Javascript must be enabled to continue!
Analisis Sentimen Komentar YouTube pada Video Terkait Insiden Pengemudi Ojek Online dan Anggota Brimob Menggunakan Algoritma Naive
View through CrossRef
Media sosial telah menjadi ruang ekspresi publik yang dinamis, di mana masyarakat menyampaikan opini terhadap berbagai peristiwa aktual. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sentimen masyarakat terhadap insiden antara pengemudi ojek online dan anggota Brimob melalui komentar YouTube. Metode yang digunakan adalah algoritma Naive Bayes dengan pendekatan klasifikasi teks. Data dikumpulkan dari 10 video YouTube, menghasilkan 1.143 komentar, yang setelah dibersihkan menjadi 1.121 komentar. Fitur teks dibentuk menggunakan TF-IDF Vectorizer dan data dibagi menjadi data latih (896) dan data uji (225). Hasil klasifikasi menunjukkan distribusi sentimen: netral (48.7%), negatif (46.7%), dan positif (4.5%). Evaluasi model menghasilkan akurasi 67%, precision 46%, recall 47%, dan F1-score 45%. Temuan ini menunjukkan bahwa mayoritas komentar bersifat netral dan negatif, serta bahwa Naive Bayes cukup efektif dalam klasifikasi opini publik meskipun memiliki keterbatasan dalam menangani data minoritas.
Kata Kunci: Analisis Sentimen, Komentar YouTube, Naive Bayes, Text Mining, Opini Publik.
Social media has become a dynamic space for public expression, where individuals share opinions on various current events. This study aims to analyze public sentiment regarding the incident between an online motorcycle taxi driver and a member of Brimob through YouTube comments. The method employed is the Naive Bayes algorithm with a text classification approach. Data was collected from 10 YouTube videos, yielding 1,143 comments, which were cleaned down to 1,121 comments for analysis. Text features were constructed using the TF-IDF Vectorizer, and the dataset was split into training data (896 comments) and test data (225 comments). The classification results show sentiment distribution as follows: neutral (48.7%), negative (46.7%), and positive (4.5%). Model evaluation produced an accuracy of 67%, precision of 46%, recall of 47%, and F1-score of 45%. These findings indicate that most comments are neutral and negative, and that Naive Bayes is reasonably effective in classifying public opinion, although it faces challenges in handling minority classes such as positive sentiment.
Keywords: Sentiment Analysis, YouTube Comments, Naive Bayes, Text Mining, Public Opinion.
Title: Analisis Sentimen Komentar YouTube pada Video Terkait Insiden Pengemudi Ojek Online dan Anggota Brimob Menggunakan Algoritma Naive
Description:
Media sosial telah menjadi ruang ekspresi publik yang dinamis, di mana masyarakat menyampaikan opini terhadap berbagai peristiwa aktual.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sentimen masyarakat terhadap insiden antara pengemudi ojek online dan anggota Brimob melalui komentar YouTube.
Metode yang digunakan adalah algoritma Naive Bayes dengan pendekatan klasifikasi teks.
Data dikumpulkan dari 10 video YouTube, menghasilkan 1.
143 komentar, yang setelah dibersihkan menjadi 1.
121 komentar.
Fitur teks dibentuk menggunakan TF-IDF Vectorizer dan data dibagi menjadi data latih (896) dan data uji (225).
Hasil klasifikasi menunjukkan distribusi sentimen: netral (48.
7%), negatif (46.
7%), dan positif (4.
5%).
Evaluasi model menghasilkan akurasi 67%, precision 46%, recall 47%, dan F1-score 45%.
Temuan ini menunjukkan bahwa mayoritas komentar bersifat netral dan negatif, serta bahwa Naive Bayes cukup efektif dalam klasifikasi opini publik meskipun memiliki keterbatasan dalam menangani data minoritas.
Kata Kunci: Analisis Sentimen, Komentar YouTube, Naive Bayes, Text Mining, Opini Publik.
Social media has become a dynamic space for public expression, where individuals share opinions on various current events.
This study aims to analyze public sentiment regarding the incident between an online motorcycle taxi driver and a member of Brimob through YouTube comments.
The method employed is the Naive Bayes algorithm with a text classification approach.
Data was collected from 10 YouTube videos, yielding 1,143 comments, which were cleaned down to 1,121 comments for analysis.
Text features were constructed using the TF-IDF Vectorizer, and the dataset was split into training data (896 comments) and test data (225 comments).
The classification results show sentiment distribution as follows: neutral (48.
7%), negative (46.
7%), and positive (4.
5%).
Model evaluation produced an accuracy of 67%, precision of 46%, recall of 47%, and F1-score of 45%.
These findings indicate that most comments are neutral and negative, and that Naive Bayes is reasonably effective in classifying public opinion, although it faces challenges in handling minority classes such as positive sentiment.
Keywords: Sentiment Analysis, YouTube Comments, Naive Bayes, Text Mining, Public Opinion.
Related Results
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
A Twitter Sentimen Analysis on Islamic Banking Using Drone Emprit Academic (DEA): Evidence from Indonesia
A Twitter Sentimen Analysis on Islamic Banking Using Drone Emprit Academic (DEA): Evidence from Indonesia
ABSTRACT
The research aimed to identify and collect issues discussed regarding Islamic banking from user activity, sentimen, and content on Twitter. This study used a qualitative a...
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kelelahan Kerja Pada Pengendara Ojek Online Di Jakarta Timur Tahun 2018
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kelelahan Kerja Pada Pengendara Ojek Online Di Jakarta Timur Tahun 2018
Ojek adalah salah satu moda transportasi kendaraan bermotor andalan untuk banyak masyarakat di Indonesia. Kemampuan moda transportasi ini yang lebih dinamis membuatnya banyak digem...
ANALISIS SENTIMEN MASYARAKAT TERHADAP PEMILIHAN BUPATI CIREBON 2024 BERDASARKAN KOMENTAR PADA VIDEO DEBAT DI YOUTUBE DENGAN METODE NAÏVE BAYES
ANALISIS SENTIMEN MASYARAKAT TERHADAP PEMILIHAN BUPATI CIREBON 2024 BERDASARKAN KOMENTAR PADA VIDEO DEBAT DI YOUTUBE DENGAN METODE NAÏVE BAYES
Metode Naïve Bayes digunakan sebagai algoritma utama untuk mengklasifikasikan komentar ke dalam kategori sentimen positif, negatif, dan . Maka dilakukan dalam beberapa tahapan, ant...
Telaah Regulasi Ojek Online di Indonesia dalam Perspektif Filsafat Fenomenologi Hukum
Telaah Regulasi Ojek Online di Indonesia dalam Perspektif Filsafat Fenomenologi Hukum
Abstrak
Moda transportasi umum mengalami perkembangan teknologi yang cukup memudahkan akses bagi para calon penumpangnya. Perubahan dan perkembangan moda transportasi dari yang se...
A Sentiment Analysis: History of Islamic Economic Thought
A Sentiment Analysis: History of Islamic Economic Thought
This study reviews the history of Islamic economic thought research in Islamic economics and finance. It uses descriptive statistical analysis based on selected 125 article publica...
Komparasi Algoritma Naive Bayes dan Support Vector Machine pada Analisis Sentimen Komentar Instagram Laga El Clásico Barcelona vs Real Madrid
Komparasi Algoritma Naive Bayes dan Support Vector Machine pada Analisis Sentimen Komentar Instagram Laga El Clásico Barcelona vs Real Madrid
Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi mendorong media sosial menjadi sarana utama bagi masyarakat dalam mengekspresikan opini terhadap berbagai peristiwa, termasuk pertan...

