Javascript must be enabled to continue!
ANGGREK SEBAGAI SUMBER IDE PENCIPTAAN MOTIF BATIK UNTUK BUSANA PENGANTIN
View through CrossRef
Penciptaan karya Tugas Akhir dengan judul Anggrek Sebagai Sumber Ide Penciptaan Motif Batik Untuk Busana Pengantin bertujuan untuk mempublikasikan dua anggrek langka yang dilindungi oleh pemerintah Indonesia yakni anggrek tebu dan anggrek jamrud. Masing-masing memiliki ciri khas tersendiri. Anggrek tebu dikenal sebagai anggrek raksasa karena anggrek tersebut merupakan anggrek terbesar dari jenis anggrek lainnya. Anggrek ini disebut dengan nama tebu karena tumbuhan ini mirip dengan tebu. Anggrek jamrud dikenal dengan nama jamrud karena anggrek ini berwarna hijau pucat seperti jamrud. Jamrud adalah salah satu jenis batu berwarna hijau yang sangat berharga. Setelah itu anggrek tersebut divisualisasikan menjadi motif batik ke dalam bentuk busana pengantin. Metode yang digunakan adalah metode penciptaan meliputi pengumpulan data yang meliputi observasi dan studi pustaka, eksplorasi yang meliputi eksplorasi bentuk motif dan eksplorasi bentuk busana, perancangan yang meliputi pra desain dan desain, perwujudan, deskripsi dan presentasi. Hasil yang dicapai adalah terciptanya busana dengan motif batik anggrek tebu dan anggrek jamrud. Karya berjumlah 4 pasang busana pengantin. Adapun nama-nama motif yang diciptakan meliputi: 1. Khaalidah, 2. Warrahma, 3. Gania, dan 4. Mauhibah. Pendeskripsian dijabarkan dalam bentuk visual dan filosofi. Penciptaan busana pengantin dengan konsep anggrek tebu dan anggrek jamrud tersebut bersifat baru. Karya disajikan dengan stilasi anggrek mengutamakan kreativitas bentuk dan komposisi warna, sehingga menghasilkan karya busana batik yang bernilai estetis. Kata kunci : anggrek langka, batik
Title: ANGGREK SEBAGAI SUMBER IDE PENCIPTAAN MOTIF BATIK UNTUK BUSANA PENGANTIN
Description:
Penciptaan karya Tugas Akhir dengan judul Anggrek Sebagai Sumber Ide Penciptaan Motif Batik Untuk Busana Pengantin bertujuan untuk mempublikasikan dua anggrek langka yang dilindungi oleh pemerintah Indonesia yakni anggrek tebu dan anggrek jamrud.
Masing-masing memiliki ciri khas tersendiri.
Anggrek tebu dikenal sebagai anggrek raksasa karena anggrek tersebut merupakan anggrek terbesar dari jenis anggrek lainnya.
Anggrek ini disebut dengan nama tebu karena tumbuhan ini mirip dengan tebu.
Anggrek jamrud dikenal dengan nama jamrud karena anggrek ini berwarna hijau pucat seperti jamrud.
Jamrud adalah salah satu jenis batu berwarna hijau yang sangat berharga.
Setelah itu anggrek tersebut divisualisasikan menjadi motif batik ke dalam bentuk busana pengantin.
Metode yang digunakan adalah metode penciptaan meliputi pengumpulan data yang meliputi observasi dan studi pustaka, eksplorasi yang meliputi eksplorasi bentuk motif dan eksplorasi bentuk busana, perancangan yang meliputi pra desain dan desain, perwujudan, deskripsi dan presentasi.
Hasil yang dicapai adalah terciptanya busana dengan motif batik anggrek tebu dan anggrek jamrud.
Karya berjumlah 4 pasang busana pengantin.
Adapun nama-nama motif yang diciptakan meliputi: 1.
Khaalidah, 2.
Warrahma, 3.
Gania, dan 4.
Mauhibah.
Pendeskripsian dijabarkan dalam bentuk visual dan filosofi.
Penciptaan busana pengantin dengan konsep anggrek tebu dan anggrek jamrud tersebut bersifat baru.
Karya disajikan dengan stilasi anggrek mengutamakan kreativitas bentuk dan komposisi warna, sehingga menghasilkan karya busana batik yang bernilai estetis.
Kata kunci : anggrek langka, batik.
Related Results
PERANCANGAN FILM DOKUMENTER BATIK DRUJU SEBAGAI MEDIA PENGENALAN BATIK KHAS MALANG
PERANCANGAN FILM DOKUMENTER BATIK DRUJU SEBAGAI MEDIA PENGENALAN BATIK KHAS MALANG
PERANCANGAN FILM DOKUMENTER BATIK DRUJUSEBAGAI MEDIA PENGENALAN BATIK KHAS MALANG Hindam Basith Rafiqi1721073411Penciptaan Fotografi Pascasarjana ISI YogyakartaEmail : hindambasith...
KAJIAN MOTIF BATIK PRING SEDAPUR KARYA NUNUNG WIJAYANTI DI GROBOGAN MENGGUNAKAN KONSEP PENCIPTAAN KRIYA
KAJIAN MOTIF BATIK PRING SEDAPUR KARYA NUNUNG WIJAYANTI DI GROBOGAN MENGGUNAKAN KONSEP PENCIPTAAN KRIYA
ABSTRAK Batik merupakan salah satu perwujudan dari kebudayaan Indonesia yang dituangkan dalam selembar kain. Batik Grobogan merupakan salah satu ikon yang menggambarkan karakterist...
CENGKEH SEBAGAI INSPIRASI PENGEMBANGAN MOTIF BATIK BERBASIS DIGITAL DI KABUPATEN BULELENG
CENGKEH SEBAGAI INSPIRASI PENGEMBANGAN MOTIF BATIK BERBASIS DIGITAL DI KABUPATEN BULELENG
Batik is one of the textile products that began to develop in Buleleng Regency. The presence of batik in the Buleleng district is used as an alternative for souvenirs and souvenirs...
Analisis Ekonomi terhadap Biaya Produksi, Harga Pokok, dan Penawaran ‘Ibu Paini’ di Kawasan Batik Kabupaten Bojonegoro
Analisis Ekonomi terhadap Biaya Produksi, Harga Pokok, dan Penawaran ‘Ibu Paini’ di Kawasan Batik Kabupaten Bojonegoro
Abstract. The purpose of this research is to analyze production costs, basic prices, and batik offers. The object of her study is Mrs. Paini's batik which is in the Bojonegoro bati...
PENCIPTAAN DESAIN MOTIF BATIK SIDOARJO PADA SYAL DENGAN SUMBER IDE CANDI DERMO
PENCIPTAAN DESAIN MOTIF BATIK SIDOARJO PADA SYAL DENGAN SUMBER IDE CANDI DERMO
Desain motif batik merupakan salah satu tahapan dalam kegiatan membatik, perkembangan motif sumber ide dapat menciptakan pola dan motif pada kain batik. Pembuatan desain motif raga...
NILAI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM MOTIF BATIK INCUNG
NILAI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM MOTIF BATIK INCUNG
Abstrak: Motif batik Incung dalam motif batik yang hanya terdapat di wilayah Kerinci (Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh) yang menjadikan batik ini menjadi batik khas dari wil...
Penciptaan Batik Inspirasi Tradisi Boyong Grobog
Penciptaan Batik Inspirasi Tradisi Boyong Grobog
Abstract. The Boyong Grobog Carnival is one of the original traditions of Grobogan which commemorates the anniversary of Grobogan Regency and is always celebrated by the people eve...
PELATIHAN BATIK TULIS ARIMBI SEBAGAI VALUE CO-CREATION KAMPOENG DJAWI WONOSALAM
PELATIHAN BATIK TULIS ARIMBI SEBAGAI VALUE CO-CREATION KAMPOENG DJAWI WONOSALAM
Abstract: Local wisdom can support in overcoming various problems that exist in the community. Local wisdom which is part of cultural heritage has the potential to be used as a dev...

