Javascript must be enabled to continue!
PERLINDUNGAN INVESTOR DALAM PENGHAPUSAN SAHAM PADA LAYANAN URUN DANA BERBASIS TEKNOLOGI INFORMASI
View through CrossRef
Saat ini Financial Technology sangat berkembang pesart salah satu bentuk Financial Technology yang ada adalah Equity Crowdfunding, yang menjadi opsi baru dalam berinvestasi. Istilah Equity Crowdfunding saat ini sudah berubah menjadi securities crowdfunding (SCF). Dalam SCF saham yang tercatat atau listing dapat juga dihapus pencatatannya (delisting). Rumusan masalah dalam penulisan ini adalah bagaimana perlindungan investor oleh penerbit atas delisting saham PT Mitra Kelola Abadi pada penyelenggaraan layanan Urun Dana Berbasis Teknologi Informasi. Analisis dalam penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan normatif, mengumpulkan data yang bersumber dari data sekunder yang terdiri dari bahan hukum primer dan sekunder serta disimpulkan dengan metode deduktif. Hasil dari penelitian yang telah dilakukan mengungkap adanya kekurangan dalam aspek perlindungan hukum terhadap investor terkait risiko delisting saham. Terdapat pelanggaran yang teridentifikasi dalam proses buyback saham, di mana pelanggaran tersebut melanggar ketentuan yang ada dalam Pasal 38 Undang-Undang Perseroan Terbatas, karena tidak melibatkan keputusan yang diperoleh dari Rapat Umum Pemegang Saham. Diharapkan ada peraturan khusus yang mengatur proses penghapusan pencatatan saham dalam SCF.
Title: PERLINDUNGAN INVESTOR DALAM PENGHAPUSAN SAHAM PADA LAYANAN URUN DANA BERBASIS TEKNOLOGI INFORMASI
Description:
Saat ini Financial Technology sangat berkembang pesart salah satu bentuk Financial Technology yang ada adalah Equity Crowdfunding, yang menjadi opsi baru dalam berinvestasi.
Istilah Equity Crowdfunding saat ini sudah berubah menjadi securities crowdfunding (SCF).
Dalam SCF saham yang tercatat atau listing dapat juga dihapus pencatatannya (delisting).
Rumusan masalah dalam penulisan ini adalah bagaimana perlindungan investor oleh penerbit atas delisting saham PT Mitra Kelola Abadi pada penyelenggaraan layanan Urun Dana Berbasis Teknologi Informasi.
Analisis dalam penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan normatif, mengumpulkan data yang bersumber dari data sekunder yang terdiri dari bahan hukum primer dan sekunder serta disimpulkan dengan metode deduktif.
Hasil dari penelitian yang telah dilakukan mengungkap adanya kekurangan dalam aspek perlindungan hukum terhadap investor terkait risiko delisting saham.
Terdapat pelanggaran yang teridentifikasi dalam proses buyback saham, di mana pelanggaran tersebut melanggar ketentuan yang ada dalam Pasal 38 Undang-Undang Perseroan Terbatas, karena tidak melibatkan keputusan yang diperoleh dari Rapat Umum Pemegang Saham.
Diharapkan ada peraturan khusus yang mengatur proses penghapusan pencatatan saham dalam SCF.
Related Results
The Impact of the Covid-19 Pandemic and Macroeconomics on the Sharia Stock Indexes in Indonesia
The Impact of the Covid-19 Pandemic and Macroeconomics on the Sharia Stock Indexes in Indonesia
ABSTRACT
The Covid-19 pandemic has changed economic conditions in various countries, including Indonesia. One of the sectors affected is the capital market sector which can also de...
PERLINDUNGAN HUKUM BAGI INVESTOR PADA PERUSAHAAN VOLUNTARY DELISTING DI PASAR MODAL
PERLINDUNGAN HUKUM BAGI INVESTOR PADA PERUSAHAAN VOLUNTARY DELISTING DI PASAR MODAL
Pasar modal dipandang sebagai salah satu sarana yang efektif untuk mempercepat pembangunan suatu negara. Hal ini dimungkinkan karena pasar modal merupakan wahana yang dapat menggal...
Perlindungan Hukum Terhadap Investor dalam hal Jual Beli Saham Online (Online Trading)
Perlindungan Hukum Terhadap Investor dalam hal Jual Beli Saham Online (Online Trading)
ABSTRAC
This study aims to determine and analyze the legal protection of investors in terms of buying and selling shares online and to identify and analyze the inhibiting fac...
PERBANDINGAN KINERJA REKSA DANA SAHAM KONVENSIONAL DENGAN REKSA DANA SAHAM SYARIAH DENGAN METODE INDEKS SHARPE, INDEKS TREYNOR, DAN ALPHA JENSEN YANG DILAKUKAN PADA PERIODE PANDEMI COVID-19.
PERBANDINGAN KINERJA REKSA DANA SAHAM KONVENSIONAL DENGAN REKSA DANA SAHAM SYARIAH DENGAN METODE INDEKS SHARPE, INDEKS TREYNOR, DAN ALPHA JENSEN YANG DILAKUKAN PADA PERIODE PANDEMI COVID-19.
Abstrak
Selama era pandemi Covid-19, harga saham mempengaruhi fluktuasi secara derastis, pemahaman tentang analisa kinerja reksa dana saham ini, dapat membantu investor dalam...
Perlindungan Investor Terhadap Investasi Bodong di Indonesia
Perlindungan Investor Terhadap Investasi Bodong di Indonesia
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahhui bagaimana perlindungan hukum yang didapatkan Investor Terhadap investasi bodong, serta mengetahui bagaimana tahapan proses perlindungan y...
PERBANDINGAN FUZZY TIME SERIESPERBANDINGAN FUZZY TIME SERIES MARKOV CHAIN DAN CHENG UNTUK MERAMALKAN HARGA SAHAM MARKOV CHAIN DAN CHENG UNTUK MERAMALKAN HARGA SAHAM
PERBANDINGAN FUZZY TIME SERIESPERBANDINGAN FUZZY TIME SERIES MARKOV CHAIN DAN CHENG UNTUK MERAMALKAN HARGA SAHAM MARKOV CHAIN DAN CHENG UNTUK MERAMALKAN HARGA SAHAM
AbstrakSeorang investor saham harus bisa memprediksi pergerakan harga saham. Menurut Ilafi et al. (2020), seorang pemilik saham harus bisa membuat keputusan kapan waktu yang tepat ...
Pengaruh Arus Kas Terhadap Harga Saham Syariah Pada Bursa Efek Indonesia (Studi Kasus pada Perusahaan Sektor Perbankan Syariah yang Terdaftar pada Indeks Saham Syariah Indonesia)
Pengaruh Arus Kas Terhadap Harga Saham Syariah Pada Bursa Efek Indonesia (Studi Kasus pada Perusahaan Sektor Perbankan Syariah yang Terdaftar pada Indeks Saham Syariah Indonesia)
Dalam era globalisasi investasi saham bukanlah sesuatu yang asing. Investasi yang dapat memberikan keuntungan dimasa mendatang, tidak luput dari risiko yang dapat berimbas pada per...

