontohkan secara langsung cara pemilahan, pewadahan, pengangkutan dan pengolahan sampah sesuai dengan jenisnya. Kegiatan ini berdampak positif terhadap peningkatan pengetahuan ibu rumah tangga mengenai pengertian sampah, jenis sampah yaitu organik, anorganik, dan B3 (Buangan Berbahaya dan Beracun), pengelolaan sampah mulai dari cara pemilahan sampah, pewadahan sampah, pengangkutan sampah hingga pengolahan sampah, dan memahami dampak pembuangan sampah sembarangan baik itu terhadap kesehatan, lingkungan maupun sosial ekonomi.Kata Kunci: Pengelolaan Sampah, Sampah Rumah Tangga.
Title: SOSIALISASI PEMAHAMAN MASYARAKAT TERHADAP PENGELOLAAN SAMPAH RUMAH TANGGA DI DESA TRUKO
Description:
ABSTRACTOne of the problems in Truko Village is the waste problem.
Based on the observations, the waste comes from household waste, both organic and inorganic waste.
Trucko Village does not yet have a Temporary Shelter (TPS) so that garbage is disposed of in any place.
The lack of public understanding, especially for housewives, regarding the methods of sorting waste, storing waste, transporting waste to processing household waste, causes the need to disseminate public understanding of household waste management in Truko Village.
The purpose of this activity is to provide understanding, especially to housewives, about how to manage household waste.
The implementation of this activity goes through 3 stages, namely (1) lectures to explain the study material, (2) questions and answers to determine the level of public understanding of the material presented, and (3) simulations to give direct examples of how to sort, store, transport and treat waste in accordance with with the type.
This activity has a positive impact on increasing the knowledge of housewives regarding the definition of waste, types of waste namely organic, inorganic, and B3 (Dangerous and Toxic Waste), waste management starting from waste sorting, waste storage, waste transportation to waste processing, and understanding the impact indiscriminate disposal of waste both on health, the environment and socio-economic.
Keywords: Waste Processing, Household Waste.
 ABSTRAKSalah satu masalah yang ada di Desa Truko adalah masalah sampah.
Berdasarkan hasil pengamatan sampah tersebut bersumber dari sampah rumah tangga, baik itu sampah organik maupun anorganik.
Desa Truko belum memiliki Tempat Penampungan Sementara (TPS) sehingga sampah dibuang sembarangan tempat.
Kurangnya pemahaman masyarakat terutama bagi ibu rumah tangga mengenai cara pemilahan sampah, pewadahan sampah, pengangkutan sampah hingga pengolahan sampah rumah tangga menyebabkan perlu dilakukannya sosialisasi pemahaman masyarakat terhadap pengelolaan sampah rumah tangga di Desa Truko.
Tujuan kegiatan ini memberikan pemahaman khususnya kepada ibu rumah tangga mengenai cara pengelolaan sampah rumah tangga.
Pelaksanaan kegiatan ini melalui 3 tahap yaitu (1) ceramah untuk memaparkan materi kajian, (2) tanya jawab untuk mengetahui tingkat pemahaman masyarakat mengenai materi yang disampaikan, dan (3) simulasi untuk mencontohkan secara langsung cara pemilahan, pewadahan, pengangkutan dan pengolahan sampah sesuai dengan jenisnya.
Kegiatan ini berdampak positif terhadap peningkatan pengetahuan ibu rumah tangga mengenai pengertian sampah, jenis sampah yaitu organik, anorganik, dan B3 (Buangan Berbahaya dan Beracun), pengelolaan sampah mulai dari cara pemilahan sampah, pewadahan sampah, pengangkutan sampah hingga pengolahan sampah, dan memahami dampak pembuangan sampah sembarangan baik itu terhadap kesehatan, lingkungan maupun sosial ekonomi.
Kata Kunci: Pengelolaan Sampah, Sampah Rumah Tangga.

Related Results

Perlindungan Pekerja Rumah Tangga Dalam Sistem Hukum Nasional
Perlindungan Pekerja Rumah Tangga Dalam Sistem Hukum Nasional
The role of house worker is very important in our daily life. Developing of work frame fo house worker are more extend and complex as advance as the era. Kencana foundation is foun...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Inisiasi Gerakan Shodaqoh Sampah Bagi Masyarakat Desa Trimurti, Bantul
Inisiasi Gerakan Shodaqoh Sampah Bagi Masyarakat Desa Trimurti, Bantul
Terkait dengan tema pengabdian masyarakat, ternyata di masyarakat Desa Trimurti masih sangat perlu sosialisasi mengenai bahaya tumpukan sampah, hasil dari aktivitas rumah tangga, y...
EDUKASI DAN PELATIHAN KELOMPOK MASYARAKAT TENTANG BANK SAMPAH
EDUKASI DAN PELATIHAN KELOMPOK MASYARAKAT TENTANG BANK SAMPAH
ABSTRAK Sampah selalu menjadi masalah sulit bagi masyarakat yang tidak peduli dengan lingkungan. Ketika orang tidak menjaga kebersihan, mereka dapat meninggalkan timbunan sa...
Krisis Sampah Rumah Tangga Menyebabkan Pencemaran Lingkungan Desa Kalialang Kecamatan Kalibawang
Krisis Sampah Rumah Tangga Menyebabkan Pencemaran Lingkungan Desa Kalialang Kecamatan Kalibawang
Sampah di Indonesia merupakan masalah yang tidak kunjung terselesaikan. Timbulan sampah dari waktu ke waktu masih fluktuatif jumlahnya. Pembuangan sampah rumah tangga sembarangan j...
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PENGELOLAAN SAMPAH DI DESA SUKAMENAK
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PENGELOLAAN SAMPAH DI DESA SUKAMENAK
Abstrak.  Volume sampah di kota Bandung meningkat seiring dengan pertambahan jumlah penduduk.  TPA sudah tidak dapat menampung lebih banyak lagi, akibatnya sampah meluap dan berser...
Maksimalisasi Pengelolaan Sampah untuk Mewujudkan Desa Eco Friendly di Desa Banyuwangi Cigudeg
Maksimalisasi Pengelolaan Sampah untuk Mewujudkan Desa Eco Friendly di Desa Banyuwangi Cigudeg
Desa Eco Friendly merupakan desa sehat ramah lingkungan ditinjau dari aspek kesehatan tanah dan kualitas pangan. Kesadaran masyarakat terkait pengelolaan sampah di Desa Banyuwangi ...

Back to Top