Javascript must be enabled to continue!
Edu Sociata Peran Guru Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa di SMPN 2 Wera
View through CrossRef
Abstrak
Guru adalah pendidik yang mengajarkan pengetahuannya kepada peserta didik. Guru memiliki peran penting dalam membangun pendidikan kearah yang lebih baik. Sebagaimana yang terdapat dalam PP Nomor 19 Tahun 2005 tentang kompetensi guru yakni: a) kompetensi pedagogis; b) kompetensi kepribadian; c) kompetensi profesional, dan d) kompetensi sosial. Guru dan siswa merupakan satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan, dalam arti guru mengajar (memberikan pengajaran) kemudian siswa belajar (menerima pengajaran). Ini berimplikasi pada tindakan nyata dari seorang guru untuk mendidik siswanya. Proses belajar mengajar antara guru dan siswa merupakan hal penting dalam aspek pendidikan, sehingga akan terwujud suasana belajar yang dinamis. Peran guru dalam proses pengajaran yang salah satunya memberi motivasi terhadap siswa. Motivasi ini dalam rangka menumbuhkan kepercayaan diri siswa dalam menerima pelajaran. Motivasi berimplikasi pada kemajuan siswa dalam menerima pelajaran dari guru. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif yang berusaha menganalisis aktivitas guru dalam memotivasi belajar siswa di SMPN 2 Wera Kabupaten Bima. Data yang digunakan dalam penelitian ini; data primer. Data primer adalah data yang diperoleh peneliti melalui wawancara. Sumber data dalam penelitian ini guru dan siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi dan wawancara. Teknik analisis data; reduksi data, display data, dan verifikasi data/kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukan bahwa peran guru sebagai motivator yakni guru hendaknya dapat mendorong siswa agar bergairah dan aktif belajar. Dalam upaya memberikan motivasi, guru dapat menganalisis motif-motif yang melatarbelakangi siswa malas belajar dan menurun prestasinya di sekolah. Setiap saat guru harus bertindak sebagai motivator, karena dalam interaksi edukatif tidak mustahil ada diantara siswa yang malas belajar dan sebagainya. Motivasi dapat efektif bila dilakukan dengan memperhatikan kebutuhan siswa. Guru dapat memanipulasi empat kondisi umum dikelas yaitu siswa diberi tugas, menanggapi tugas-tugas siswa, hubungan guru dan siswa dan hadiah terstruktur yang diperkenalkan.
Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Bim
Title: Edu Sociata Peran Guru Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa di SMPN 2 Wera
Description:
Abstrak
Guru adalah pendidik yang mengajarkan pengetahuannya kepada peserta didik.
Guru memiliki peran penting dalam membangun pendidikan kearah yang lebih baik.
Sebagaimana yang terdapat dalam PP Nomor 19 Tahun 2005 tentang kompetensi guru yakni: a) kompetensi pedagogis; b) kompetensi kepribadian; c) kompetensi profesional, dan d) kompetensi sosial.
Guru dan siswa merupakan satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan, dalam arti guru mengajar (memberikan pengajaran) kemudian siswa belajar (menerima pengajaran).
Ini berimplikasi pada tindakan nyata dari seorang guru untuk mendidik siswanya.
Proses belajar mengajar antara guru dan siswa merupakan hal penting dalam aspek pendidikan, sehingga akan terwujud suasana belajar yang dinamis.
Peran guru dalam proses pengajaran yang salah satunya memberi motivasi terhadap siswa.
Motivasi ini dalam rangka menumbuhkan kepercayaan diri siswa dalam menerima pelajaran.
Motivasi berimplikasi pada kemajuan siswa dalam menerima pelajaran dari guru.
Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif yang berusaha menganalisis aktivitas guru dalam memotivasi belajar siswa di SMPN 2 Wera Kabupaten Bima.
Data yang digunakan dalam penelitian ini; data primer.
Data primer adalah data yang diperoleh peneliti melalui wawancara.
Sumber data dalam penelitian ini guru dan siswa.
Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi dan wawancara.
Teknik analisis data; reduksi data, display data, dan verifikasi data/kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukan bahwa peran guru sebagai motivator yakni guru hendaknya dapat mendorong siswa agar bergairah dan aktif belajar.
Dalam upaya memberikan motivasi, guru dapat menganalisis motif-motif yang melatarbelakangi siswa malas belajar dan menurun prestasinya di sekolah.
Setiap saat guru harus bertindak sebagai motivator, karena dalam interaksi edukatif tidak mustahil ada diantara siswa yang malas belajar dan sebagainya.
Motivasi dapat efektif bila dilakukan dengan memperhatikan kebutuhan siswa.
Guru dapat memanipulasi empat kondisi umum dikelas yaitu siswa diberi tugas, menanggapi tugas-tugas siswa, hubungan guru dan siswa dan hadiah terstruktur yang diperkenalkan.
Related Results
PENGARUH MOTIVASI BELAJAR MATEMATIKA SISWA TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA
PENGARUH MOTIVASI BELAJAR MATEMATIKA SISWA TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA
Motivasi belajar matematika merupakan elemen penting dalam pembelajaran matematika. Motivasi belajar matematika siswa berbeda-beda dalam hal tingkat motivasi dan jenis motivasinya....
PENGARUH MOTIVASI BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR AL-QUR’AN HADITS MI MUHAMMADIYAH SIDOBASUKI TEGINENENG PESAWARAN
PENGARUH MOTIVASI BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR AL-QUR’AN HADITS MI MUHAMMADIYAH SIDOBASUKI TEGINENENG PESAWARAN
AbstrakPenelitian ini ini membahas mengenai pengaruh motivasi belajar terhadap hasil belajar Al-Quran Hadits. Pada aktivitas pembelajaran di kelas IV MI Muhammadiyah Sidobasuki Te...
KOMPETENSI PROFESIONAL GURU
KOMPETENSI PROFESIONAL GURU
The aims of this meta-analysis study are to find out how professional competence on postgraduate research results of Jakarta State University. The object of this study is to analyz...
POLA KOMUNIKASI ANTARA ORANG TUA DENGAN GURU TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS V SD INPRES MANGGALA KOTA MAKASSAR
POLA KOMUNIKASI ANTARA ORANG TUA DENGAN GURU TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS V SD INPRES MANGGALA KOTA MAKASSAR
Latar belakang penelitian tentang pola komunikasi yang dilakukan antara orang tua dengan guru terhadap motivasi belajar siswa siswa kelas V SD Inpres Manggala Kota Makasar. Orang ...
Hubungan Motivasi Belajar Siswa dengan Hasil Belajar Kognitif IPA Siswa Kelas V SDN 11 Singkawang Tahun Ajaran 2022/2023
Hubungan Motivasi Belajar Siswa dengan Hasil Belajar Kognitif IPA Siswa Kelas V SDN 11 Singkawang Tahun Ajaran 2022/2023
Motivasi belajar memainkan peran peting dalam menentukan hasil belajar peserta didik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan motivasi belajar siswa, untuk mendeskripsik...
ANALISIS SYAIR BERTEMA GURU SEKUMPUL KARYA GURU ABDUL HAKIM DAN GURU AKHMAD SYAIRAZI: HEURISTIK DAN HERMENEUTIK (ANALYSIS OF POETRY THEMED GURU SEKUMPUL BY GURU ABDUL HAKIM AND GURU AKHMAD SYAIRAZI: HEURISTICS AND HERMENEUTICS)
ANALISIS SYAIR BERTEMA GURU SEKUMPUL KARYA GURU ABDUL HAKIM DAN GURU AKHMAD SYAIRAZI: HEURISTIK DAN HERMENEUTIK (ANALYSIS OF POETRY THEMED GURU SEKUMPUL BY GURU ABDUL HAKIM AND GURU AKHMAD SYAIRAZI: HEURISTICS AND HERMENEUTICS)
AbstractAnalysis of Poetry Themed Guru Sekumpul by Guru Abdul Hakim and Guru Akhmad Syairazi: Heuristics and Hermeneutics. This research aims to describe the results of heuristic a...
UPAYA PENINGKATAN MOTIVASI BELAJAR SISWA MELALUI LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK
UPAYA PENINGKATAN MOTIVASI BELAJAR SISWA MELALUI LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK
Abstract, Motivasi belajar siswa sangat penting bagi keberhasilan belajar siswa dalam proses belajar mengajar di kelas, namun tidak semua siswa mempunyai motivasi belajar yang ting...
Peran Guru Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Di Sdn Inpres 2 Lanta
Peran Guru Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Di Sdn Inpres 2 Lanta
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana peran guru dalam meningkatkan motivasi belajar siswa, kemudian apa saja faktor penghambat dalam meningkatkan motivasi belajar si...

