Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Permukiman Kumuh di Pinggiran Kota (Kasus Pinggiran Kota Yogyakarta)

View through CrossRef
Kebijakan terkait permukiman dan perumahan di Indonesia cukup beragam, dari yang sifatnya umum hingga teknis (khusus). Permukiman dan perumahan memiliki berbagai sudut pandang yang berbeda, penafsiran, ruang lingkup, kepentingan, dan tema atau kasus tertentu. Dalam konteks pembangunan wilayah, permasalahan yang selalu muncul dan mendapatkan porsi dalam anggaran pembangunan untuk ditangani adalah perukiman kumuh. Kawasan permukiman kumuh di Kota Yogyakarta dan wilayah Perkotaan Yogyakarta masih perlu diperhatikan serius. Pola sebaran permukiman kumuh di Perkotaan dan Kota Yogyakarta masih didominasi pada wilayah dekat dengan sungai, terutama 3 (tiga) sungai besar yang melintasi Kota Yogyakarta (Sungai Gadjah Wong, Sungai Code, dan Sangai Winongo). Perkembangan Kota Yogyakarta yang diikuti munculnya lahan permukiman baru di sekitar kota jika tidak diantisipasi dan diatur dengan baik akan menimbulkan permasalahan yang sama, yaitu permukiman kumuh. Oleh karena itu perlu adanya upaya yang kuat untuk mencegah munculnya permukiman kumuh di perkotaan Kota Yogyakarta yang diikuti pencegahan, penanganan, dan pengurangan permukiman-permukiman yang tidak layak huni.
Center for Open Science
Title: Permukiman Kumuh di Pinggiran Kota (Kasus Pinggiran Kota Yogyakarta)
Description:
Kebijakan terkait permukiman dan perumahan di Indonesia cukup beragam, dari yang sifatnya umum hingga teknis (khusus).
Permukiman dan perumahan memiliki berbagai sudut pandang yang berbeda, penafsiran, ruang lingkup, kepentingan, dan tema atau kasus tertentu.
Dalam konteks pembangunan wilayah, permasalahan yang selalu muncul dan mendapatkan porsi dalam anggaran pembangunan untuk ditangani adalah perukiman kumuh.
Kawasan permukiman kumuh di Kota Yogyakarta dan wilayah Perkotaan Yogyakarta masih perlu diperhatikan serius.
Pola sebaran permukiman kumuh di Perkotaan dan Kota Yogyakarta masih didominasi pada wilayah dekat dengan sungai, terutama 3 (tiga) sungai besar yang melintasi Kota Yogyakarta (Sungai Gadjah Wong, Sungai Code, dan Sangai Winongo).
Perkembangan Kota Yogyakarta yang diikuti munculnya lahan permukiman baru di sekitar kota jika tidak diantisipasi dan diatur dengan baik akan menimbulkan permasalahan yang sama, yaitu permukiman kumuh.
Oleh karena itu perlu adanya upaya yang kuat untuk mencegah munculnya permukiman kumuh di perkotaan Kota Yogyakarta yang diikuti pencegahan, penanganan, dan pengurangan permukiman-permukiman yang tidak layak huni.

Related Results

FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEBERADAAN KAWASAN PERMUKIMAN KUMUH DI SURAKARTA
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEBERADAAN KAWASAN PERMUKIMAN KUMUH DI SURAKARTA
<p class="Style1">Kawasan permukiman kumuh merupakan kawasan yang terabaikan dari pembangunan kota dengan kondisi lingkungan permukiman yang mengalami penurunan kualitas fisi...
Evaluasi program kotaku sebagai penanganan kumuh di kecamatan panjang
Evaluasi program kotaku sebagai penanganan kumuh di kecamatan panjang
Bandar Lampung merupakan salah satu kota di Indonesia yang terdapat kawasan kumuh. Kawasan kumuh Kota Bandar Lampung adalah 4.365,26 Ha, dimana 44,55 Ha kawasan kumuh berat, 2.073,...
Rencana Pencegahan Dan Peningkatan Kualitas Perumahan Kumuh Dan Permukiman Kumuh Perkotaan ( RP2KPKPK ) Kabupaten Musi Rawas Utara
Rencana Pencegahan Dan Peningkatan Kualitas Perumahan Kumuh Dan Permukiman Kumuh Perkotaan ( RP2KPKPK ) Kabupaten Musi Rawas Utara
Penyusunan Rencana Pencegahan dan Peningkatan Kualitas Perumahan Kumuh dan Permukiman Kumuh Perkotaan (RP2KPKPK) Merupakan pendukung Rencana Strategis Kementerian PUPR tahun 2020 –...
PENATAAN PERMUKIMAN KUMUH MASYARAKAT PESISIR DI DESA SANGSIT
PENATAAN PERMUKIMAN KUMUH MASYARAKAT PESISIR DI DESA SANGSIT
Desa Sangsit merupakan bagian dari wilayah Kabupaten Buleleng yang memiliki sumberdaya kelautan yang potensial. Kenyataan ini didukung dengan peningkatan produktivitas hasil tangka...
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN REVITALISASI KOTA TANPA KUMUH NEIGBORHOOD UPGRADING AND SHELTER SECTOR PROJECT (NUSSP) DI KOTA BIMA
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN REVITALISASI KOTA TANPA KUMUH NEIGBORHOOD UPGRADING AND SHELTER SECTOR PROJECT (NUSSP) DI KOTA BIMA
Judul penelitian ini adalah : “Implementasi Kebijakan Revitalisasi Kota Tanpa Kumuh Neigborhood Upgrading And Shelter Sector Project (NUSSP) di   Kota Bima. Dengan tujuan   untuk m...
Permukiman Kumuh Perkotaan: Penyebab, Dampak Dan Solusi
Permukiman Kumuh Perkotaan: Penyebab, Dampak Dan Solusi
Permukiman kumuh perkotaan dapat dikatakan sebagai wilayah permukiman yang tidak layak huni, baik dari aspek fisik maupun sosial. Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan pen...
Analisis Tingkat Kekumuhan Permukiman Pesisir Di Kecamatan Abeli
Analisis Tingkat Kekumuhan Permukiman Pesisir Di Kecamatan Abeli
Abstrak: Penelitian  ini  bertujuan  untuk  menentukan  indeks  kekumuhan  permukiman  pesisir  dan menganalisis kondisi eksisting permukiman di Kecamatan Abeli Kota Kendari dengan...
Rethinking Slum Planning: A Comparative Study of Slum Upgrading Projects
Rethinking Slum Planning: A Comparative Study of Slum Upgrading Projects
The stigma slums have of being an urban problem is influenced by theoretical and empirical knowledge. This article reports a comparative study on the failure and success of slum up...

Back to Top