Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

KAJIAN KONDISI EMPIRIS DRAINASE KAWASAN PESISIR MENUJU SANITASI BERKELANJUTAN

View through CrossRef
pembangunan fisik dilakukan. Drainase merupakan komponen penting dalam perencanaan infrastruktur lingkungan bidang sanitasi. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui kondisi empiris fisik drainase di kawasan pesisir khususnya di Kecamatan Sedati, dilihat dari segi kebersihan lingkungan dan mengevaluasi apakah drainase eksisting sudah sesuai dengan SNI 03-3424-1994 tentang Perencanaan drainase permukaan jalan. Metode penelitian yang digunakan deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan sebar kuesioner dan wawancara, dengan teknik analisis evaluatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 50% terdapat ketidaksesuaian type bahan, bentuk dan jenis saluran serta adanya penampang drainase saluran sekunder yang rusak. Selain itu 35% responden menyatakan sampah berserakan di drainase dan sekitarnya. Arahan drainase yang sesuai dengan SNI No. 03-3424-1994 di Kawasan Pesisir Sedati menuju sanitasi berkelanjutan adalah dilakukannya pengendalian bentuk dan tipe bahan saluran sekunder, rehabilitasi saluran secara berkala agar dapat memenuhi fungsi drainase untuk mengalirkan air, dan kegiatan normalisasi drainase secara kontinue.   Kata Kunci : Drainase Saluran Sekunder, Kawasan Pesisir Sedati, Normalisasi, Rehabilitasi, Sanitasi                      Berkelanjutan
Universitas PGRI Adi Buana Surabaya
Title: KAJIAN KONDISI EMPIRIS DRAINASE KAWASAN PESISIR MENUJU SANITASI BERKELANJUTAN
Description:
pembangunan fisik dilakukan.
Drainase merupakan komponen penting dalam perencanaan infrastruktur lingkungan bidang sanitasi.
Tujuan penelitian ini adalah mengetahui kondisi empiris fisik drainase di kawasan pesisir khususnya di Kecamatan Sedati, dilihat dari segi kebersihan lingkungan dan mengevaluasi apakah drainase eksisting sudah sesuai dengan SNI 03-3424-1994 tentang Perencanaan drainase permukaan jalan.
Metode penelitian yang digunakan deskriptif kualitatif dan kuantitatif.
Teknik pengumpulan data dilakukan dengan sebar kuesioner dan wawancara, dengan teknik analisis evaluatif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa 50% terdapat ketidaksesuaian type bahan, bentuk dan jenis saluran serta adanya penampang drainase saluran sekunder yang rusak.
Selain itu 35% responden menyatakan sampah berserakan di drainase dan sekitarnya.
Arahan drainase yang sesuai dengan SNI No.
03-3424-1994 di Kawasan Pesisir Sedati menuju sanitasi berkelanjutan adalah dilakukannya pengendalian bentuk dan tipe bahan saluran sekunder, rehabilitasi saluran secara berkala agar dapat memenuhi fungsi drainase untuk mengalirkan air, dan kegiatan normalisasi drainase secara kontinue.
  Kata Kunci : Drainase Saluran Sekunder, Kawasan Pesisir Sedati, Normalisasi, Rehabilitasi, Sanitasi                      Berkelanjutan.

Related Results

PERENCANAAN SISTEM JARINGAN DRAINASE UNTUK PERUMAHAN BAITI JANNATI SUMBAWA
PERENCANAAN SISTEM JARINGAN DRAINASE UNTUK PERUMAHAN BAITI JANNATI SUMBAWA
Kondisi drainase yang ada di Kota Sumbawa saat ini masih kurang baik secara keseluruhan. Ini terbukti dengan masih adanya perumahan-perumahan atau bangunan-bangunan yang belum dile...
Analisa Perbandingan Biaya Dan Waktu Pelaksanaan Drainase Beton Pracetak U-DITCH Dengan Pasangan Batu Kali
Analisa Perbandingan Biaya Dan Waktu Pelaksanaan Drainase Beton Pracetak U-DITCH Dengan Pasangan Batu Kali
Sistem drainase adalah rangkaian kegiatan yang membentuk upaya pengaliran air, baik air permukaan, maupun air tanah dari suatu daerah atau kawasan. Material yang paling sering diju...
Pemetaan Kawasan Kumuh Menggunakan Metode AHP dan GIS di Kota Tanjungbalai
Pemetaan Kawasan Kumuh Menggunakan Metode AHP dan GIS di Kota Tanjungbalai
Kawasan kumuh yang terjadi di Kota Tanjungbalai dikarenakan salah satunya kurangnya kesadaran masyarakat di Kota Tanjungbalai sehingga sampai saat ini masih banyak lingkungan yang ...
Pola Genangan Air (Banjir) DAS Sekanak-Lambidaro
Pola Genangan Air (Banjir) DAS Sekanak-Lambidaro
Banjir merupakan permasalahan yang umum yang terjadi di sebagian wilayah Indonesia. Sungai Musi dan sembilan belas sistem drainase yang ada dikota Palembang yang melayani unit cath...
PERENCANAAN SISTEM DRAINASE (Studi Kasus Jalan Sungai Beringin Kecamatan Tembilahan Kabupaten Indragiri Hilir)
PERENCANAAN SISTEM DRAINASE (Studi Kasus Jalan Sungai Beringin Kecamatan Tembilahan Kabupaten Indragiri Hilir)
Abstract Sungai Beringin Street is a road that has the status of a provincial road, as a connecting road between the capital city of the District of Tembilahan with other dis...
Evaluasi dan Analisis Kinerja Saluran Drainase Wilayah Alun Alun Kota Purwodadi
Evaluasi dan Analisis Kinerja Saluran Drainase Wilayah Alun Alun Kota Purwodadi
Permasalahan genangan dan banjir di kawasan perkotaan sering berkaitan dengan ketidakefektifan sistem drainase dalam menampung dan menyalurkan limpasan air hujan. Kondisi ini dipen...
EVALUASI DAN PERENCANAAN SALURAN DRAINASE PROYEK SPBU JALAN SILIWANGI RANGKASBITUNG – BANTEN
EVALUASI DAN PERENCANAAN SALURAN DRAINASE PROYEK SPBU JALAN SILIWANGI RANGKASBITUNG – BANTEN
Pembangunan suatu SPBU memerlukan perencanaan saluran drainase baik bagi keperluan drainase dalam SPBU maupun untuk keperluan drainase lingkungan. Drainase lingkungan d...
EVALUASI DAN PERENCANAAN SALURAN DRAINASE PROYEK SPBU JALAN SILIWANGI RANGKASBITUNG - BANTEN
EVALUASI DAN PERENCANAAN SALURAN DRAINASE PROYEK SPBU JALAN SILIWANGI RANGKASBITUNG - BANTEN
Pembangunan suatu SPBU memerlukan perencanaan saluran drainase baik bagi keperluan drainase dalam SPBU maupun untuk keperluan drainase lingkungan. Drainase lingkungan diperlukan se...

Back to Top