Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

MENJAGA KESEIMBANGAN ANTARA KEWAJIBAN ORANG TUA DAN HAK ANAK DALAM PRAKTIK HUKUM ISLAM

View through CrossRef
Penelitian ini dilatarbelakangi permasalahan kurangnya pemahaman tentang pentingnya pendidikan agama dalam keluarga, yang menyebabkan ketidakseimbangan antara pemenuhan kewajiban orang tua untuk memberikan pendidikan agama dan pemahaman anak-anak tentang hak-hak agama mereka. Kewajiban dan tanggung jawab orang tua dalam keluarga yang mungkin tidak seimbang, dan pada akhirnya memberikan dampak kepada hak anak untuk mendapatkan pendidikan dan perlindungan yang setara. Kurangnya kesadaran di masyarakat tentang hak anak menurut prinsip-prinsip hukum Islam, yang pada akhirnya dapat memunculkan kekerasan atau diskriminasi terhadap anak. Fakta menunjukkan bahwa kasus kekerasan dan eksploitasi terhadap anak di lingkup keluarga di Indonesia masih tinggi. Data menyebutkan setidaknya 4 juta anak menjadi korban kekerasan setiap tahunnya. Ironisnya, pelaku utama justru orang-orang terdekat si anak, termasuk orang tua kandung. Ini menunjukkan adanya ketimpangan serius dalam pemenuhan kewajiban orang tua dan perlindungan hak anak, khususnya dalam konteks hukum keluarga Islam. Penelitian ini bertujuan untuk merinci hak anak dalam hukum keluarga Islam, memahami pandangan terhadap kewajiban orang tua, dan mengeksplorasi faktor-faktor yang mempengaruhi keseimbangan tersebut. penelitian ini mengadopsi metodologi penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif dengan pengumpulan data wawancara, studi kasus, dan analisis literatur. Hasil menunjukkan peran orang tua dalam menjaga dan memberikan hak anak merupakan kewajiban yang didasari oleh prinsip kasih sayang dan tanggung jawab dalam Islam. Pemenuhan hak-hak anak adalah bagian dari tugas ini, yang memiliki dampak besar pada masa depan anak. Pengaturan hak anak dalam hukum nasional dan hukum keluarga Islam bertujuan untuk melindungi hak-hak anak dan menjamin mereka tumbuh, berkembang, dan berpartisipasi sesuai dengan martabat kemanusiaan. Untuk menjaga keseimbangan antara kewajiban orang tua dan hak anak, penting memahami faktor-faktor seperti pendidikan agama, etika, pendidikan dasar, dan pengetahuan orang tua, serta pentingnya kerja sama dalam keluarga. Dalam konteks ini, peran masyarakat dan komunitas juga sangat penting dalam mendukung perlindungan anak dan hak-hak mereka serta menciptakan lingkungan yang mendukung perkembangan anak.
Title: MENJAGA KESEIMBANGAN ANTARA KEWAJIBAN ORANG TUA DAN HAK ANAK DALAM PRAKTIK HUKUM ISLAM
Description:
Penelitian ini dilatarbelakangi permasalahan kurangnya pemahaman tentang pentingnya pendidikan agama dalam keluarga, yang menyebabkan ketidakseimbangan antara pemenuhan kewajiban orang tua untuk memberikan pendidikan agama dan pemahaman anak-anak tentang hak-hak agama mereka.
Kewajiban dan tanggung jawab orang tua dalam keluarga yang mungkin tidak seimbang, dan pada akhirnya memberikan dampak kepada hak anak untuk mendapatkan pendidikan dan perlindungan yang setara.
Kurangnya kesadaran di masyarakat tentang hak anak menurut prinsip-prinsip hukum Islam, yang pada akhirnya dapat memunculkan kekerasan atau diskriminasi terhadap anak.
Fakta menunjukkan bahwa kasus kekerasan dan eksploitasi terhadap anak di lingkup keluarga di Indonesia masih tinggi.
Data menyebutkan setidaknya 4 juta anak menjadi korban kekerasan setiap tahunnya.
Ironisnya, pelaku utama justru orang-orang terdekat si anak, termasuk orang tua kandung.
Ini menunjukkan adanya ketimpangan serius dalam pemenuhan kewajiban orang tua dan perlindungan hak anak, khususnya dalam konteks hukum keluarga Islam.
Penelitian ini bertujuan untuk merinci hak anak dalam hukum keluarga Islam, memahami pandangan terhadap kewajiban orang tua, dan mengeksplorasi faktor-faktor yang mempengaruhi keseimbangan tersebut.
penelitian ini mengadopsi metodologi penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif dengan pengumpulan data wawancara, studi kasus, dan analisis literatur.
Hasil menunjukkan peran orang tua dalam menjaga dan memberikan hak anak merupakan kewajiban yang didasari oleh prinsip kasih sayang dan tanggung jawab dalam Islam.
Pemenuhan hak-hak anak adalah bagian dari tugas ini, yang memiliki dampak besar pada masa depan anak.
Pengaturan hak anak dalam hukum nasional dan hukum keluarga Islam bertujuan untuk melindungi hak-hak anak dan menjamin mereka tumbuh, berkembang, dan berpartisipasi sesuai dengan martabat kemanusiaan.
Untuk menjaga keseimbangan antara kewajiban orang tua dan hak anak, penting memahami faktor-faktor seperti pendidikan agama, etika, pendidikan dasar, dan pengetahuan orang tua, serta pentingnya kerja sama dalam keluarga.
Dalam konteks ini, peran masyarakat dan komunitas juga sangat penting dalam mendukung perlindungan anak dan hak-hak mereka serta menciptakan lingkungan yang mendukung perkembangan anak.

Related Results

Pemenuhan Hak-hak Anak Pasca Perceraian Orang Tua di Kecamatan Cikembar
Pemenuhan Hak-hak Anak Pasca Perceraian Orang Tua di Kecamatan Cikembar
Perceraian di Kecamatan Cikembar kerapkali menimbulkan ekses-ekses masalah pemenuhan hak-hak anak pasca perceraian orang tua. Banyak hambatan utama yang menjadi penyebab terbengkal...
PERLINDUNGAN TERHADAP ANAK YANG BERHADAPAN DENGAN HUKUM
PERLINDUNGAN TERHADAP ANAK YANG BERHADAPAN DENGAN HUKUM
Perlindungan anak terhadap anak yang bermasalah dengan hukum, sebagai bagian utama peningkatan kualitas hidup manusia Indonesia, karena anak adalah kelompok strategis berkelanjutan...
Hak Asuh Anak Di Luar Nikah Prespektif Hukum Islam Dengan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2014 Tentang Perlindungan Anak
Hak Asuh Anak Di Luar Nikah Prespektif Hukum Islam Dengan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2014 Tentang Perlindungan Anak
Masalah hak asuh anak di luar nikah merupakan isu hukum yang rumit di Indonesia, baik dari sudut pandang hukum positif maupun hukum Islam. Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang...
Persepsi Masyarakat Kota Magelang Terhadap Bahaya Rokok Bagi Kesehatan Anak Dengan Riwayat Orang Tua Perokok
Persepsi Masyarakat Kota Magelang Terhadap Bahaya Rokok Bagi Kesehatan Anak Dengan Riwayat Orang Tua Perokok
Merokok sudah menjadi hal lazim yang dilakukan oleh masyarakat Indonesia. Baik itu dari kalangan anak-anak  maupun orang tua.  Banyak orang yang merokok di dekat anggota keluargany...
POLA ASUH ORANG TUA TERHADAP PERKEMBANGAN SOSIAL EMOSIONAL ANAK USIA DINI
POLA ASUH ORANG TUA TERHADAP PERKEMBANGAN SOSIAL EMOSIONAL ANAK USIA DINI
In the family of parents has a big role in influencing the social development of children. Every parent certainly has a different parenting, including: authoritative parenting, dem...
Status Hukum Anak Angkat dan Pemeliharaannya Pasca Perceraian Orang Tua Angkat
Status Hukum Anak Angkat dan Pemeliharaannya Pasca Perceraian Orang Tua Angkat
This study aims to determine the status and responsibility of maintaining adopted children after divorce between adoptive parents. Due to the discussion of the topic of the status ...
PEMENUHAN HAK NAFKAH SEBAGAI SALAH SATU POLA TERHADAP PERLINDUNGAN ANAK: ANALISIS PEMIKIRAN A. HAMID SARONG
PEMENUHAN HAK NAFKAH SEBAGAI SALAH SATU POLA TERHADAP PERLINDUNGAN ANAK: ANALISIS PEMIKIRAN A. HAMID SARONG
Parents are the first party responsible for protecting and fulfilling children's rights. When children are born, they are entitled to the rights to parents and parents also have re...
Studi Perbandingan Hukum Perkawinan Islam di Indonesia dan Thailand
Studi Perbandingan Hukum Perkawinan Islam di Indonesia dan Thailand
Penelitian ini bertujuan untuk (1) Memahami bagaimana sistem perkawinan nasional di Indonesia dan Thailand, (2) Latar belakang pemberlakuan hukum perkawinan Islam di Indonesia dan ...

Back to Top