Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Strategi Guru Dalam Penguatan Pendidikan Ibadah Siswa Tunagrahita

View through CrossRef
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penguatan pendidikan ibadah siswa tunagrahita. Fokus kajian dalam penelitian ini pada dua hal yakni strategi guru PAI dan penguatan pendidikan ibadah siswa. Metode penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan desain studi kasus metode fenomenologi. Analisis data dilakukan dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi dengan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru PAI menggunakan strategi individual dan pengulangan materi. Dalam memberikan penguatan, ada empat tahap, yaitu program harian, program khusus, hari besar islam (HBI) dan workshop orang tua. Novelty penelitian bahwa penguatan pendidikan ibadah menjadi fokus utama sekolah pada siswa tunagrahita dan sangat jarang dilakukan oleh peneliti lain yang berfokus pada penguatan ibadah pada siswa normal, penguatan pendidikan karakter siswa tunagrahita, dan pembelajaran ibadah shalat pada siswa tunagrahita. Temuan penelitian ini berkontribusi pada sekolah yang membina tunagrahita dan dapat dijadikan sebagai bahan acuan dalam melakukan tindakan penguatan pendidikan ibadah bagi anak tunagrahita.
Title: Strategi Guru Dalam Penguatan Pendidikan Ibadah Siswa Tunagrahita
Description:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penguatan pendidikan ibadah siswa tunagrahita.
Fokus kajian dalam penelitian ini pada dua hal yakni strategi guru PAI dan penguatan pendidikan ibadah siswa.
Metode penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan desain studi kasus metode fenomenologi.
Analisis data dilakukan dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi dengan model Miles dan Huberman.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru PAI menggunakan strategi individual dan pengulangan materi.
Dalam memberikan penguatan, ada empat tahap, yaitu program harian, program khusus, hari besar islam (HBI) dan workshop orang tua.
Novelty penelitian bahwa penguatan pendidikan ibadah menjadi fokus utama sekolah pada siswa tunagrahita dan sangat jarang dilakukan oleh peneliti lain yang berfokus pada penguatan ibadah pada siswa normal, penguatan pendidikan karakter siswa tunagrahita, dan pembelajaran ibadah shalat pada siswa tunagrahita.
Temuan penelitian ini berkontribusi pada sekolah yang membina tunagrahita dan dapat dijadikan sebagai bahan acuan dalam melakukan tindakan penguatan pendidikan ibadah bagi anak tunagrahita.

Related Results

DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Pengembangan Prototipe Instrumen Asesmen Membaca Permulaan bagi Siswa Tunagrahita Ringan di Sekolah Luar Biasa
Pengembangan Prototipe Instrumen Asesmen Membaca Permulaan bagi Siswa Tunagrahita Ringan di Sekolah Luar Biasa
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh hasil identifikasi kebutuhan guru Sekolah Luar Biasa (SLB) terhadap prototipe asesmen kemampuan membaca permulaan secara tepat bagi siswa tunag...
Teologi Ibadah dan Kualitas Penyelenggaraaan Ibadah: Sebuah Pengantar
Teologi Ibadah dan Kualitas Penyelenggaraaan Ibadah: Sebuah Pengantar
Orang-orang Kristen percaya bahwa ibadah kepada Allah adalah penting dan perlu bagi kehidupan bergereja. Namun Dalam kenyataannya ibadah seringkali dilaksanakan secara kurang seriu...
Aplikasi Penguatan kepada Siswa di Sekolah
Aplikasi Penguatan kepada Siswa di Sekolah
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya peran guru dalam memberikan penguatan terhadap perilaku positif yang ditampilkan siswa dan penguatan belum menjadi prioritas pe...
Edu Sociata Peran Guru Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa di SMPN 2 Wera
Edu Sociata Peran Guru Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa di SMPN 2 Wera
Abstrak     Guru adalah pendidik yang mengajarkan pengetahuannya kepada peserta didik. Guru memiliki peran penting dalam membangun pendidikan kearah yang lebih ba...
Analisis Respon Siswa Terhadap Pengoptimalan Alat Peraga Pada Mata Pelajaran IPA Kelas V di SDN Koripan Bungkal Ponorogo
Analisis Respon Siswa Terhadap Pengoptimalan Alat Peraga Pada Mata Pelajaran IPA Kelas V di SDN Koripan Bungkal Ponorogo
Guru di SDN Koripan menggunakan alat peraga dalam setiap pembelajarannya terumata pada mata pelajaran IPA. Guru menggunakan alat peraga sebagai alat bantu untuk menjelaskan kepada ...
DESAIN PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS MITA (MENTAL IMAGERY THERAPY FOR AUTISM) BAGI TUNAGRAHITA DALAM MEMPELAJARI HURUF HIJAIYAH
DESAIN PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS MITA (MENTAL IMAGERY THERAPY FOR AUTISM) BAGI TUNAGRAHITA DALAM MEMPELAJARI HURUF HIJAIYAH
Pentingnya pendidikan Al-Qur’an tidak hanya diberikan kepada anak-anak biasa, tetapi juga kepada anak-anak berkebutuhan khusus. Terdapat tantangan tersendiri bagi SD N Pojok sebaga...

Back to Top