Javascript must be enabled to continue!
Analisis Perbandingan Algoritma Local Binary Patterns Histogram (LBPH) Dan Algoritma Convolutional Neural Network (CNN) Pada Sistem Pengenalan Wajah
View through CrossRef
Dalam sistem pengamanan dan verifikasi digital, kata sandi sering digunakan tetapi memiliki kerentanan terhadap manipulasi dan pencurian. Untuk mengatasi masalah ini, metode alternatif seperti pengenalan wajah mulai banyak digunakan karena fitur wajah sulit dipalsukan, stabil sepanjang hidup, dan unik bagi setiap individu. Pengenalan wajah dapat dilakukan dengan berbagai metode, termasuk algoritma Local Binary Patterns Histogram (LBPH) dan Convolutional Neural Network (CNN). LBPH adalah algoritma tradisional yang berbasis pada fitur wajah dengan keunggulan dalam penggunaan sumber daya komputasi yang ringan. Namun, algoritma ini kurang efektif dalam kondisi pencahayaan yang buruk dan memiliki waktu pemrosesan yang lebih lama. Sebaliknya, CNN adalah metode modern berbasis deep learning yang menawarkan akurasi dan kecepatan pemrosesan yang lebih tinggi, tetapi membutuhkan sumber daya komputasi yang lebih besar. Penelitian ini membandingkan performa kedua algoritma dalam hal akurasi dan kecepatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masing-masing algoritma memiliki kelebihan dan keterbatasan. Algoritma CNN menunjukkan performa yang lebih unggul dibandingkan LBPH dalam efisiensi waktu komputasi untuk pengenalan wajah. Dari hasil pengujian, terlihat bahwa CNN memiliki tingkat akurasi pengenalan wajah yang mirip dengan LBPH, yaitu 98.6607%, dibandingkan dengan LBPH yang memiliki selisih 0.4464% lebih tinggi, yaitu mencapai 99.1071%. Selain itu, waktu komputasi untuk algoritma CNN lebih cepat, yaitu 0,0030 detik per citra, dibandingkan dengan LBPH yang memerlukan waktu 0,0227 detik per citra. Hal ini menunjukkan keunggulan CNN dalam menangkap fitur-fitur kompleks dari citra wajah dan efisiensi dalam pemrosesan data. Namun, perlu diperhatikan bahwa algoritma CNN membutuhkan sumber daya komputasi yang lebih besar jika dibandingkan dengan algoritma LBPH. Sehingga, pemilihan algoritma yang sesuai harus disesuaikan dengan kebutuhan spesifik dari aplikasi yang akan diterapkan. Mengingat kedua metode memiliki kelebihan dan keterbatasan masing-masing, keputusan akhir dalam pemilihan algoritma harus mempertimbangkan faktor-faktor seperti ketersediaan sumber daya komputasi, kondisi pencahayaan, dan kebutuhan spesifik dari aplikasi pengenalan wajah tersebut. Dengan demikian, penelitian ini memberikan panduan praktis bagi pengembang dan pengguna dalam memilih dan mengimplementasikan algoritma pengenalan wajah yang sesuai dengan kebutuhan dan sumber daya yang dimiliki.
Institut Sains and Teknologi AKPRIND Yogyakarta
Title: Analisis Perbandingan Algoritma Local Binary Patterns Histogram (LBPH) Dan Algoritma Convolutional Neural Network (CNN) Pada Sistem Pengenalan Wajah
Description:
Dalam sistem pengamanan dan verifikasi digital, kata sandi sering digunakan tetapi memiliki kerentanan terhadap manipulasi dan pencurian.
Untuk mengatasi masalah ini, metode alternatif seperti pengenalan wajah mulai banyak digunakan karena fitur wajah sulit dipalsukan, stabil sepanjang hidup, dan unik bagi setiap individu.
Pengenalan wajah dapat dilakukan dengan berbagai metode, termasuk algoritma Local Binary Patterns Histogram (LBPH) dan Convolutional Neural Network (CNN).
LBPH adalah algoritma tradisional yang berbasis pada fitur wajah dengan keunggulan dalam penggunaan sumber daya komputasi yang ringan.
Namun, algoritma ini kurang efektif dalam kondisi pencahayaan yang buruk dan memiliki waktu pemrosesan yang lebih lama.
Sebaliknya, CNN adalah metode modern berbasis deep learning yang menawarkan akurasi dan kecepatan pemrosesan yang lebih tinggi, tetapi membutuhkan sumber daya komputasi yang lebih besar.
Penelitian ini membandingkan performa kedua algoritma dalam hal akurasi dan kecepatan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa masing-masing algoritma memiliki kelebihan dan keterbatasan.
Algoritma CNN menunjukkan performa yang lebih unggul dibandingkan LBPH dalam efisiensi waktu komputasi untuk pengenalan wajah.
Dari hasil pengujian, terlihat bahwa CNN memiliki tingkat akurasi pengenalan wajah yang mirip dengan LBPH, yaitu 98.
6607%, dibandingkan dengan LBPH yang memiliki selisih 0.
4464% lebih tinggi, yaitu mencapai 99.
1071%.
Selain itu, waktu komputasi untuk algoritma CNN lebih cepat, yaitu 0,0030 detik per citra, dibandingkan dengan LBPH yang memerlukan waktu 0,0227 detik per citra.
Hal ini menunjukkan keunggulan CNN dalam menangkap fitur-fitur kompleks dari citra wajah dan efisiensi dalam pemrosesan data.
Namun, perlu diperhatikan bahwa algoritma CNN membutuhkan sumber daya komputasi yang lebih besar jika dibandingkan dengan algoritma LBPH.
Sehingga, pemilihan algoritma yang sesuai harus disesuaikan dengan kebutuhan spesifik dari aplikasi yang akan diterapkan.
Mengingat kedua metode memiliki kelebihan dan keterbatasan masing-masing, keputusan akhir dalam pemilihan algoritma harus mempertimbangkan faktor-faktor seperti ketersediaan sumber daya komputasi, kondisi pencahayaan, dan kebutuhan spesifik dari aplikasi pengenalan wajah tersebut.
Dengan demikian, penelitian ini memberikan panduan praktis bagi pengembang dan pengguna dalam memilih dan mengimplementasikan algoritma pengenalan wajah yang sesuai dengan kebutuhan dan sumber daya yang dimiliki.
Related Results
DETEKSI WAJAH MENGGUNAKAN ALGORITMA VIOLA JONES BERBASIS ANDROID
DETEKSI WAJAH MENGGUNAKAN ALGORITMA VIOLA JONES BERBASIS ANDROID
ABSTRAK
Wajah menjadi sumber teknologi biometrik yang menjadi ciri khas bagian tubuh yang melekat pada seseorang, dimana seringkali menjadi objek penelitian dibidang pengolah...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Implementasi Face Recognition Untuk Mengakses Ruangan
Implementasi Face Recognition Untuk Mengakses Ruangan
Teknologi biometrik yang berkembang saat ini seperti pengenalan sidik jari, pengenalan retina mata dan sebagainnya mengharuskan seseorang memposisikan tubuh pada posisi yang sesuai...
SISTEM KEHADIRAN MENGGUNAKAN PENGENALAN WAJAH DENGAN METODE VIOLA JONES
SISTEM KEHADIRAN MENGGUNAKAN PENGENALAN WAJAH DENGAN METODE VIOLA JONES
berdasarkan parameter–parameter tertentu. Untuk melakukan pengenalan wajah, hal yang perlu dilakukan pertama kali adalah pendeteksian wajah. Penulis menggunakan metode Viola Jones ...
Pengenalan Wajah Menggunakan Pembelajaran Mesin Berdasarkan Ekstraksi Fitur Pada Gambar Wajah Berkualitas Rendah
Pengenalan Wajah Menggunakan Pembelajaran Mesin Berdasarkan Ekstraksi Fitur Pada Gambar Wajah Berkualitas Rendah
Wajah merupakan bagian dari sistem biometric dimana wajah manusia memiliki bentuk dan karakteristik yang berbeda antara satu dengan lainnya sehingga wajah dapat dijadikan sebagai a...
Implementasi Convolutional Neural Network dalam Mengenali Image Angka Tulisan Tangan
Implementasi Convolutional Neural Network dalam Mengenali Image Angka Tulisan Tangan
Abstract. Advances in information technology and artificial intelligence, particularly in the field of machine learning, have had a significant impact on various aspects of daily l...
ANALISIS PERBANDINGAN ALGORITMA CNN DAN SVM PADA KLASIFIKASI EKSPRESI WAJAH
ANALISIS PERBANDINGAN ALGORITMA CNN DAN SVM PADA KLASIFIKASI EKSPRESI WAJAH
Penelitian ini menggunakan Convolutional Neural Network (CNN) dan Support Vector Machine(SVM) dalam pengenalan ekspresi wajah. Data yang digunakan terdiri dari 3600 gambar ekspresi...
ARTIKEL ALGORITMA PEMROGRAMAN SERI MINTA UBA HASIBUAN
ARTIKEL ALGORITMA PEMROGRAMAN SERI MINTA UBA HASIBUAN
Algoritma merupakan akar dari sebuah sistem yang terbentuk dalam dunia pemrograman.Melalui serangkaian cara yang masuk akal dan teratur, sebuah algoritma dapat menyelesaikan suatu ...

