Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

HUBUNGAN PERSEPSI TENTANG EFEKTIFITAS VAKSIN DENGAN SIKAP KESEDIAAN MENGIKUTI VAKSINASI COVID-19

View through CrossRef
<p class="Default">Salah satu upaya pemerintah untuk memutuskan rantai penyebaran serta menurunkan angka kesakitan dan kematian akibat virus COVID-19 adalah vaksinasi. Tercapainya <em>Herd Immunity</em> adalah tujuan utama dilakukan vaksinasi untuk mengendalikan pandemi COVID-19. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa hubungan persepsi tentang efektivitas vaksin dengan sikap kesediaan mengikuti vaksinasi COVID-19. Penelitian ini menggunakan desain penelitian observasional analitik dengan pendekatan <em>cross-sectional</em>. Variabel independen adalah persepsi dan variabel dependen adalah sikap. Sampel ditentukan dengan teknik <em>simple random sampling</em>. Sampel adalah 188 mahasiswa UIN Sunan Ampel dengan rentang usia 16-24 tahun. Penelitian dilakukan pada bulan Mei 2021. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner dengan <em>google form</em>. Analisa data dilakukan dengan uji Chi Square. Hasil penelitian adalah paling banyak responden adalah wanita berusia 16-20 tahun (52%), mendapatkan informasi tentang COVID-19 melalui internet (55%), menganggap COVID-19 adalah penyakit berbahaya (89%), setuju terhadap efektivitas vaksin (87,2%) dan bersikap bersedia mengikuti vaksinasi (77,2%). Hasil analisa bivariat menunjukkan nilai <em>p value</em> 0,000 yang berarti terdapat hubungan signifikan antara persepsi tentang efektivitas vaksin dengan sikap kesediaan mengikuti vaksinasi. Pentingnya vaksinasi dimaksudkan untuk mempercepat kekebalan masyarakat agar Indonesia segera bebas dari pandemi COVID-19. Oleh karenanya, diperlukan dukungan penuh baik dari keluarga, institusi pendidikan, masyarakat dan pemerintah demi terlaksananya hal ini.</p>
Title: HUBUNGAN PERSEPSI TENTANG EFEKTIFITAS VAKSIN DENGAN SIKAP KESEDIAAN MENGIKUTI VAKSINASI COVID-19
Description:
<p class="Default">Salah satu upaya pemerintah untuk memutuskan rantai penyebaran serta menurunkan angka kesakitan dan kematian akibat virus COVID-19 adalah vaksinasi.
Tercapainya <em>Herd Immunity</em> adalah tujuan utama dilakukan vaksinasi untuk mengendalikan pandemi COVID-19.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa hubungan persepsi tentang efektivitas vaksin dengan sikap kesediaan mengikuti vaksinasi COVID-19.
Penelitian ini menggunakan desain penelitian observasional analitik dengan pendekatan <em>cross-sectional</em>.
Variabel independen adalah persepsi dan variabel dependen adalah sikap.
Sampel ditentukan dengan teknik <em>simple random sampling</em>.
Sampel adalah 188 mahasiswa UIN Sunan Ampel dengan rentang usia 16-24 tahun.
Penelitian dilakukan pada bulan Mei 2021.
Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner dengan <em>google form</em>.
Analisa data dilakukan dengan uji Chi Square.
Hasil penelitian adalah paling banyak responden adalah wanita berusia 16-20 tahun (52%), mendapatkan informasi tentang COVID-19 melalui internet (55%), menganggap COVID-19 adalah penyakit berbahaya (89%), setuju terhadap efektivitas vaksin (87,2%) dan bersikap bersedia mengikuti vaksinasi (77,2%).
Hasil analisa bivariat menunjukkan nilai <em>p value</em> 0,000 yang berarti terdapat hubungan signifikan antara persepsi tentang efektivitas vaksin dengan sikap kesediaan mengikuti vaksinasi.
Pentingnya vaksinasi dimaksudkan untuk mempercepat kekebalan masyarakat agar Indonesia segera bebas dari pandemi COVID-19.
Oleh karenanya, diperlukan dukungan penuh baik dari keluarga, institusi pendidikan, masyarakat dan pemerintah demi terlaksananya hal ini.
</p>.

Related Results

PERSEPSI IBU HAMIL TENTANG VAKSIN COVID-19 TERHADAP PELAKSANAAN VAKSINASI COVID-19
PERSEPSI IBU HAMIL TENTANG VAKSIN COVID-19 TERHADAP PELAKSANAAN VAKSINASI COVID-19
Latar Belakang: kasus positif Covid-19 di Kabupaten Sukoharjo tahun 2021 mencapai 12.350 dan terus mengalami penambahan jumlah. Dari jumlah tersebut terdapat 168 kasus positif Covi...
IMPLEMENTASI PROGRAM VAKSINASI DI KABUPATEN TANGGAMUS
IMPLEMENTASI PROGRAM VAKSINASI DI KABUPATEN TANGGAMUS
Penyebaran Covid-19, menuntut pemerintah untuk merumuskan berbagai program kebijakan guna percepatan penanganan pandemi Covid-19. salah satu program pemerintah dalam percepatan pen...
PERSEPSI MASYARAKAT TENTANG VAKSIN COVID-19
PERSEPSI MASYARAKAT TENTANG VAKSIN COVID-19
Latar Belakang: Angka kejadian Covid-19 semakin meningkat sejak Desember 2019 sampai dengan sekarang. Penderita banyak yang mengalami kesembuhan, namun juga kematian. Hal ini tidak...
Faktor-faktor yang berhubungan dengan persepsi petugas kesehatan yang terpapar Covid-19 meski telah diberikan vaksinasi
Faktor-faktor yang berhubungan dengan persepsi petugas kesehatan yang terpapar Covid-19 meski telah diberikan vaksinasi
Pendahuluan: Pengembangan vaksinasi covid-19 dilapangan banyak mendapat respon, tiga jenis sikap kelompok masyarakat terhadap vaksinasi, penerima vaksin, kelompok ragu-ragu, dan ke...
Differences in Immunoglobin a Levels in Breast Milk Between Mothers with and without the Covid 19 Vaccine
Differences in Immunoglobin a Levels in Breast Milk Between Mothers with and without the Covid 19 Vaccine
Giving the vaccine to breastfeeding mothers will provide immunity to the baby through the placenta, umbilical cord (IgG) and breast milk (IgA). The purpose of this study was to ana...
HUBUNGAN KARAKTERISTIK IBU HAMIL DENGAN KEIKUTSERTAAN VAKSINASI COVID-19
HUBUNGAN KARAKTERISTIK IBU HAMIL DENGAN KEIKUTSERTAAN VAKSINASI COVID-19
Perkembangan kasus Covid-19 menunjukkan bahwa wanita hamil yang terkonfirmasi positif Covid-19 mengalami peningkatan cukup signifikan. Vaksinasi Covid-19 dilakukan sebagai upaya pe...
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU HAMIL DENGAN KESEDIAAN PEMERIKSAAN HIV DAN AIDS
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU HAMIL DENGAN KESEDIAAN PEMERIKSAAN HIV DAN AIDS
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia tahun 2015 memperkirakan jika di Indonesia setiap tahun terdapat 9.000 ibu hamil positif Human Immunodeficiency VirusĀ  yang melahirkan bayi...

Back to Top