Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Pengembangan Sistem Informasi Sosial Ekonomi untuk Menunjang Perencanaan Wilayah Tingkat Provinsi (Uji Coba di Provinsi Lampung)

View through CrossRef
Kegiatan pembangunan menuntut perencanaan penggunaan lahan dan penataan ruang yang didukungsistem informasi fisik dan sosial ekonomis yang berbasis geografi. Ketersediaan data dan informasi yangcepat, akurat, dan terkini merupakan salah satu tantangan mendasar dalam membuat perencanaanwilayah. Saat ini data yang diperlukan dalam perencanaan pembangunan wilayah dan kota belumsepenuhnya tersedia pada institusi penyedia data dasar. Terkadang ada ketidaksesuaian definisi dataantara institusi penyedia dengan penggunanya (para perencana wilayah). Salah satu solusi yang dapatdiambil adalah membangun sistem informasi keruangan data yang diperlukan perencana yang belumterpenuhi oleh penyedia data. Studi ini bertujuan mengembangkan suatu model sistem informasi sosialekonomi penunjang kegiatan perencanaan wilayah tingkat provinsi. Sistem tersebut berisi data daninformasi kependudukan dan ekonomi, yang akan digunakan dalam penyusunan perencanaan wilayahdengan menggunakan bantuan perangkat lunak Arcview. Sistem yang dihasilkan diharapkan dapatmembantu perencana wilayah dengan memberikan informasi secara cepat dan berdimensi keruangan.Hasil studi ini menyimpulkan bahwa sistem informasi yang dibangun memberikan kemudahan bekerjadan memiliki nilai estetis. Sistem tersebut membantu kinerja analisis keruangan dan analisis numerikdengan jalan mengintegrasikan kedua sistem data tersebut, sehingga para pengambil kebijakan danpelaku pembangunan dapat dengan mudah mengambil keputusan yang memiliki dimensi keruangan.Kata kunci: sistem informasi, perencanaan wilayah, sosial ekonomi
Institute of Research and Community Services Diponegoro University (LPPM UNDIP)
Title: Pengembangan Sistem Informasi Sosial Ekonomi untuk Menunjang Perencanaan Wilayah Tingkat Provinsi (Uji Coba di Provinsi Lampung)
Description:
Kegiatan pembangunan menuntut perencanaan penggunaan lahan dan penataan ruang yang didukungsistem informasi fisik dan sosial ekonomis yang berbasis geografi.
Ketersediaan data dan informasi yangcepat, akurat, dan terkini merupakan salah satu tantangan mendasar dalam membuat perencanaanwilayah.
Saat ini data yang diperlukan dalam perencanaan pembangunan wilayah dan kota belumsepenuhnya tersedia pada institusi penyedia data dasar.
Terkadang ada ketidaksesuaian definisi dataantara institusi penyedia dengan penggunanya (para perencana wilayah).
Salah satu solusi yang dapatdiambil adalah membangun sistem informasi keruangan data yang diperlukan perencana yang belumterpenuhi oleh penyedia data.
Studi ini bertujuan mengembangkan suatu model sistem informasi sosialekonomi penunjang kegiatan perencanaan wilayah tingkat provinsi.
Sistem tersebut berisi data daninformasi kependudukan dan ekonomi, yang akan digunakan dalam penyusunan perencanaan wilayahdengan menggunakan bantuan perangkat lunak Arcview.
Sistem yang dihasilkan diharapkan dapatmembantu perencana wilayah dengan memberikan informasi secara cepat dan berdimensi keruangan.
Hasil studi ini menyimpulkan bahwa sistem informasi yang dibangun memberikan kemudahan bekerjadan memiliki nilai estetis.
Sistem tersebut membantu kinerja analisis keruangan dan analisis numerikdengan jalan mengintegrasikan kedua sistem data tersebut, sehingga para pengambil kebijakan danpelaku pembangunan dapat dengan mudah mengambil keputusan yang memiliki dimensi keruangan.
Kata kunci: sistem informasi, perencanaan wilayah, sosial ekonomi.

Related Results

DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
KRITIK ISLAM TERHADAP SISTEM EKONOMI KONTEMPORER
KRITIK ISLAM TERHADAP SISTEM EKONOMI KONTEMPORER
Masalah ekonomi adalah masalah yang tidah bisa dipisahkan dari kehidupan manusia. Manusia sebagai makhluk sosial senantiasa tidak pernah puas dengan apa yang telah dimilikinya, sed...
PERANAN KOMISI INFORMASI DALAM MENSOSIALISASIKAN PERATURAN KOMISI INFORMASI UNTUK KETERBUKAAN INFORMASI PUBLIK DI PROVINSI BALI
PERANAN KOMISI INFORMASI DALAM MENSOSIALISASIKAN PERATURAN KOMISI INFORMASI UNTUK KETERBUKAAN INFORMASI PUBLIK DI PROVINSI BALI
Keterbukaan informasi ini harus dikawal secara serentak oleh publik dan badan publik, keterbukaan informasi mampu mensejahterakan masyarakat, menjadi alat menuju pada percepatan pe...
PENGEMBANGAN MODEL LATIHAN SMASH BULUTANGKIS UNTUK USIA REMAJA
PENGEMBANGAN MODEL LATIHAN SMASH BULUTANGKIS UNTUK USIA REMAJA
Tujuan dari penelitian dan pengembangan ini adalah untuk menghasilkan model latihan smash pada bulutangkis untuk usia remaja. Penelitian ini menggunakan metode research and develop...
PENGARUH DESENTRALISASI FISKAL DAN TENAGA KERJA BERIJAZAH SMA TERHADAP PEREKONOMIAN KABUPATEN KOTA PROVINSI LAMPUNG
PENGARUH DESENTRALISASI FISKAL DAN TENAGA KERJA BERIJAZAH SMA TERHADAP PEREKONOMIAN KABUPATEN KOTA PROVINSI LAMPUNG
Abstrak   Desentralisasi fiskal dan pertumbuhan ekonomi merupakan dua bahasan utama yang terus menjadi pembahasan. Kedua topik ini seperti tidak habis diteliti menginga...
Pengembangan tes membaca bahasa Indonesia berbasis web bagi mahasiswa Thailand di Universitas Negeri Yogyakarta
Pengembangan tes membaca bahasa Indonesia berbasis web bagi mahasiswa Thailand di Universitas Negeri Yogyakarta
Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan instrumen tes hasil belajar pemahaman membaca Bahasa Indonesia berbasis web yang dapat digunakan oleh mahasiswa Thailand tingkat dasar. ...
KAJIAN RISIKO BENCANA TANAH LONGSOR DAN GEMPA BUMI KABUPATEN PRINGSEWU PROVINSI LAMPUNG
KAJIAN RISIKO BENCANA TANAH LONGSOR DAN GEMPA BUMI KABUPATEN PRINGSEWU PROVINSI LAMPUNG
Potensi bencana pada daerah Kabupaten Pringsewu berdasarkan RTRW daerah tersebut diantaranya tanah longsor dan gempa bumi, sehingga diperlukannya Kajian Risiko Bencana terhadap dua...

Back to Top