Javascript must be enabled to continue!
Reformasi Birokrasi melalui Penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) di Diskominsta Kota Magelang
View through CrossRef
Optimisme Pemerintah Kota Magelang dalam menyelenggarakan pelayanan publik yang efektif dan efisien terus dilakukan dengan meningkatkan kinerja organisasi sektor publik. Reformasi Birokrasi dalam Penerapan SPBE menjadi salah satu kunci dari terselenggaranya pemerintahan yang mengutamakan pada partisipasi masyarakat. Diskominsta Kota Magelang selain berfokus pada pemanfaatan SPBE untuk pelayanan publik, juga haru memperhatikan integrasi proses layanan guna mendukung proses administrasi yang transparan, cepat, dan akuntabel. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif deskriptif yang dilakukan untuk memahami fenomena yang dialami oleh subjek penelitian, seperti persepsi, motivasi, dan perilaku. Pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil kajian menunjukkan bahwa Diskominsta Kota Magelang telah memenuhi persyaratan peningkatan Indeks SPBE. Pemeliharaan rutin jaringan, aplikasi, dan keamanan informasi dilakukan untuk menjaga keberlanjutan, keandalan, dan keamanan infrastruktur teknologi. Terdapat kendala yang dihadapi dalam mengelola pelayanan publik digital di Diskominsta Kota Magelang yaitu kurang anggaran yang terbatas, keterbatasan sumber daya manusia, dan peralatan yang tidak mengikuti perkembangan zaman.
Kata kunci: Reformasi Birokrasi; Penerapan SPBE; Diskominsta Kota Magelang
Title: Reformasi Birokrasi melalui Penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) di Diskominsta Kota Magelang
Description:
Optimisme Pemerintah Kota Magelang dalam menyelenggarakan pelayanan publik yang efektif dan efisien terus dilakukan dengan meningkatkan kinerja organisasi sektor publik.
Reformasi Birokrasi dalam Penerapan SPBE menjadi salah satu kunci dari terselenggaranya pemerintahan yang mengutamakan pada partisipasi masyarakat.
Diskominsta Kota Magelang selain berfokus pada pemanfaatan SPBE untuk pelayanan publik, juga haru memperhatikan integrasi proses layanan guna mendukung proses administrasi yang transparan, cepat, dan akuntabel.
Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif deskriptif yang dilakukan untuk memahami fenomena yang dialami oleh subjek penelitian, seperti persepsi, motivasi, dan perilaku.
Pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi.
Hasil kajian menunjukkan bahwa Diskominsta Kota Magelang telah memenuhi persyaratan peningkatan Indeks SPBE.
Pemeliharaan rutin jaringan, aplikasi, dan keamanan informasi dilakukan untuk menjaga keberlanjutan, keandalan, dan keamanan infrastruktur teknologi.
Terdapat kendala yang dihadapi dalam mengelola pelayanan publik digital di Diskominsta Kota Magelang yaitu kurang anggaran yang terbatas, keterbatasan sumber daya manusia, dan peralatan yang tidak mengikuti perkembangan zaman.
Kata kunci: Reformasi Birokrasi; Penerapan SPBE; Diskominsta Kota Magelang.
Related Results
EVALUASI KEAMANAN SISTEM PEMERINTAHAN BERBASIS ELEKTRONIK DI KOTA XYZ
EVALUASI KEAMANAN SISTEM PEMERINTAHAN BERBASIS ELEKTRONIK DI KOTA XYZ
ABSTRACT The Electronic-Based Government System (SPBE) is a form of E-Government implementation in Indonesia which is expected to be able to harmonize information technology and go...
Pengembangan Website Project Management System SPBE Camp Menggunakan Metode Design Thinking dan Framework Laravel
Pengembangan Website Project Management System SPBE Camp Menggunakan Metode Design Thinking dan Framework Laravel
Penerapan e-government yang kini gencar diimplementasikan oleh pemerintahan adalah implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). Di 2021, Provinsi Bali mendapatkan i...
INTELIJEN PEMERINTAHAN SEBAGAI CABANG BARU DARI ILMU PEMERINTAHAN
INTELIJEN PEMERINTAHAN SEBAGAI CABANG BARU DARI ILMU PEMERINTAHAN
Pembahasan tentang pemerintahan tentunya tidaklah boleh lepas dari disiplin ilmu dan teori-teori tentang Ilmu Pemerintahan itu sendiri. Sejatinya, sejarah ilmu pemerintahan sudah d...
Pemanfaatan AI Pada Layanan Pemerintah Terintegrasi
Pemanfaatan AI Pada Layanan Pemerintah Terintegrasi
Pemerintah menerbitkan Peraturan Presiden nomor 95 tahun 2018 tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) dalam rangka memperkuat Perpres No.80 tahun 2011 tentang Grand ...
Implementasi Agile Governance pada Reformasi Birokrasi 4.0 di Puslatbang KMP LAN Kota Makassar
Implementasi Agile Governance pada Reformasi Birokrasi 4.0 di Puslatbang KMP LAN Kota Makassar
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Reformasi Birokrasi 4.0 berdasarkan prinsip-prinsip tata kelola yang gesit (Agile Governance) di Pusat Pelatihan dan Pengembangan dan...
Penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) di Lingkungan Kementrian Agama
Penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) di Lingkungan Kementrian Agama
Pemerintah Indonesia mengembangkan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) sebagai langkah untuk meningkatkan efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas dalam birokrasi mela...
PATOLOGI BIROKRASI DAN UPAYA PENCEGAHANNYA UNTUK MENCIPTAKAN BIROKRASI YANG EFISIEN
PATOLOGI BIROKRASI DAN UPAYA PENCEGAHANNYA UNTUK MENCIPTAKAN BIROKRASI YANG EFISIEN
Abstrak
Birokrasi identik dengan kesan proses yang panjang dan berbelit-belit, akibatnya birokrasi mendapatkan citra negatif. Adanya kenyataan yang dialami di lingkungan birokrasi...
MENUNDUKKAN BIROKRASI: MELACAK PERTARUNGAN KUASA DIBALIK WACANA REFORMASI BIROKRASI
MENUNDUKKAN BIROKRASI: MELACAK PERTARUNGAN KUASA DIBALIK WACANA REFORMASI BIROKRASI
Tulisan ini menempatkan reformasi birokrasi sebagai pertarungan kekuasaan yang bersifat diskursif, dimana ada berbagai argumen yang berebut klaim kebenaran untuk membentuk sosok bi...

