Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

ADAPTASI SOSIAL DAN POLA PERMUKIMAN DI KAMPUNG TOLERANSI BANDUNG

View through CrossRef
Abstrak Bandung merupakan salah satu kota dengan ciri heterogenitas sosial tinggi. Oleh karena itu, Pemerintah Kota Bandung berusaha mempertahankan keberagaman tersebut. Salah satunya dengan program kampung toleransi. Dalam kampung toleransi, terdapat beragam tempat ibadah dalam satu wilayah. Masyarakat dapat menjaga keberagaman tersebut. Salah satunya terletak di Jalan Vihara, RW 08, Kelurahan Kebon Jeruk, Kecamatan Andir.  Terjadilah pertemuan beragam kebudayaan. Masyarakat berusaha untuk beradaptasi secara sosial dan pola permukiman sehingga tetap terjaga kerukunan antar umat beragama. Oleh karena itu, Kampung Toleransi di Jalan Vihara menjadi objek yang menarik untuk dibahas.  Tujuan penelitian untuk memahami bagaimana masyarakat dapat beradaptasi secara sosial dan pola permukiman yang terbentuk akibat keberagaman agama pada Kampung Toleransi di Jalan Vihara.   Penelitian menggunakan metode deskriptif dan pendekatan kualitatif dengan cara mendeskripsikan keadaan eksisting Kampung Toleransi di Jalan Vihara dan membandingkannya dengan teori adaptasi dan pola permukiman. Data Kampung Toleransi di Jalan Vihara dikumpulkan dengan cara wawancara, observasi lapangan, dan studi pustaka Amos Rapoport dan Habraken.  Hasilnya masyarakat melakukan adaptasi sosial dengan dua cara, yaitu adaptasi dengan penyesuaian dan penarikan. Secara pola permukiman, fasilitas ekonomi berpusat di Jalan Kelenteng dan Jalan Jendral Sudirman. Fasilitas sosial budaya berupa tempat ibadah diletakkan secara terpisah-pisah. Tipe bangunan hunian dibedakan menjadi dua, yaitu bangunan yang berbatasan dengan jalan utama dan bangunan di dalam kampung. Pembeda utamanya yaitu organisasi ruang, bahan bangunan, dan aturan membangun. Pada bangunan hunian sudah jarang ditemukan penggunaan ragam hias.    Kata Kunci: adaptasi sosial, pola permukiman, kampung toleransi
Title: ADAPTASI SOSIAL DAN POLA PERMUKIMAN DI KAMPUNG TOLERANSI BANDUNG
Description:
Abstrak Bandung merupakan salah satu kota dengan ciri heterogenitas sosial tinggi.
Oleh karena itu, Pemerintah Kota Bandung berusaha mempertahankan keberagaman tersebut.
Salah satunya dengan program kampung toleransi.
Dalam kampung toleransi, terdapat beragam tempat ibadah dalam satu wilayah.
Masyarakat dapat menjaga keberagaman tersebut.
Salah satunya terletak di Jalan Vihara, RW 08, Kelurahan Kebon Jeruk, Kecamatan Andir.
  Terjadilah pertemuan beragam kebudayaan.
Masyarakat berusaha untuk beradaptasi secara sosial dan pola permukiman sehingga tetap terjaga kerukunan antar umat beragama.
Oleh karena itu, Kampung Toleransi di Jalan Vihara menjadi objek yang menarik untuk dibahas.
  Tujuan penelitian untuk memahami bagaimana masyarakat dapat beradaptasi secara sosial dan pola permukiman yang terbentuk akibat keberagaman agama pada Kampung Toleransi di Jalan Vihara.
   Penelitian menggunakan metode deskriptif dan pendekatan kualitatif dengan cara mendeskripsikan keadaan eksisting Kampung Toleransi di Jalan Vihara dan membandingkannya dengan teori adaptasi dan pola permukiman.
Data Kampung Toleransi di Jalan Vihara dikumpulkan dengan cara wawancara, observasi lapangan, dan studi pustaka Amos Rapoport dan Habraken.
  Hasilnya masyarakat melakukan adaptasi sosial dengan dua cara, yaitu adaptasi dengan penyesuaian dan penarikan.
Secara pola permukiman, fasilitas ekonomi berpusat di Jalan Kelenteng dan Jalan Jendral Sudirman.
Fasilitas sosial budaya berupa tempat ibadah diletakkan secara terpisah-pisah.
Tipe bangunan hunian dibedakan menjadi dua, yaitu bangunan yang berbatasan dengan jalan utama dan bangunan di dalam kampung.
Pembeda utamanya yaitu organisasi ruang, bahan bangunan, dan aturan membangun.
Pada bangunan hunian sudah jarang ditemukan penggunaan ragam hias.
    Kata Kunci: adaptasi sosial, pola permukiman, kampung toleransi.

Related Results

POLA AKTIVITAS MASYARAKAT SEBAGAI HIRARKI KAMPUNG NAGA SEBAGAI WARISAN BUDAYA CERDAS
POLA AKTIVITAS MASYARAKAT SEBAGAI HIRARKI KAMPUNG NAGA SEBAGAI WARISAN BUDAYA CERDAS
The pattern of community activities in Tasikmalaya, Kampung Naga can be identified as a cultural transformation that exists in the neighborhood of the traditional house and can be ...
Ketersediaan Ruang Terbuka Hijau dan Prasarana Lingkungan Permukiman Kekalik Timur Kota Mataram
Ketersediaan Ruang Terbuka Hijau dan Prasarana Lingkungan Permukiman Kekalik Timur Kota Mataram
Lingkungan permukiman Kekalik Timur mengalami pertumbuhan penduduk dan perkembangan kawasan, hal ini dapat mempengaruhi ruang terbuka hijau dan ketersediaan prasarana lingkungan ya...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Pola Sebaran Permukiman Terdampak Lumpur Lapindo Sidoarjo
Pola Sebaran Permukiman Terdampak Lumpur Lapindo Sidoarjo
Bencana lumpur lapindo merupakan peristiwa semburan lumpur panas yang terjadi sejak 29 Mei 2006, yang mana bencana tersebut menimbulkan berbagai permasalahan seperti tergenangnya k...
HUNIAN WARGA YANG ‘KOMPAK DAN BERKELANJUTAN’ DI KAMPUNG SAWAH, JAKARTA UTARA
HUNIAN WARGA YANG ‘KOMPAK DAN BERKELANJUTAN’ DI KAMPUNG SAWAH, JAKARTA UTARA
Urban sprawl due to limited land for living causes more residential development on the edge of the city. Land fragmentation results in the need for high mobility. With the characte...
Upaya Guru dalam Meningkatkan Minat Membaca Anak pada Masa Adaptasi Kebiasaan Baru di BMBA AIUEO Batujajar Bandung
Upaya Guru dalam Meningkatkan Minat Membaca Anak pada Masa Adaptasi Kebiasaan Baru di BMBA AIUEO Batujajar Bandung
Abstract. Based on the PISA report which was just released 2019, Indonesia's reading score is ranked 72 out of 77 countries (liputan6.com,2019). This condition shows the poor inter...
ARAHAN PENATAAN KAMPUNG TRADISIONAL WISATA BATIK KAUMAN SURAKARTA
ARAHAN PENATAAN KAMPUNG TRADISIONAL WISATA BATIK KAUMAN SURAKARTA
ABSTRACT Kampung Wisata Batik Kauman Surakarta is a village that grows among the villages in Java. The term Pakauman given by Keraton means the dwellings of 'kaum' or ulama. Kampun...
Kajian Morfologi Kampung Kapitan Sebagai Kawasan Permukiman Tepian Air yang Berkelanjutan (Studi Kasus: Kampung Kapitan 7 Ulu, Palembang)
Kajian Morfologi Kampung Kapitan Sebagai Kawasan Permukiman Tepian Air yang Berkelanjutan (Studi Kasus: Kampung Kapitan 7 Ulu, Palembang)
Palembang merupakan salah satu kota di Indonesia dan merupakan ibukota dari Provinsi Sumatera Selatan. Secara geografis, Kota Palembang dibelah oleh Sungai Musi menjadi dua bagian....

Back to Top