Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

PENGARUH BRAIN GYM TERHADAP PENURUNAN TINGKAT STRES PADA MAHASISWA DI KELOMPOK KARANG TARUNA KOTA SURAKARTA

View through CrossRef
Latar Belakang: Mahasiswa berada di tahap perkembangan yang berusia 18-25 tahun yang tergolong dalam masa dewasa awal dan termasuk dalam tahap quarter-life crisis, dimana individu masih mempunyai pengalaman emosional yang terbatas, sehingga rentan terkena stres. Prevalensi stres siswa di dunia sebesar 38,91%, di Asia 61,3% dan Indonesia sebesar 71,6%. Berdasarkan studi pendahuluan mengenai tingkat stres terhadap mahasiswa di kelompok Karang Taruna Kota Surakarta diketahui bahwa dari 34 orang mahasiswa, terdapat 4 orang mengalami stres ringan, 29 orang mengalami stres sedang, dan 1 orang mengalami stres berat. Salah satu penanganan untuk mengurangi stres yaitu menggunakan Brain gym yaitu serangkaian latihan belajar kognitif yang bagus dan menyenangkan untuk segala usia. Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh pemberian brain gym terhadap tingkat stres pada mahasiswa di kelompok Karang Taruna Kota Surakarta. Metode: metode pre-eksperimental dengan teknik one group pre and post test design. Sampel diambil menggunakan teknik purposive sampling dan didapatkan 30 responden. Pada penelitian ini alat ukur tingkat stres yang digunakan adalah Perceived Stress Scale (PSS-10). Hasil: Hasil uji pengaruh menggunakan Wilcoxon diketahui bahwa tingkat stres sebelum dan sesudah diberikan brain gym diperoleh nilai signifikansi sebesar p=0,001<0,05. Kesimpulan: Ada pengaruh Brain Gym terhadap penurunan tingkat stres pada mahasiswa di kelompok Karang Taruna Kota Surakarta.
Universitas Aisyiyah Surakarta
Title: PENGARUH BRAIN GYM TERHADAP PENURUNAN TINGKAT STRES PADA MAHASISWA DI KELOMPOK KARANG TARUNA KOTA SURAKARTA
Description:
Latar Belakang: Mahasiswa berada di tahap perkembangan yang berusia 18-25 tahun yang tergolong dalam masa dewasa awal dan termasuk dalam tahap quarter-life crisis, dimana individu masih mempunyai pengalaman emosional yang terbatas, sehingga rentan terkena stres.
Prevalensi stres siswa di dunia sebesar 38,91%, di Asia 61,3% dan Indonesia sebesar 71,6%.
Berdasarkan studi pendahuluan mengenai tingkat stres terhadap mahasiswa di kelompok Karang Taruna Kota Surakarta diketahui bahwa dari 34 orang mahasiswa, terdapat 4 orang mengalami stres ringan, 29 orang mengalami stres sedang, dan 1 orang mengalami stres berat.
Salah satu penanganan untuk mengurangi stres yaitu menggunakan Brain gym yaitu serangkaian latihan belajar kognitif yang bagus dan menyenangkan untuk segala usia.
Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh pemberian brain gym terhadap tingkat stres pada mahasiswa di kelompok Karang Taruna Kota Surakarta.
Metode: metode pre-eksperimental dengan teknik one group pre and post test design.
Sampel diambil menggunakan teknik purposive sampling dan didapatkan 30 responden.
Pada penelitian ini alat ukur tingkat stres yang digunakan adalah Perceived Stress Scale (PSS-10).
Hasil: Hasil uji pengaruh menggunakan Wilcoxon diketahui bahwa tingkat stres sebelum dan sesudah diberikan brain gym diperoleh nilai signifikansi sebesar p=0,001<0,05.
Kesimpulan: Ada pengaruh Brain Gym terhadap penurunan tingkat stres pada mahasiswa di kelompok Karang Taruna Kota Surakarta.

Related Results

Brain Organoids, the Path Forward?
Brain Organoids, the Path Forward?
Photo by Maxim Berg on Unsplash INTRODUCTION The brain is one of the most foundational parts of being human, and we are still learning about what makes humans unique. Advancements ...
POLA STRES PADA MAHASISWA PRAKTIKUM
POLA STRES PADA MAHASISWA PRAKTIKUM
Abstraksi  Jumlah mahasiswa yang mengalami stres meningkat setiap semester. Respon stres dari setiap mahasiswa berbeda, Respon tersebut tergantung pada kondisi kesehatan, kepribadi...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., &amp; Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Branding Forum Komunikasi Karang Taruna (FKKT) Kemantren Gondokusuman Melalui Teknologi Augmented Reality (AR)
Branding Forum Komunikasi Karang Taruna (FKKT) Kemantren Gondokusuman Melalui Teknologi Augmented Reality (AR)
Karang Taruna sebagai organisasi kepemudaan Indonesia, yang bertujuan memberikan pembinaan dan pemberdayaan kepada para pemuda khususnya remaja dalam bidang keorganisasian, ekonomi...
Tingkat Stres Berdasarkan Jenis Stresor Pada Mahasiswa Tingkat Akhir Tahap Akademik Fakultas Kedokteran Unisba
Tingkat Stres Berdasarkan Jenis Stresor Pada Mahasiswa Tingkat Akhir Tahap Akademik Fakultas Kedokteran Unisba
Abstract. Stress is a common phenomenon and cannot be avoided by everyone. Stress is an unpleasant condition and can elicit a response be it mental, physical, emotional, and spirit...
KOMPARASI POLA SPASIAL KONDISI TERUMBU KARANG TAMAN NASIONAL KARIMUNJAWA
KOMPARASI POLA SPASIAL KONDISI TERUMBU KARANG TAMAN NASIONAL KARIMUNJAWA
ABSTRACTComparative studies on the percentage of coral reef substrate cover have been carried out in 3 (three) management zones (protection zone, utilization and Non-MPA) Karimunja...

Back to Top