Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

KRITIK ISLAM TERHADAP SISTEM EKONOMI KONTEMPORER

View through CrossRef
Masalah ekonomi adalah masalah yang tidah bisa dipisahkan dari kehidupan manusia. Manusia sebagai makhluk sosial senantiasa tidak pernah puas dengan apa yang telah dimilikinya, sedangkan disisi lain alat yang dapat memuaskan kebutuhan manusia tersebut tersedia dalam jumlah yang terbatas. Karena adanya keterbatasan ketersediaan sumber daya menyebabkan timbulnya dominasi atau penguasaan dari negara satu, yang dalam hal ini negara yang lebih kuat kepada negara yang lebih lemah.Sistem ekonomi adalah suatu sistem yang mengatur serta menjalin hubungan ekonomi antar manusia dengan seperangkat kelembagaan dalam suatu tatanan kehidupan. Suatu sistem ekonomi tidaklah berdiri sendiri. Ia berkaitan dengan falsafah, pandangan dan pola hidup maryarakat tempatnya berpijak. Sebuah sistem ekonomi sesungguhnya merupakan salah satu unsur saja dalam suprasistem kehidupan masyarakat. Ia merupakan bagian dari kesatuan ideologi kehidupan masyarakat di suatu negara. Oleh karenanya, bukanlah hal yang mengherankan apabila dalam perjalanan atau penerapan suatu sistem ekonomi tertentu di sebuah negara terjadi benturan, konflik atau bahkan tentangan. Pelaksanaan suatu sistem ekonomi tertentu di sebuah negara akan berjalan mulus jika lingkungan kelembagaan masyarakat mendukung.Terdapat dua sistem ekonomi yang menguasai dunia yaitu sistem ekonomi kapitalis dan sistem ekonomi sosialis. Sistem ekonomi kapitalis mengakui pemilikan individual atas sumber daya-sumber daya ekonomi atau faktor-faktor produksi. Setidak-tidaknya, terdapat keleluasaan yang sangat longgar bagi orang perorangan dalam atau untuk memiliki sumber daya. Kompetisi antar individu dalam memenuhi kebutuhan hidup, persaingan antar badan usaha dalam mengejar keuntungan sangat dihargai. Prinsip keadilan yang dianut oleh sistem ekonomi kapitalis ialah setiap orang menerima imbalan berdasarkan prestasi kerjanya. Sistem ekonomi sosialis adalah sebaliknya. Sumber daya ekonomi atau faktor-faktor produksi diklaim sebagai milik negara. Sistem ini lebih menekankan pada kebersamaan masyarakat dalam menjalankan dan memajukan perekonomian. Imbalan yang diterimakan pada orang perorangan didasarkan pada kebutuhannya, bukan berdasarkan jasa yang dicurahkan. Prinsip keadilan yang dianut oleh sistem ekonomi sosialis ialah setiap orang menerima imbalan yang sama.Sistem ekonomi Islam sebagai salah satu sistem ekonomi yang ada, berlainan dengan sistem ekonomi kapitalis yang sangat memuja kebutuhan individu dan berbeda pula dengan sistem ekonomi sosialis komunis yang tidak mengakui hak individu. Islam merupakan jalan tengah yang mengajarkan manusia untuk saling mengasihi, menghargai dan menghormati, akan tetapi tidak melupakan kepentingan pribadi untuk hidup dihargai dan dihormati.
Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Maulana Hasanuddin Banten
Title: KRITIK ISLAM TERHADAP SISTEM EKONOMI KONTEMPORER
Description:
Masalah ekonomi adalah masalah yang tidah bisa dipisahkan dari kehidupan manusia.
Manusia sebagai makhluk sosial senantiasa tidak pernah puas dengan apa yang telah dimilikinya, sedangkan disisi lain alat yang dapat memuaskan kebutuhan manusia tersebut tersedia dalam jumlah yang terbatas.
Karena adanya keterbatasan ketersediaan sumber daya menyebabkan timbulnya dominasi atau penguasaan dari negara satu, yang dalam hal ini negara yang lebih kuat kepada negara yang lebih lemah.
Sistem ekonomi adalah suatu sistem yang mengatur serta menjalin hubungan ekonomi antar manusia dengan seperangkat kelembagaan dalam suatu tatanan kehidupan.
Suatu sistem ekonomi tidaklah berdiri sendiri.
Ia berkaitan dengan falsafah, pandangan dan pola hidup maryarakat tempatnya berpijak.
Sebuah sistem ekonomi sesungguhnya merupakan salah satu unsur saja dalam suprasistem kehidupan masyarakat.
Ia merupakan bagian dari kesatuan ideologi kehidupan masyarakat di suatu negara.
Oleh karenanya, bukanlah hal yang mengherankan apabila dalam perjalanan atau penerapan suatu sistem ekonomi tertentu di sebuah negara terjadi benturan, konflik atau bahkan tentangan.
Pelaksanaan suatu sistem ekonomi tertentu di sebuah negara akan berjalan mulus jika lingkungan kelembagaan masyarakat mendukung.
Terdapat dua sistem ekonomi yang menguasai dunia yaitu sistem ekonomi kapitalis dan sistem ekonomi sosialis.
Sistem ekonomi kapitalis mengakui pemilikan individual atas sumber daya-sumber daya ekonomi atau faktor-faktor produksi.
Setidak-tidaknya, terdapat keleluasaan yang sangat longgar bagi orang perorangan dalam atau untuk memiliki sumber daya.
Kompetisi antar individu dalam memenuhi kebutuhan hidup, persaingan antar badan usaha dalam mengejar keuntungan sangat dihargai.
Prinsip keadilan yang dianut oleh sistem ekonomi kapitalis ialah setiap orang menerima imbalan berdasarkan prestasi kerjanya.
Sistem ekonomi sosialis adalah sebaliknya.
Sumber daya ekonomi atau faktor-faktor produksi diklaim sebagai milik negara.
Sistem ini lebih menekankan pada kebersamaan masyarakat dalam menjalankan dan memajukan perekonomian.
Imbalan yang diterimakan pada orang perorangan didasarkan pada kebutuhannya, bukan berdasarkan jasa yang dicurahkan.
Prinsip keadilan yang dianut oleh sistem ekonomi sosialis ialah setiap orang menerima imbalan yang sama.
Sistem ekonomi Islam sebagai salah satu sistem ekonomi yang ada, berlainan dengan sistem ekonomi kapitalis yang sangat memuja kebutuhan individu dan berbeda pula dengan sistem ekonomi sosialis komunis yang tidak mengakui hak individu.
Islam merupakan jalan tengah yang mengajarkan manusia untuk saling mengasihi, menghargai dan menghormati, akan tetapi tidak melupakan kepentingan pribadi untuk hidup dihargai dan dihormati.

Related Results

REFORMULASI MAQĀṢID AL-SYARĪ’AH KONTEMPORER: SISTEM NILAI SEBAGAI TAWARAN JASSER AUDA MENUJU HUKUM ISLAM HUMANIS
REFORMULASI MAQĀṢID AL-SYARĪ’AH KONTEMPORER: SISTEM NILAI SEBAGAI TAWARAN JASSER AUDA MENUJU HUKUM ISLAM HUMANIS
Abstrak Tulisan ini merupakan studi tokoh pemikiran Jasser Auda yang menawarkan maqāṣid al-syarī’ah dengan pendekatan sistem. Tawaran yang dihasilkan Auda merupakan hasil dialekti...
KRITIK SOSIAL DALAM LIRIK LAGU SUPERMAN IS DEAD
KRITIK SOSIAL DALAM LIRIK LAGU SUPERMAN IS DEAD
AbstrakSuperman Is Dead adalah band yang berdiri sejak tahun 1995 hingga saat ini masih eksis dankonsisten mengusung tema karya-karya kritik sosial. Kritik sosial tidak lepas dari ...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
STUDI KOMPARASI POSISI ETIKA BISNIS ISLAM DALAM BERBAGAI SISTEM EKONOMI
STUDI KOMPARASI POSISI ETIKA BISNIS ISLAM DALAM BERBAGAI SISTEM EKONOMI
ABSTRAKEtika bisnis menjadi alat kendali bagi setiap individu dalam aktivitas ekonomi. Sistem ekonomi islam telah muncul jauh sebelum sistem ekonomi kapitalis, sosialis maupun sist...
EPISTEMOLOGI EKONOMI ISLAM DAN MAQASID SYARIAH DALAM KURIKULUM EKONOMI ISLAM DI PERGURUAN TINGGI
EPISTEMOLOGI EKONOMI ISLAM DAN MAQASID SYARIAH DALAM KURIKULUM EKONOMI ISLAM DI PERGURUAN TINGGI
Abstract. The Epistemology of Sharia Economy and Maqasid Sharia in Islamic Economics Curriculum in the Higher Education. The potencies and roles of Universities both Islamic Higher...
MISI KETUHANAN YANG TERKANDUNG DALAM EKONOMI ISLAM DI INDONESIA
MISI KETUHANAN YANG TERKANDUNG DALAM EKONOMI ISLAM DI INDONESIA
Ekonomi Islam adalah sistem ekonomi yang semua aktivitasnya dilakukan sesuai dengan prinsip, atauran dan nilai-nilai Islam. Dalam perekonomian Islam, tidak hanya mengatur hubungan ...
PERILAKU EKONOMI ISLAM DAN KEMAKMURAN
PERILAKU EKONOMI ISLAM DAN KEMAKMURAN
Ketentuan Allah yang menghadirkan manusia di muka bumi sebagai makhluk yang tidak independent. Setiap individu manusia tidak dapat mandiri tanpa benda lain baik untuk memenuhi kebu...

Back to Top