Javascript must be enabled to continue!
Perhitungan Umur Rencana Perkerasan Jalan Lentur (Studi Kasus: Jalan Poros Wuna-Lafinde Kabupaten Muna Barat)
View through CrossRef
Seiring dengan meningkatnya lalu lintas di jalan Wuna Lafinde Kab. Muna Barat, menimbulkan beban berlebih (overload). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui beban sumbu standar kendaraan (ESAL) yang akan di terima pada perkerasan jalan Wuna-Lafinde dan mengetahui perkerasan yang direncanakan dapat menahan beban lalu-lintas selama umur rencana menggunakan metode AASHTO 1993. Metode yang digunakan dalam penelitian ini dengan cara diskriptif analitis. Dalam perhitungan nilai ESAL berdasarkan hasil analisa data ditemukan nilai lintas ekivalen selama umur rencana 10 tahun (LER) yaitu 246,012. Dari hasil perhitungan LER ini di dapat besarnya perkiraan nilai ESAL pada jalan Wuna-Lafinde untuk kondisi berdasarkan data lalu lintas yaitu 897943,8 ESAL, nilai inilah yang kemudian akan di sandingkan dengan struktur perkerasan yang ada pada jalan Wuna-Lafinde. Terkait dengan nilai ESAL berdasarkan data lalu lintas, di lakukan perhitungan kembali terhadap struktur perkerasan yang ada pada perkerasan Wuna-Lafinde menghasilkan Log Wt18 1112012.36.
Universitas Halu Oleo
Title: Perhitungan Umur Rencana Perkerasan Jalan Lentur (Studi Kasus: Jalan Poros Wuna-Lafinde Kabupaten Muna Barat)
Description:
Seiring dengan meningkatnya lalu lintas di jalan Wuna Lafinde Kab.
Muna Barat, menimbulkan beban berlebih (overload).
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui beban sumbu standar kendaraan (ESAL) yang akan di terima pada perkerasan jalan Wuna-Lafinde dan mengetahui perkerasan yang direncanakan dapat menahan beban lalu-lintas selama umur rencana menggunakan metode AASHTO 1993.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini dengan cara diskriptif analitis.
Dalam perhitungan nilai ESAL berdasarkan hasil analisa data ditemukan nilai lintas ekivalen selama umur rencana 10 tahun (LER) yaitu 246,012.
Dari hasil perhitungan LER ini di dapat besarnya perkiraan nilai ESAL pada jalan Wuna-Lafinde untuk kondisi berdasarkan data lalu lintas yaitu 897943,8 ESAL, nilai inilah yang kemudian akan di sandingkan dengan struktur perkerasan yang ada pada jalan Wuna-Lafinde.
Terkait dengan nilai ESAL berdasarkan data lalu lintas, di lakukan perhitungan kembali terhadap struktur perkerasan yang ada pada perkerasan Wuna-Lafinde menghasilkan Log Wt18 1112012.
36.
Related Results
PERBANDINGAN LAPIS PERKERASAN LENTUR DENGAN LAPIS PERKERASAN KAKU PADA RUAS JALAN CIANJUR–SUKABUMI KM.BDG 67+720 s/d 80+257 KABUPATEN CIANJUR
PERBANDINGAN LAPIS PERKERASAN LENTUR DENGAN LAPIS PERKERASAN KAKU PADA RUAS JALAN CIANJUR–SUKABUMI KM.BDG 67+720 s/d 80+257 KABUPATEN CIANJUR
Jalan merupakan suatu konstruksi yang berfungsi sebagai prasarana perhubungan darat yang memegang peranan penting dalam kehidupan manusia. Dengan adanya jalan yang memadai dapat me...
PENGARUH BEBAN BERLEBIH TERHADAP UMUR RENCANA PERKERASAN JALAN (STUDI KASUS RUAS JALAN JENDERAL SOEDIRMAN SOKARAJA)
PENGARUH BEBAN BERLEBIH TERHADAP UMUR RENCANA PERKERASAN JALAN (STUDI KASUS RUAS JALAN JENDERAL SOEDIRMAN SOKARAJA)
Jalan Jenderal Soedirman Sokaraja, Banyumas, Jawa Tengah mmerupakan jalur utama yang menghubungkan beberapa provinsi, kota dan kabupaten. Jalan tersebut banyak dilalui kendaraan be...
STUDI GEOLOGIKARST SEBAGAI KAWASAN LINDUNG GEOLOGI DI KABUPATEN MUNA DAN KABUPATEN MUNA BARAT
STUDI GEOLOGIKARST SEBAGAI KAWASAN LINDUNG GEOLOGI DI KABUPATEN MUNA DAN KABUPATEN MUNA BARAT
ABSTRAKStudi Geologi Karst Sebagai Kawasan Lindung Geologi Di Kabupaten Muna Dan Kabupaten Muna Barat (Dibimbing oleh Muh Tufaila Hemon, sebagai Pembimbing I dan La Ode Ngkoimani, ...
ANALISA TEBAL PERKERASAN JALAN DI TANJAKAN MENGGUNAKAN METODE AASHTO 1993
ANALISA TEBAL PERKERASAN JALAN DI TANJAKAN MENGGUNAKAN METODE AASHTO 1993
Perkerasan pada umumnya menggunakan bahan campuran dari aspal dan juga memiliki sifat elastis jika menerima beban di atasnya. Sampai saat ini belum ada rumus khusus yang dibuat unt...
STUDI DESAIN TEBAL LAPIS PERKERASAN LENTUR MENGGUNAKAN METODE MDPJ 2017 PADA RUAS JALAN KARANG JAWA MUKA KOTA KANDANGAN PROVINSI KALIMANTAN SELATAN
STUDI DESAIN TEBAL LAPIS PERKERASAN LENTUR MENGGUNAKAN METODE MDPJ 2017 PADA RUAS JALAN KARANG JAWA MUKA KOTA KANDANGAN PROVINSI KALIMANTAN SELATAN
Jalan Karang Jawa Muka Kota Kandangan Kabupaten Hulu Sugai Selatan merupakan jalan penghubung antar kabupaten. Banyaknya pengguna Jalan Karang Jawa Muka yang berlalu linta...
ANALISIS KONSUMSI ENERGI DAN EMISI GAS RUMAH KACA PADA PEKERJAAN KONSTRUKSI JALAN DENGAN PERKERASAN LENTUR DAN PERKERASAN KAKU
ANALISIS KONSUMSI ENERGI DAN EMISI GAS RUMAH KACA PADA PEKERJAAN KONSTRUKSI JALAN DENGAN PERKERASAN LENTUR DAN PERKERASAN KAKU
Tahapan pembangunan jalan dari tahap konstruksi ke tahap operasi, mengkonsumsi sejumlah besar energi serta menghasilkan emisi. Penelitian ini bertujuan menganalisis jumlah energi d...
Penilaian Konsekuensi Beban Lalu Lintas Terhadap Pengurangan Umur Rencana Jalan
Penilaian Konsekuensi Beban Lalu Lintas Terhadap Pengurangan Umur Rencana Jalan
Jalan Ahmad Yani, Subagan merupakan jalan utama sebagai penghubung kegiatan lokal, wilayah, maupun nasional yang dapat meningkatkan perkembangan pembangunan infrastruktur dan perek...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...

