Javascript must be enabled to continue!
IMPLEMENTASI TRADISI MERTI DESA DALAM MEMBENTUK KERUKUNAN MASYARAKAT DESA KEMRANGGEN KECAMATAN BRUNO KABUPATEN PURWOREJO
View through CrossRef
ABSTRACT
This study aims to explore the practice of Merti Desa tradition in Kemranggen Village, particularly in building community harmony. This field research was conducted with a qualitative descriptive method. The study was carried out in Kemranggen Village, Bruno District, Purworejo ReÂgency, Central Java Province from January to March 2021. The informants of this research were the leaders and all parties involved and witnessed the events of Merti Desa activities in the village. Data was collected through observations, interviews and documentation. Data analysis was conducted through four stages, namely: data documenÂtation, data reduction, data presentation, and drawing conclusions/ verification. Study findings indicated that the entire series of Merti Desa activities in Kemranggen Village built the harmony of the community through particiÂpation, cooperation and mutual assistance regardless of differences in religion, ethnicity, race, social strata and profession.
Keywords: Cultural Practice, Merti Desa, Harmony
Â
Â
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan praktik tradisi Merti Desa di Desa Kemranggen, khususnya dalam membangun kerukunan masyarakat. Penelitian lapangan ini dilakukan dengan metode deskriptif kualitatif. Penelitian dilaksanakan di Desa Kemranggen, Kecamatan Bruno, Kabupaten Purworejo, Provinsi Jawa Tengah pada bulan Januari sampai Maret 2021. Informan penelitian ini adalah para pimpinan dan semua pihak yang terlibat dan menyaksikan langsung peristiwa kegiatan Merti Desa di desa tersebut. Pengumpulan data dilakukan melalui obserÂvasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui empat tahapan, yaitu: dokumentasi data, reduksi data, penyajian data, dan penaÂrikan kesimpulan/verifikasi. Temuan studi menunjukkan bahwa seluruh rangkaian kegiatan Merti Desa di Desa Kemranggen membangun keruÂkunan masyarakat melalui partisipasi, kerjasama dan gotong royong tanpa membedakan agama, suku, ras, strata sosial dan profesi.
 Kata Kunci: Laku Budayai, Merti Desa, Kerukunan Umat.
Puslitbang Lektur, Khazanah Keagamaan dan Manajemen Organisasi
Title: IMPLEMENTASI TRADISI MERTI DESA DALAM MEMBENTUK KERUKUNAN MASYARAKAT DESA KEMRANGGEN KECAMATAN BRUNO KABUPATEN PURWOREJO
Description:
ABSTRACT
This study aims to explore the practice of Merti Desa tradition in Kemranggen Village, particularly in building community harmony.
This field research was conducted with a qualitative descriptive method.
The study was carried out in Kemranggen Village, Bruno District, Purworejo ReÂgency, Central Java Province from January to March 2021.
The informants of this research were the leaders and all parties involved and witnessed the events of Merti Desa activities in the village.
Data was collected through observations, interviews and documentation.
Data analysis was conducted through four stages, namely: data documenÂtation, data reduction, data presentation, and drawing conclusions/ verification.
Study findings indicated that the entire series of Merti Desa activities in Kemranggen Village built the harmony of the community through particiÂpation, cooperation and mutual assistance regardless of differences in religion, ethnicity, race, social strata and profession.
Keywords: Cultural Practice, Merti Desa, Harmony
Â
Â
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan praktik tradisi Merti Desa di Desa Kemranggen, khususnya dalam membangun kerukunan masyarakat.
Penelitian lapangan ini dilakukan dengan metode deskriptif kualitatif.
Penelitian dilaksanakan di Desa Kemranggen, Kecamatan Bruno, Kabupaten Purworejo, Provinsi Jawa Tengah pada bulan Januari sampai Maret 2021.
Informan penelitian ini adalah para pimpinan dan semua pihak yang terlibat dan menyaksikan langsung peristiwa kegiatan Merti Desa di desa tersebut.
Pengumpulan data dilakukan melalui obserÂvasi, wawancara dan dokumentasi.
Analisis data dilakukan melalui empat tahapan, yaitu: dokumentasi data, reduksi data, penyajian data, dan penaÂrikan kesimpulan/verifikasi.
Temuan studi menunjukkan bahwa seluruh rangkaian kegiatan Merti Desa di Desa Kemranggen membangun keruÂkunan masyarakat melalui partisipasi, kerjasama dan gotong royong tanpa membedakan agama, suku, ras, strata sosial dan profesi.
 Kata Kunci: Laku Budayai, Merti Desa, Kerukunan Umat.
Related Results
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Nilai Kerukunan Umat Beragama dalam Tradisi Merti Bumi Tunggularum Kabupaten Sleman
Nilai Kerukunan Umat Beragama dalam Tradisi Merti Bumi Tunggularum Kabupaten Sleman
Indonesia is known for its variety of tradition. The ritual of Merti Bumi Tunggularum is among the important traditions which has not been explored in studies. This study explores ...
TRADISI NGEDEBLAG DI DESA PAKRAMAN KEMENUH KECAMATAN SUKAWATI KABUPATEN GIANYAR (Kajian Teologi Hindu)
TRADISI NGEDEBLAG DI DESA PAKRAMAN KEMENUH KECAMATAN SUKAWATI KABUPATEN GIANYAR (Kajian Teologi Hindu)
<p>Umat Hindu selalu memegang teguh ajaran <em>Tri Hita Karana </em>yaitu tiga sumber</p><p>yang mendatangkan kebahagiaan, yakni hubungan manusia deng...
MERTI DESA
MERTI DESA
Masyarakat Desa Kemetul sebagai masyarakat agraris selalu mengadakan Merti Desa setiap tahun sekali, yang dilaksanakan antara bulan Juni, Juli, atau Agustus bertepatan dengan hari ...
Pengaruh Program Pelatihan Pengelolaan Homestay terhadap Produktivitas Sumber Daya Manusia di Kabupaten Purworejo
Pengaruh Program Pelatihan Pengelolaan Homestay terhadap Produktivitas Sumber Daya Manusia di Kabupaten Purworejo
Pariwisata merupakan salah satu sektor penting yang dapat memengaruhi laju pertumbuhan ekonomi suatu daerah. Purworejo merupakan sebuah kabupaten yang terletak di Jawa Tengah, Indo...
BIMBINGAN TEKNIS PEMBUATAN PERATURAN DESA DI DESA KAWUNGLARANG, KECAMATAN RANCAH, KABUPATEN CIAMIS
BIMBINGAN TEKNIS PEMBUATAN PERATURAN DESA DI DESA KAWUNGLARANG, KECAMATAN RANCAH, KABUPATEN CIAMIS
Peraturan Desa ditetapkan oleh Kepala Desa setelah dibahas dan disepakati bersama Badan Permusyawaratan Desa merupakan kerangka hukum dan kebijakan dalam penyelenggaraan Pemerintah...
Skripsi Nurhamidah Lubis
Skripsi Nurhamidah Lubis
Tuor merupakan tradisi turun-temurun dalam kehidupan masyarakat Mandailing. Disamping itu tuor menjadi hukum yang tidak tertulis namun memiliki nilai historis dan soiologis. Pemb...
Implementasi Kebijakan Dana Desa Terhadap Pemberdayaan Masyarakat Nagari Andaleh Kecamatan Batipuh Kabupaten Tanah Datar
Implementasi Kebijakan Dana Desa Terhadap Pemberdayaan Masyarakat Nagari Andaleh Kecamatan Batipuh Kabupaten Tanah Datar
Artikel ini berfokus pada pembahasan tentang Minimnya kesadaran, pengetahuan, pengalaman dan konsep diri masyarakat dalam kegiatan yang berkaitan dengan pemberdayaan. Tujuan Dalam ...

