Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Analisis Hubungan Konsep Neo-Klasik Terhadap Hunian Rumah Tinggal Sosialita di Kawasan Pondok Indah

View through CrossRef
Masyarakat perkotaan semakin mampu menciptakan rumah layak huni. Rumah harus didesain senyaman mungkin, selain harus berkualitas baik, juga harus mencerminkan status sosial pemiliknya. Rumah mewah bergaya klasik yang sering terlihat di perkotaan memiliki desain yang sangat khas dengan tiang-tiang tinggi di dalamnya, dan awalnya diadopsi dari arsitektur kuno pada zaman Romawi, kemudian diadaptasi ke bangunan tempat tinggal.  Di masa ketika segala sesuatunya mewah dan semuanya minimalis dan sederhana, gaya neoklasik ini sangat berbenturan dengan gambaran modern tersebut. Banyak kelompok masyarakat yang ingin membuktikan status sosial mereka dengan mengadopsi gaya modern yang tidak sekompleks neoklasik. Namun memiliki kesan mewah dan memberikan kesan yang sangat mewah. Inilah pertanyaan desain mengapa satu tema tetap mengadopsi kompleksitas, sementara ada tren lain yang lebih sederhana, namun tetap terlihat mewah dan berkelas, serta tidak menurunkan status sosialnya. Fenomena penekanan status sosial yang diterapkan pada bangunan dan interior saat ini sangat beragam. Sangat menarik untuk mengangkat kaitannya dengan fenomena gaya hidup sosial masyarakat kelas atas yang sangat banyak tercermin pada objek-objek yang ada dan menjadi topik yang bisa dibicarakan lebih lanjut dengan menyerahkan seluruh tanggung jawab pada desain yang ada. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif deskriptif, untuk melakukan penelitian ini perlu dilakukan beberapa tahap pendekatan penelitian. Kehadiran bangunan neoklasik yang banyak mengadopsi arsitektur Romawi dan Yunani sebenarnya merupakan cerminan status sosial masyarakat kelas atas yang selalu ingin terlihat berarsitektur bagus. Hal ini sesuai dengan hakikat kehidupan bermasyarakat. Bangunan dengan massa bangunan yang besar dan tiang-tiang hiasan yang megah ini sangat unik dan menarik serta akan menarik minat banyak orang. Di era modernisasi sekalipun, gaya neoklasik yang bertahan lama tetap memiliki nilai tambah tersendiri, terutama pada gaya hidup kelas atas, di mana bangunan neoklasik mencerminkan status sosialnya yang tinggi, dapat benar-benar ditampilkan.
University of Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur
Title: Analisis Hubungan Konsep Neo-Klasik Terhadap Hunian Rumah Tinggal Sosialita di Kawasan Pondok Indah
Description:
Masyarakat perkotaan semakin mampu menciptakan rumah layak huni.
Rumah harus didesain senyaman mungkin, selain harus berkualitas baik, juga harus mencerminkan status sosial pemiliknya.
Rumah mewah bergaya klasik yang sering terlihat di perkotaan memiliki desain yang sangat khas dengan tiang-tiang tinggi di dalamnya, dan awalnya diadopsi dari arsitektur kuno pada zaman Romawi, kemudian diadaptasi ke bangunan tempat tinggal.
 Di masa ketika segala sesuatunya mewah dan semuanya minimalis dan sederhana, gaya neoklasik ini sangat berbenturan dengan gambaran modern tersebut.
Banyak kelompok masyarakat yang ingin membuktikan status sosial mereka dengan mengadopsi gaya modern yang tidak sekompleks neoklasik.
Namun memiliki kesan mewah dan memberikan kesan yang sangat mewah.
Inilah pertanyaan desain mengapa satu tema tetap mengadopsi kompleksitas, sementara ada tren lain yang lebih sederhana, namun tetap terlihat mewah dan berkelas, serta tidak menurunkan status sosialnya.
Fenomena penekanan status sosial yang diterapkan pada bangunan dan interior saat ini sangat beragam.
Sangat menarik untuk mengangkat kaitannya dengan fenomena gaya hidup sosial masyarakat kelas atas yang sangat banyak tercermin pada objek-objek yang ada dan menjadi topik yang bisa dibicarakan lebih lanjut dengan menyerahkan seluruh tanggung jawab pada desain yang ada.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif deskriptif, untuk melakukan penelitian ini perlu dilakukan beberapa tahap pendekatan penelitian.
Kehadiran bangunan neoklasik yang banyak mengadopsi arsitektur Romawi dan Yunani sebenarnya merupakan cerminan status sosial masyarakat kelas atas yang selalu ingin terlihat berarsitektur bagus.
Hal ini sesuai dengan hakikat kehidupan bermasyarakat.
Bangunan dengan massa bangunan yang besar dan tiang-tiang hiasan yang megah ini sangat unik dan menarik serta akan menarik minat banyak orang.
Di era modernisasi sekalipun, gaya neoklasik yang bertahan lama tetap memiliki nilai tambah tersendiri, terutama pada gaya hidup kelas atas, di mana bangunan neoklasik mencerminkan status sosialnya yang tinggi, dapat benar-benar ditampilkan.

Related Results

Pemetaan Kawasan Kumuh Menggunakan Metode AHP dan GIS di Kota Tanjungbalai
Pemetaan Kawasan Kumuh Menggunakan Metode AHP dan GIS di Kota Tanjungbalai
Kawasan kumuh yang terjadi di Kota Tanjungbalai dikarenakan salah satunya kurangnya kesadaran masyarakat di Kota Tanjungbalai sehingga sampai saat ini masih banyak lingkungan yang ...
Analisis Hubungan Faktor Lokasi dengan Harga Transaksi Rumah Tinggal Tipe Sederhana (Studi Kasus Kabupaten Bantul, Kulonprogo dan Sleman)
Analisis Hubungan Faktor Lokasi dengan Harga Transaksi Rumah Tinggal Tipe Sederhana (Studi Kasus Kabupaten Bantul, Kulonprogo dan Sleman)
Menurut data Provinsi DIY dalam angka BPS Tahun 2022, Provinsi DIY memiliki pertumbuhan ekonomi sebesar 5,2 persen pada tahun 2021 dimana menurut data Bank Indonesia pada tahun 202...
Integrasi Model Pendidikan Pondok Pesantren Salaf Dan Khalaf (Studi Kasus di Pondok Pesantren Irsyadul Anam Yogyakarta)
Integrasi Model Pendidikan Pondok Pesantren Salaf Dan Khalaf (Studi Kasus di Pondok Pesantren Irsyadul Anam Yogyakarta)
Penelitian lapangan ini menggunakan pendekatan pendekatan Ilmu Pendidikan Islam dan Fenomenologi dalam mengkaji integrasi model pendidikan pondok pesantren salaf dan khalaf di Pond...
IMPLEMENTASI MANAJEMEN HUBUNGAN MASYARAKAT (MHM) UNTUK PENGEMBANGAN LEMBAGA PENDIDIKAN ISLAM
IMPLEMENTASI MANAJEMEN HUBUNGAN MASYARAKAT (MHM) UNTUK PENGEMBANGAN LEMBAGA PENDIDIKAN ISLAM
To Use descriptive qualitative research method through a field analysis approach. The problem solving procedure is carried out based on the problems that arise with field studies a...
PENERAPAN MANAJEMEN PROYEK PADA PEKERJAAN PEMBANGUNAN RUMAH TINGGAL
PENERAPAN MANAJEMEN PROYEK PADA PEKERJAAN PEMBANGUNAN RUMAH TINGGAL
Rumah tinggal sebagai tempat tinggal atau hunian bagi individu atau keluarga berfungsi sebagai tempat berlindung, berkumpul, beristirahat, dan melakukan berbagai kegiatan sehari-ha...
KARAKTERISTIK HUNIAN BURUH INDUSTRI DI KAWASAN INDUSTRI WIJAYAKUSUMA
KARAKTERISTIK HUNIAN BURUH INDUSTRI DI KAWASAN INDUSTRI WIJAYAKUSUMA
<p><em>Kota Semarang merupakan salah satu kota yang berpotensi dalam pertumbuhan sektor ekonomi. Di Kota Semarang terdapat sembilan kawasan industri yang potensial, sal...
Transformasi Stadion Olah Raga KONI di Kawasan Perdagangan Kota Jambi
Transformasi Stadion Olah Raga KONI di Kawasan Perdagangan Kota Jambi
Kota berkembang dari suatu kawasan inti yang meluas ke sekitarnya. Kawasan awal mula ini yang kemudian menjelma menjadi pusat kota. Pada awalnya banyak kota direncanakan dalam skal...

Back to Top