Javascript must be enabled to continue!
PROSES PERKEMBANGAN PERKUMPULAN BARONGSAI SURYANAGA SURABAYA SETELAH REFORMASI
View through CrossRef
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui perkembangan kesenian pertunjukan Barongsai yang ada di Suryanaga Surabaya. Konflik masa lalu dan perubahan sudut pandang masyarakat membuat kelompok ini mengalami banyak perubahan. Di masa lalu Barongsai adalah sebuah alat ritual orang Tionghoa, sedangkan saat ini Barongsai adalah salah satu bidang olahraga. Hal ini membuat kelompok ini harus beradaptasi dengan perubahan cara pandang masyarakat terhadap Barongsai, tata cara permainan Barongsai, ritual Barongsai dan lain-lain. Teknik analisa yang digunakan adalah wawancara dan studi pustaka. Hasil penelitian akan menunjukkan bagaimana perbandingan dari kesenian pertunjukan Barongsai sebelum Reformasi dan setelah Reformasi. Dapat disimpulkan, terjadi pergeseran fungsi Barongsai di kelompok ini. Awalnya Barongsai digunakan untuk kebutuhan ritual sedangkan saat ini digunakan untuk mencari uang. Mereka bisa mendapat uang dengan cara mendapatkan undangan acara atau memenangkan perlombaan. Kelompok ini hanya akan melakukan apa saja yang dibutuhkan oleh pasar. Mereka tidak perlu percaya kepada ritual-ritual Barongsai.
Petra Christian University
Title: PROSES PERKEMBANGAN PERKUMPULAN BARONGSAI SURYANAGA SURABAYA SETELAH REFORMASI
Description:
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui perkembangan kesenian pertunjukan Barongsai yang ada di Suryanaga Surabaya.
Konflik masa lalu dan perubahan sudut pandang masyarakat membuat kelompok ini mengalami banyak perubahan.
Di masa lalu Barongsai adalah sebuah alat ritual orang Tionghoa, sedangkan saat ini Barongsai adalah salah satu bidang olahraga.
Hal ini membuat kelompok ini harus beradaptasi dengan perubahan cara pandang masyarakat terhadap Barongsai, tata cara permainan Barongsai, ritual Barongsai dan lain-lain.
Teknik analisa yang digunakan adalah wawancara dan studi pustaka.
Hasil penelitian akan menunjukkan bagaimana perbandingan dari kesenian pertunjukan Barongsai sebelum Reformasi dan setelah Reformasi.
Dapat disimpulkan, terjadi pergeseran fungsi Barongsai di kelompok ini.
Awalnya Barongsai digunakan untuk kebutuhan ritual sedangkan saat ini digunakan untuk mencari uang.
Mereka bisa mendapat uang dengan cara mendapatkan undangan acara atau memenangkan perlombaan.
Kelompok ini hanya akan melakukan apa saja yang dibutuhkan oleh pasar.
Mereka tidak perlu percaya kepada ritual-ritual Barongsai.
Related Results
Multikulturalisme Kesenian Barongsai di Desa Adat Kuta
Multikulturalisme Kesenian Barongsai di Desa Adat Kuta
Kesenian Barongsai sebagai kesenian etnis Tionghoa di Desa Adat Kuta, khususnya di Wihara Dharmayana, Kuta telah melalui proses asimilasi. Berdasarkan sejarah ...
ANALISIS EFEKTIVITAS APLIKASI WARGAKU SURABAYA DALAM MENUNJANG PELAYANAN PUBLIK MASYARAKAT KOTA SURABAYA
ANALISIS EFEKTIVITAS APLIKASI WARGAKU SURABAYA DALAM MENUNJANG PELAYANAN PUBLIK MASYARAKAT KOTA SURABAYA
Era revolusi industri 4.0 telah memaksa dunia bergerak kedalam trend digital dan internet di berbagai lini kehidupan bermasyarakat. Hal ini telah direspons secara positif oleh peme...
Pentingnya Pembentukan Perkumpulan bagi Pelaku UMKM Kebon Manggis Matraman
Pentingnya Pembentukan Perkumpulan bagi Pelaku UMKM Kebon Manggis Matraman
Tujuan program ini adalah memberikan pengayaan materi tentang pentingnya peran perkumpulan bagi upaya menunjang keberlangsungan serta kemajuan pelaku UMKM dalam usahanya, serta mem...
Bibliometric Study Of Publication Of Bureaucratic Reform Year 2017-2022
Bibliometric Study Of Publication Of Bureaucratic Reform Year 2017-2022
Reformasi Birokrasi pertama kali diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 81 Tahun 2010 tentang Grand Design Reformasi Birokrasi Tahun 2010-2025. Secara bertahap membuat, lembaga peme...
Implementasi Agile Governance pada Reformasi Birokrasi 4.0 di Puslatbang KMP LAN Kota Makassar
Implementasi Agile Governance pada Reformasi Birokrasi 4.0 di Puslatbang KMP LAN Kota Makassar
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Reformasi Birokrasi 4.0 berdasarkan prinsip-prinsip tata kelola yang gesit (Agile Governance) di Pusat Pelatihan dan Pengembangan dan...
Analisis Desain Kelembagaan Pengelolaan Program Bus Sekolah di Kota Surabaya
Analisis Desain Kelembagaan Pengelolaan Program Bus Sekolah di Kota Surabaya
AbstractThis research begins with an institutional study that wants to formulate an adapted design within the framework of an institution or institutions. This research attempts to...
PERKEMBANGAN KOGNITIF, BAHASA, PERKEMBANGAN SOSIO-EMOSIONAL, DAN IMPLIKASINYA DALAM PEMBELAJARAN
PERKEMBANGAN KOGNITIF, BAHASA, PERKEMBANGAN SOSIO-EMOSIONAL, DAN IMPLIKASINYA DALAM PEMBELAJARAN
Setiap individu pasti mengalami perkembangan, walaupun perkembangan itu bersifat relative. Perkembangan tergantung pada individu masing-masing. Perkembangan tersebut mencakup aspek...
Scientific & Editorial Boards the 2nd NRLS-2018
Scientific & Editorial Boards the 2nd NRLS-2018
Andoniana Rakoto Malala, Centre de Formation et d’Application du Machinisme Agricole (CFAMA), Antsirabe, MDG
Christina Avanti, Faculty of Pharmacy, University of Sur...

