Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

MUTIARA HITAM SEBAGAI IDE PENCIPTAAN BUSANA PESTA

View through CrossRef
The background of the work is the many accessories worn by women in the form of pearls which are the inspiration for creating the work. Pearls can also be associated with the social class of each individual. Party attire is also an inspiration for visualizing black pearls because it feels suitable and is the right medium to maintain the impression of luxury, majesty, elegance and grace. Black pearls were chosen because they have very different colors depending on how they are cultivated and have different symbols, specifically black pearls contain symbols of dignity and self-respect. The creation of this work is to introduce clothing with a pearl theme where pearls are mostly used as a concept for jewelry and decoration, apart from that from a practical perspective it provides a new variety that stands out not only based on 2D motifs but also embossed or 3D. The method used in creating this work uses the method from SP Gustami, this method is generally used in creating craft works. The stages followed are Three Stages and Six Steps, with the stages carried out namely Exploration, Design and Realization. The exploration process is carried out by exploring the issues, ideas raised and developing designs. Design is carried out by creating alternative designs. Realization of work by realizing work from selected designs. These three works have the titles (1) Black Pearls Magnum Facere, (2) Black Pearls Gretta. (3) Black Pearls Apli gynaika. These three works were made using satin, tile and organza fabric. The materials used are chosen by considering the main ingredients, so that they have a balance in terms of texture, weight of the clothing, and placement on the clothing.Keywords: Black pearls, S.P Gustami Method, MaterialsAbstrakKarya yang memiliki latar belakang dari banyaknya ditemui aksesoris yang dikenakan oleh wanita berupa mutiara yang menjadikan inspirasi pembuatan karya. Mutiara juga dapat dikaitkan dengan kelas sosial dari tiap individual. Busana pesta juga menjadi inspirasi untuk memvisualisasikan mutiara hitam karena dirasa cocok dan merupakan media yang tepat dalam mempertahankan kesan mewah, megah, elegan, dan anggun. Mutiara hitam dipilih karena memiliki warna yang jauh berbeda-beda tergantung bagaimana cara membudidayakan dan memiliki simbol yang berbeda-beda, khusus pada mutiara hitam mengandung simbol martabat dan harga diri. Penciptan karya ini untuk memperkenalkan busana yang dengan tema mutiara di mana mutiara lebih banyak digunakan sebagai konsep dari perhiasan dan dekorasi, selain itu dari segi praktik memberikan ragam baru yang menonjol bukan hanya didasarkan motif bersifat 2D namun juga timbul atau 3D. Metode yang digunakan dalam penciptaan karya ini menggunakan metode dari SP Gustami, metode ini umumnya digunakan dalam menciptakan karya kriya. Tahapan yang dilalui dengan Tiga Tahap Enam Langkah, dengan tahapan yang dilakukan yaitu Eksplorasi, Perancangan, dan Perwujudan. Proses eksplorasi yang dilakukan dengan penggalian isu ide yang diangkat serta pengembangan desain. Perancangan yang dilakukan dengan membuat desain alternatif. Perwujudan karya dengan mewujudkan karya dari desain terpilih. Ketiga karya ini memiliki judul (1) Black Pearls Magnum Facere, (2) Black Pearls Gretta. (3) Black Pearls Apli gynaika. Ketiga karya ini dibuat menggunakan bahan kain satin, kain tile, dan kain organza. Material yang digunakan dipilih dengan mempertimbangkan bahan utama, agar memiliki keseimbangan dari segi tekstur, berat dari busana, dan peletakan pada busana.Kata Kunci: Mutiara hitam, Metode S.P Gustami, Material. Author:Nisrina Habibah Zayyan : Institut Seni Indonesia Yogyakarta ReferencesAdminlina. (2019, August). Mutiara Perhiasan Bangsawan Lintas Generasi. Pelakubisnis.Com. Retreived from https://pelakubisnis.com/2019/08/mutiara-perhiasan-bangsawan-lintas-generasi/Agustini, Sudhirta, I. G., & Angendari, M. D. (2018). Pengembangan Busana Pesta Malam Dengan Sumber Ide Dari Mitologi Kerajaan Yunani. Jurnal Bosaparis: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga, 9(3), 222“233. https://doi.org/https://doi.org/10.23887/jjpkk.v9i3.22152AR, S., Syukur, A., & Suryaningsih, S. (2018). Perbedaan Berat (gram) Bibit Kerang Mutiara (Pinctada Maxima) Antar Warna Cangkang Di Perairan Tekalok Lombok TImur NTB. JURNAL BIOLOGI TROPIS, 18(1), 34. https://doi.org/10.29303/jbt.v18i1.553Ayuningtari, A. W. K. (2022). Youth Cyberbullying Sebagai Tema Penciptaan Karya Seni Lukis. Gorga¯: Jurnal Seni Rupa, 11(2), 521“528. https://doi.org/https://doi.org/10.24114/gr.v11i2.39164Fitrihana, N. (2011). Memilih Bahan Busana. Bahan Busana.Gustami, S. (2007). Butir-butir mutiara estetika timur¯: Ide dasar penciptaan seni kriya Indonesia. Prasista.Hasanah, F. H., & Hidayati, M. H. (2020). Penerapan Hiasan Bias Piping Pada Busana Pesta Malam Dengan Tema Lawang Sewu. Journal of Fashion and Textile Design Unesa, 1, 91“98. https://doi.org/https://doi.org/10.26740/baju.v1n2.p91-98Luh Desi Ariati, N., Gede Sudirtha, I., & Diah Angendari, M. (2018). Pengembangan Busana Pesta Malam Dengan Sumber Ide Busana Ratu Elizabeth Kerajaan Inggris. Jurnal Bosaparis: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga, 9(3), 200“210. https://doi.org/https://doi.org/10.23887/jjpkk.v9i3.22147Maeliah, M. P. M. (2010). Adibusana BU 461*) (pp. 1“5).Matharu, G. (2010). What Is Fashion Design? Roto Vision S.A.Nuraliyah, D., & Suciati. (2012). Corsages Pada Art Fashion. Fesyen Perspektif, 1(1), 1“11. https://ejournal.upi.edu/index.php/fesyen/article/view/9847Paramita, N. P. D. P. (2022). Inovasi Busana Pesta Berbahan Tekstil Tradisional Bali. Style: Journal of Fashion Design, II(1), 36“44. https://journal.isi-padangpanjang.ac.id/index.php/JFD/article/viewFile/2565/1012Sedonya, A. R., & Purwani, S. (2022). Perpaduan Batik Motif Sekar Jagad Khas Kudus, Bludru dan Brokat Pada Busana Pesta Gala. Jurnal Socia Akademika, 8(1), 33“43. https://aks-akk.e-journal.id/jsa/article/view/182Sekartinah, S., & Astuti. (2021). Ekplorasi Motif Tumpal Sarung Betawi pada Busana Pesta dengan Hiasan Teknik Lekapan Payet. Jurnal Teknologi Busana Dan Boga, 9(2), 95“102. https://journal.unnes.ac.id/nju/index.php/teknobuga/indexSucitra, I. G. A. (2015). Eksplorasi Nilai-Nilai Tradisi Dalam Konsep Estetika Seni Rupa Kontemporer Indonesia. Jurnal Seni Rupa Warna, 4(1), 33“45. https://doi.org/https://doi.org/10.36806/.v4i1.25Vera, G. suartini, Sudirtha, I. G., & Angendari, M. D. (2021). Penerapan Hiasan Payet Pada Busana Pesta Berbahan Batik Motif Merak Abyorhokokai. Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga, 12(3), 88“96. https://doi.org/10.23887/jppkk.v12i3.37470
Title: MUTIARA HITAM SEBAGAI IDE PENCIPTAAN BUSANA PESTA
Description:
The background of the work is the many accessories worn by women in the form of pearls which are the inspiration for creating the work.
Pearls can also be associated with the social class of each individual.
Party attire is also an inspiration for visualizing black pearls because it feels suitable and is the right medium to maintain the impression of luxury, majesty, elegance and grace.
Black pearls were chosen because they have very different colors depending on how they are cultivated and have different symbols, specifically black pearls contain symbols of dignity and self-respect.
The creation of this work is to introduce clothing with a pearl theme where pearls are mostly used as a concept for jewelry and decoration, apart from that from a practical perspective it provides a new variety that stands out not only based on 2D motifs but also embossed or 3D.
The method used in creating this work uses the method from SP Gustami, this method is generally used in creating craft works.
The stages followed are Three Stages and Six Steps, with the stages carried out namely Exploration, Design and Realization.
The exploration process is carried out by exploring the issues, ideas raised and developing designs.
Design is carried out by creating alternative designs.
Realization of work by realizing work from selected designs.
These three works have the titles (1) Black Pearls Magnum Facere, (2) Black Pearls Gretta.
(3) Black Pearls Apli gynaika.
These three works were made using satin, tile and organza fabric.
The materials used are chosen by considering the main ingredients, so that they have a balance in terms of texture, weight of the clothing, and placement on the clothing.
Keywords: Black pearls, S.
P Gustami Method, MaterialsAbstrakKarya yang memiliki latar belakang dari banyaknya ditemui aksesoris yang dikenakan oleh wanita berupa mutiara yang menjadikan inspirasi pembuatan karya.
Mutiara juga dapat dikaitkan dengan kelas sosial dari tiap individual.
Busana pesta juga menjadi inspirasi untuk memvisualisasikan mutiara hitam karena dirasa cocok dan merupakan media yang tepat dalam mempertahankan kesan mewah, megah, elegan, dan anggun.
Mutiara hitam dipilih karena memiliki warna yang jauh berbeda-beda tergantung bagaimana cara membudidayakan dan memiliki simbol yang berbeda-beda, khusus pada mutiara hitam mengandung simbol martabat dan harga diri.
Penciptan karya ini untuk memperkenalkan busana yang dengan tema mutiara di mana mutiara lebih banyak digunakan sebagai konsep dari perhiasan dan dekorasi, selain itu dari segi praktik memberikan ragam baru yang menonjol bukan hanya didasarkan motif bersifat 2D namun juga timbul atau 3D.
Metode yang digunakan dalam penciptaan karya ini menggunakan metode dari SP Gustami, metode ini umumnya digunakan dalam menciptakan karya kriya.
Tahapan yang dilalui dengan Tiga Tahap Enam Langkah, dengan tahapan yang dilakukan yaitu Eksplorasi, Perancangan, dan Perwujudan.
Proses eksplorasi yang dilakukan dengan penggalian isu ide yang diangkat serta pengembangan desain.
Perancangan yang dilakukan dengan membuat desain alternatif.
Perwujudan karya dengan mewujudkan karya dari desain terpilih.
Ketiga karya ini memiliki judul (1) Black Pearls Magnum Facere, (2) Black Pearls Gretta.
(3) Black Pearls Apli gynaika.
Ketiga karya ini dibuat menggunakan bahan kain satin, kain tile, dan kain organza.
Material yang digunakan dipilih dengan mempertimbangkan bahan utama, agar memiliki keseimbangan dari segi tekstur, berat dari busana, dan peletakan pada busana.
Kata Kunci: Mutiara hitam, Metode S.
P Gustami, Material.
 Author:Nisrina Habibah Zayyan : Institut Seni Indonesia Yogyakarta ReferencesAdminlina.
(2019, August).
Mutiara Perhiasan Bangsawan Lintas Generasi.
Pelakubisnis.
Com.
Retreived from https://pelakubisnis.
com/2019/08/mutiara-perhiasan-bangsawan-lintas-generasi/Agustini, Sudhirta, I.
G.
, & Angendari, M.
D.
(2018).
Pengembangan Busana Pesta Malam Dengan Sumber Ide Dari Mitologi Kerajaan Yunani.
Jurnal Bosaparis: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga, 9(3), 222“233.
https://doi.
org/https://doi.
org/10.
23887/jjpkk.
v9i3.
22152AR, S.
, Syukur, A.
, & Suryaningsih, S.
(2018).
Perbedaan Berat (gram) Bibit Kerang Mutiara (Pinctada Maxima) Antar Warna Cangkang Di Perairan Tekalok Lombok TImur NTB.
JURNAL BIOLOGI TROPIS, 18(1), 34.
https://doi.
org/10.
29303/jbt.
v18i1.
553Ayuningtari, A.
W.
K.
(2022).
Youth Cyberbullying Sebagai Tema Penciptaan Karya Seni Lukis.
Gorga¯: Jurnal Seni Rupa, 11(2), 521“528.
https://doi.
org/https://doi.
org/10.
24114/gr.
v11i2.
39164Fitrihana, N.
(2011).
Memilih Bahan Busana.
Bahan Busana.
Gustami, S.
(2007).
Butir-butir mutiara estetika timur¯: Ide dasar penciptaan seni kriya Indonesia.
Prasista.
Hasanah, F.
H.
, & Hidayati, M.
H.
(2020).
Penerapan Hiasan Bias Piping Pada Busana Pesta Malam Dengan Tema Lawang Sewu.
Journal of Fashion and Textile Design Unesa, 1, 91“98.
https://doi.
org/https://doi.
org/10.
26740/baju.
v1n2.
p91-98Luh Desi Ariati, N.
, Gede Sudirtha, I.
, & Diah Angendari, M.
(2018).
Pengembangan Busana Pesta Malam Dengan Sumber Ide Busana Ratu Elizabeth Kerajaan Inggris.
Jurnal Bosaparis: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga, 9(3), 200“210.
https://doi.
org/https://doi.
org/10.
23887/jjpkk.
v9i3.
22147Maeliah, M.
P.
M.
(2010).
Adibusana BU 461*) (pp.
1“5).
Matharu, G.
(2010).
What Is Fashion Design? Roto Vision S.
A.
Nuraliyah, D.
, & Suciati.
(2012).
Corsages Pada Art Fashion.
Fesyen Perspektif, 1(1), 1“11.
https://ejournal.
upi.
edu/index.
php/fesyen/article/view/9847Paramita, N.
P.
D.
P.
(2022).
Inovasi Busana Pesta Berbahan Tekstil Tradisional Bali.
Style: Journal of Fashion Design, II(1), 36“44.
https://journal.
isi-padangpanjang.
ac.
id/index.
php/JFD/article/viewFile/2565/1012Sedonya, A.
R.
, & Purwani, S.
(2022).
Perpaduan Batik Motif Sekar Jagad Khas Kudus, Bludru dan Brokat Pada Busana Pesta Gala.
Jurnal Socia Akademika, 8(1), 33“43.
https://aks-akk.
e-journal.
id/jsa/article/view/182Sekartinah, S.
, & Astuti.
(2021).
Ekplorasi Motif Tumpal Sarung Betawi pada Busana Pesta dengan Hiasan Teknik Lekapan Payet.
Jurnal Teknologi Busana Dan Boga, 9(2), 95“102.
https://journal.
unnes.
ac.
id/nju/index.
php/teknobuga/indexSucitra, I.
G.
A.
(2015).
Eksplorasi Nilai-Nilai Tradisi Dalam Konsep Estetika Seni Rupa Kontemporer Indonesia.
Jurnal Seni Rupa Warna, 4(1), 33“45.
https://doi.
org/https://doi.
org/10.
36806/.
v4i1.
25Vera, G.
suartini, Sudirtha, I.
G.
, & Angendari, M.
D.
(2021).
Penerapan Hiasan Payet Pada Busana Pesta Berbahan Batik Motif Merak Abyorhokokai.
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga, 12(3), 88“96.
https://doi.
org/10.
23887/jppkk.
v12i3.
37470.

Related Results

Penerapan Crinoline sebagai Bahan Pelapis dalam (Interfacing) pada Rok Busana Pesta Bertema Fluffy
Penerapan Crinoline sebagai Bahan Pelapis dalam (Interfacing) pada Rok Busana Pesta Bertema Fluffy
Abstrak Cipta karya busana merupakan mata kuliah wajib ditempuh oleh mahasiswa. Salah satu kegiatan pada mata kuliah ini adalah mencipta sebuah karya busana sesuai trend, kar...
Pengaplikasian Hiasan Busana Pesta Anak Menggunakan Limbah Bungkus Apel Terhadap Minat Masyarakat
Pengaplikasian Hiasan Busana Pesta Anak Menggunakan Limbah Bungkus Apel Terhadap Minat Masyarakat
Limbah bungkus buah apel merupakan barang yang tidak terpakai untuk membalut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan pemanfaatan limbah bungkus apel sebagai hiasan bus...
PERANCANGAN COCKTAIL DRESS DARI INSPIRASI MODE ERA ROCOCO
PERANCANGAN COCKTAIL DRESS DARI INSPIRASI MODE ERA ROCOCO
Merealisasikan cocktail dress dari inspirasi mode Era Rococo dengan style feminine romantic (busana yang memiliki desain kerut atau lipatan kecil membentuk gelombang dengan warna y...
MODIFIKASI HANFU DAN XIANGYUN YUN SHAN PADA BUSANA KREASI BATTLE THROUGH THE HEAVENS
MODIFIKASI HANFU DAN XIANGYUN YUN SHAN PADA BUSANA KREASI BATTLE THROUGH THE HEAVENS
Busana kreasi merupakan busana yang lahir sebagai hasil daya cipta, khayalan, atau inspirasi seseorang dari bahan-bahan yang tidak lazim digunakan dalam pembuatan busana. Pembuatan...
Paria Sebagai Sumber Ide Motif Bordir pada Busana Pesta
Paria Sebagai Sumber Ide Motif Bordir pada Busana Pesta
Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan hasil jadi penerapan hiasan bordir dari stilasi tumbuhan paria pada busana pesta wanita. Menggunakan metode Double Model yang terdiri da...
Galerie des Glaces sebagai Sumber Ide Penciptaan Busana Pesta
Galerie des Glaces sebagai Sumber Ide Penciptaan Busana Pesta
Galerie des Glaces merupakan salah satu ruangan ikonik di Istana Versailles yang ditandai dengan penggunaan panel kaca dalam jumlah banyak serta chandelier yang mendominasi ruang. ...
PERBEDAAN HASIL JADI TEKNIK BEADING EMBROIDERY PADA BUSANA OUTER BERBAHAN BROKAT DAN ORGANZA
PERBEDAAN HASIL JADI TEKNIK BEADING EMBROIDERY PADA BUSANA OUTER BERBAHAN BROKAT DAN ORGANZA
Tujuan dari penelitian ini adalah 1) untuk memahami hasil akhir pengaplikasian teknik beading embroidery pada busana outer bahan brokat, 2) untuk mengetahui hasil jadi pengaplikasi...
MODIFIKASI KOSTUM SCARLET WITCH SEBAGAI MASQUERADE EVENING GOWN PEPLUM STYLE
MODIFIKASI KOSTUM SCARLET WITCH SEBAGAI MASQUERADE EVENING GOWN PEPLUM STYLE
Busana pesta malam dapat dibuat berdasarkan sumber ide yang tak terbatas, termasuk dengan cara memodifikasi suatu kostum dari tokoh fiksi contohnya kostum Scarlet Witch. Kostum sca...

Back to Top