Javascript must be enabled to continue!
Penentuan Peserta Penerima Bantuan Teknologi Tepat Guna Di Dinas Pemberdayaan Masyarakat Dan Desa Kabupaten Asahan
View through CrossRef
Abstract: The Asahan Regency Community and Village Empowerment Service as a district level government agency implements this appropriate technology application program in areas with a fairly high. With the appropriate technology program or technology, especially the unemployed so that they are willing and able to manage the potential of natural resources and their environment in order to create employment or business opportunities, increase the added value of local production commodities to become regional mainstay commodities, as well as develop small businesses based on local potential so that can absorb unemployed and underemployed workers and improve the economy of the community, especially rural areas in the Asahan Regency. The Asahan Regency Community and Village Empowerment Service as a government agency before conducting recruitment and selection has implemented existing mechanisms such as coordinating with the aim of disseminating the program to relevant agencies, then carry out socialization to the community, after that identify the location and type of application, and only then carry out the recruitment and selection process for participants. Keywords: SAW Method; Participants Recipient of Appropriate Technology Assistance; PHP and MySQL. Abstrak: Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Asahan sebagai instansi pemerintahan tingkat kabupaten mengimplementasiakan program terapan teknologi tepat guna ini kewilayah yang tingkat pengangurannya cukup tinggi. Dengan adanya program teknologi tepat guna atau teknologi khususnya penganggur agar mau dan mampu mengelola potensi sumber daya alam dan lingkungannya guna menciptakan kesempatan kerja atau usaha, meningkatkan nilai tambah komoditi produksi lokal menjadi komoditi andalan daerah, serta menumbuhkembangkan usaha-usaha kecil yang berbasis potensi lokal agar dapat menyerap tenaga kerja penganggur dan setengah penganggur dan meningkatkan perekonomian masyarakat khususnya pedesaan di wilayah Kabupaten Asahan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Asahan sebagai instansi pemerintahan sebelum melakukan rekruitmen dan seleksi sudah melaksanakan mekanisme yang ada seperti melakukan kordinasi yang bertujuan menyebarluaskan program kepada instansi terkait, kemudian melaksanakan sosialisasi ke masyarakat, setelah itu melakukan identifikasi lokasi dan jenis terapan, dan baru kemudian melakukan proses rekruitmen dan seleksi peserta. Kata Kunci: Metode SAW; Peserta Penerima Bantuan Teknologi Tepat Guna; PHP dan MySQL.
Title: Penentuan Peserta Penerima Bantuan Teknologi Tepat Guna Di Dinas Pemberdayaan Masyarakat Dan Desa Kabupaten Asahan
Description:
Abstract: The Asahan Regency Community and Village Empowerment Service as a district level government agency implements this appropriate technology application program in areas with a fairly high.
With the appropriate technology program or technology, especially the unemployed so that they are willing and able to manage the potential of natural resources and their environment in order to create employment or business opportunities, increase the added value of local production commodities to become regional mainstay commodities, as well as develop small businesses based on local potential so that can absorb unemployed and underemployed workers and improve the economy of the community, especially rural areas in the Asahan Regency.
The Asahan Regency Community and Village Empowerment Service as a government agency before conducting recruitment and selection has implemented existing mechanisms such as coordinating with the aim of disseminating the program to relevant agencies, then carry out socialization to the community, after that identify the location and type of application, and only then carry out the recruitment and selection process for participants.
Keywords: SAW Method; Participants Recipient of Appropriate Technology Assistance; PHP and MySQL.
Abstrak: Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Asahan sebagai instansi pemerintahan tingkat kabupaten mengimplementasiakan program terapan teknologi tepat guna ini kewilayah yang tingkat pengangurannya cukup tinggi.
Dengan adanya program teknologi tepat guna atau teknologi khususnya penganggur agar mau dan mampu mengelola potensi sumber daya alam dan lingkungannya guna menciptakan kesempatan kerja atau usaha, meningkatkan nilai tambah komoditi produksi lokal menjadi komoditi andalan daerah, serta menumbuhkembangkan usaha-usaha kecil yang berbasis potensi lokal agar dapat menyerap tenaga kerja penganggur dan setengah penganggur dan meningkatkan perekonomian masyarakat khususnya pedesaan di wilayah Kabupaten Asahan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Asahan sebagai instansi pemerintahan sebelum melakukan rekruitmen dan seleksi sudah melaksanakan mekanisme yang ada seperti melakukan kordinasi yang bertujuan menyebarluaskan program kepada instansi terkait, kemudian melaksanakan sosialisasi ke masyarakat, setelah itu melakukan identifikasi lokasi dan jenis terapan, dan baru kemudian melakukan proses rekruitmen dan seleksi peserta.
Kata Kunci: Metode SAW; Peserta Penerima Bantuan Teknologi Tepat Guna; PHP dan MySQL.
Related Results
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Model Pemberdayaan Masyarakat Melalui Penerapan Teknologi Tepat Guna di Kota Mojokerto
Model Pemberdayaan Masyarakat Melalui Penerapan Teknologi Tepat Guna di Kota Mojokerto
       Tujuan pemberdayaan "masyarakat" miskin yang menggunakan "Teknologi Tepat Guna", adalah: 1). Mempercepat pemulihan ekonomi, meningkatkan dan mengembangkan kegiat...
Efektivitas Peruntukkan Dana Desa
Efektivitas Peruntukkan Dana Desa
Dalam rangka meningkatkan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat Desa, pemerintahan Presiden Joko Widodo membuat terobosan melalui program menyalurkan Dana Desa. “Tahun 2015 Alok...
System Web Gis Posisi Objek Pariwisata Di Area Kabupaten Asahan
System Web Gis Posisi Objek Pariwisata Di Area Kabupaten Asahan
Abstract: A tourist attraction is something that everyone likes, because it offers beauty and happiness for anyone who will visit it, a tourist attraction is also a source of incom...
BIMBINGAN TEKNIS PEMBUATAN PERATURAN DESA DI DESA KAWUNGLARANG, KECAMATAN RANCAH, KABUPATEN CIAMIS
BIMBINGAN TEKNIS PEMBUATAN PERATURAN DESA DI DESA KAWUNGLARANG, KECAMATAN RANCAH, KABUPATEN CIAMIS
Peraturan Desa ditetapkan oleh Kepala Desa setelah dibahas dan disepakati bersama Badan Permusyawaratan Desa merupakan kerangka hukum dan kebijakan dalam penyelenggaraan Pemerintah...
Implementasi Kebijakan Dana Desa Terhadap Pemberdayaan Masyarakat Nagari Andaleh Kecamatan Batipuh Kabupaten Tanah Datar
Implementasi Kebijakan Dana Desa Terhadap Pemberdayaan Masyarakat Nagari Andaleh Kecamatan Batipuh Kabupaten Tanah Datar
Artikel ini berfokus pada pembahasan tentang Minimnya kesadaran, pengetahuan, pengalaman dan konsep diri masyarakat dalam kegiatan yang berkaitan dengan pemberdayaan. Tujuan Dalam ...
Harmonisasi dan Akselerasi Desa Siaga (HADesi) pada Pengembangan Desa Mitra
Harmonisasi dan Akselerasi Desa Siaga (HADesi) pada Pengembangan Desa Mitra
Kegiatan desa siaga digulirkan pada tahun 2006. Pada tahun 2012 capaian jumlah desa siaga aktif sebanyak 52.804 dari 81.253 desa di seluruh Indonesia atau sekitar (64,9%) dari targ...
BIMBINGAN TEKNIS PEMBUATAN PERATURAN DESA DI DESA KALIMATI, KECAMATAN ADIWERNA, KABUPATEN TEGAL, JAWA TENGAH
BIMBINGAN TEKNIS PEMBUATAN PERATURAN DESA DI DESA KALIMATI, KECAMATAN ADIWERNA, KABUPATEN TEGAL, JAWA TENGAH
Peraturan Desa ditetapkan oleh Kepala Desa setelah dibahas dan disepakati bersama BadanPermusyawaratan Desa merupakan kerangka hukum dan kebijakan dalam penyelenggaraanPemerintahan...

